31.5 C
Jakarta
Selasa, 28 September, 2021

Tiga Alasan Kenapa Fintech Melesat di Asia

duniafintech.com – Seperti yang kita ketahui, fintech atau teknologi keuangan merupakan tren baru yang konon siap menjadi disruptor bagi industri perbankan konvensional. Ada tiga alasan kenapa perkembangan fintech di Asia tampak mencolok selama beberapa tahun terakhir.

Tiga Alasan Fintech Melesat di Asia

Sadar atau tidak, sudah banyak bagian dari hidup kita yang tidak terlepas dari fintech. Sebut saja pembayaran online dan kripto aset yang sekarang semakin banyak ditradingkan. Semua ini, secara langsung telah membantu pertumbuhan industri ini.

Banyak perusahaan yang tadinya hanya berlabel startup, kini tumbuh menjadi raksasa dan unicorn. Dari Amerika Serikat hingga Asia, fintech terus berkembang ke berbagai wilayah di dunia.  Lantas kenapa fintech bisa melesat di Asia? Simak uraian tiga alasan fintech melesat di Asia berikut ini!

Baca juga: Kerangka RUU Blockchain Disahkan Negara Luxembourg

1. Dukungan yang Besar Terhadap Startup Fintech

Fintech telah secara besar-besaran mendukung perusahaan baru dengan teknik keuangannya. Alih-alih bergantung pada bank, perusahaan pemula memiliki teknologi keuangan untuk mengembangkan bisnis mereka. Dari metode pembayaran otomatis, mengelola masuk dan keluar uang tunai ke sistem berbasis cloud untuk semua deposan keuangan, fintech menyediakan cara yang lebih baik dalam pengelolaan uang.

Oleh karena itu, banyak perusahaan dengan cepat beradaptasi dengan gelombang teknologi baru ini. Dengan diperkenalkannya  fintech khususnya di Asia, ada lebih dari seribu yang terbantu berkat kehadiran teknologi baru ini.

2. Meluasnya Penggunaan Internet

Internet menjadi seperti wabah di Asia. Dukungan jaringan yang semakin luas serta ketersediaan ponsel pintar berharga murah yang banyak membuat Asia jadi pangsa pasar yang menjanjikan bagi industri fintech. Di Cina misalnya, toko kelontong hingga supermarket telah menerima pembayaran non tunai yang dilakukan melalui ponsel.

Banyak orang mulai sadar bahwa mereka tidak harus ke bank untuk bisa mengelola keuangan. Cukup dengan mengklik tombol di ponsel, semua urusan keuangan bisa diserahkan kepada perusahaan fintech yang ada. Fintech telah berhasil menembus pasar lokal Asia dengan dukungan peningkatan konektivitas internet dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Fintech HelloGold Memasuki Afrika dengan Baobab Group

3. Populasi Anak Muda yang Tinggi

Kesuksesan fintech di Asia tidak terlepas dari popuasi anak mudanya yang tinggi. Generasi milenial tersebar luas di berbagai wilayah seperti Hongkong, Singapura, Tokyo dan berbagai wilayah lainnya. Kelompok populasi ini mengerti teknologi, maju secara digital dan sangat menerima norma-norma digital.

Mereka cepat beradaptasi dengan fungsionalitas fintech. Baik itu pengusaha muda atau individu kelas pekerja, setiap orang telah menemukan cara yang lebih baik dan lebih mudah untuk menangani keuangan mereka. Oleh karena itu, Teknologi Keuangan dengan mudah menemukan jalannya ke berbagai daerah di Asia.

Semakin besarnya sektor fintech dan semakin meluasnya penggunaannya membuat fintech diprediksi akan jadi industri senilai miliaran dolar pada akhir tahun 2020 di Asia. Kita hanya tinggal menunggu saja kapan fintech akan benar-benar mencapai puncaknya di Asia.

-Dita Safitri-

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Kucurkan Kredit Rp2,24 triliun, Modal Rakyat Berhasil Jaga NPL 0,03%

Platform digital berbasis pinjaman, Modal Rakyat, berhasil menjaga tingkat kredit macet atau non performing loan (NPL) di level yang sangat rendah yaitu sebesar 0,03%. CEO...

Trade Expo Indonesia : Mendag Target Transaksi Rp21,4 triliun 

Kementerian Perdagangan menggelar Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 dengan tema ‘Reviving Global Trade'. Pameran ini digelar secara digital dan melibatkan aktor global. Menteri Perdagangan Muhammad...

Daftar Aplikasi Menambang Bitcoin di Android

Bitcoin saat ini semakin dikenal di tanah air. Adapun harganya yang melambung tinggi dengan cepat, diketahui telah menarik perhatian para investor untuk mulai terjun...

OJK dan Industri Jasa Keuangan Dukung Pengembangan UMKM

Komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan, industri keuangan non bank, pasar modal dan fintech, yaitu akan meningkatkan pengembangan Usaha Menengah Kecil dan...

Modal Rakyat Beri Pinjaman untuk Usaha dengan Bunga Kompetitif

Modal Rakyat merupakan layanan pinjaman uang berbasis digital yang menjadi wadah pertemuan antara peminjam, yaitu usaha kecil dan menengah (UKM) dan pendana, yaitu individu...
LANGUAGE