25.6 C
Jakarta
Minggu, 4 Desember, 2022

Tips Bisnis Kuliner Korea untuk Pemula dan Daftar Makanannya

JAKARTA, duniafintech.com – Tips bisnis kuliner Korea berikut ini sangat penting diketahui oleh para calon pebisnis kuliner yang satu ini.

Seperti diketahui,  demam drama korea membuat banyak bisnis berbau Korea saat ini semakin diminati oleh banyak orang, termasuk makanan dan snack-nya.

Nah, untuk mengetahui tips selengkapnya, simak ulasan berikut ini, seperti dinukil dari Cermati.

Baca juga: Tips Jualan Online di Facebook, Gunakan Fitur Penting Ini

Tips Bisnis Kuliner Korea: Daftar Makanan Street Food Korea yang sedang Tren di Indonesia

Makanan ringan/snack Korea yang menjadi food trend saat ini karena kuatnya hallyu wave memasuki Indonesia adalah:

  1. Kimbab: nasi yang digulung dengan lembaran rumput laut berisi sayuran, mayonaise, dan daging.
  2. Tteokbokki: kue beras yang disajikan dengan kuah dari pasta cabai gochujang, dengan perpaduan rasa manis dan pedas.
  3. Eomuk: fish cake/odeng yang disajikan bersama kuah kaldu hangat.
  4. Twigim: goreng-gorengan khas Korea yang dibalur oleh tepung dan disajikan dengan saus dari tteokbokki.
  5. Hotteok: kue panekuk ala Korea yang berisi pasta kacang merah/cokelat dan atas terdapat baluran kayu manis/cinnamon di atasnya.
  6. Ramyeon: mie instan ala Korea yang biasanya disajikan dengan kimchi.
  7. Mandu: dimsum/gyoza ala Korea yang dimasak dengan digoreng atau dikukus, berisi kimchi dan daging atau sayuran.
  8. Hotba/hot bar: eomuk atau sosis yang dibalur dengan tepung dan potongan sayuran lalu digoreng seperti corn dog.
  9. Corndog: keju mozarella atau sosis yang dibalur dengan tepung dan dibalur dengan berbagai topping, seperti gula halus, kentang, saus tomat, mayonaise, mustard, atau cokelat.
  10. Dakgangjeong: ayam goreng yang sudah dipotong-potong menjadi kecil seperti karaage dan dibalur dengan tepung lalu digoreng. Disajikan dengan berbagai pilihan saus, seperti pedas manis atau saus gochujang untuk tteokbokki.

Tips Bisnis Kuliner Korea

Tips Bisnis Kuliner Korea untuk Pemula di Rumah

Untuk kamu yang tertarik untuk ingin memulai bisnis kuliner street food Korea milikmu sendiri. Berikut beberapa tips dan persiapan yang harus dipahami agar bisa sukses memulai bisnis makanan kekinian yang satu ini:

1. Persiapkan Modalnya

Adapun harga modal untuk memulai bisnis street food Korea tidak terlalu mahal, yakni sekitar Rp 3—5 juta rupiah. Total modal ini sudah termasuk untuk pembelian gerobak makan, alat masak, dan bahan makanan. Inilah rinciannya:

  • Gerobak jualan makanan
  • Kompor gas kecil 2 tungku
  • Wajan kotak stainless steel untuk tteokbokki 40 x 30 cm 2 buah
  • Panci rebus 50 liter untuk kuah eomuk
  • Tteokbokki
  • Kim/rumput laut untuk kimbab
  • Gochujang (pasta cabai khas Korea)
  • Sayur-sayuran
  • Alat masak, seperti spatula dan sendok kuah besar
  • Tepung terigu untuk baluran goreng-gorengan
  • Alat makan, seperti sumpit, sendok, cup kecil, piring, dan mangkok kecil
  • Kemasan makanan plastik

2. Pilih Lokasi sekitar Kantor, Kampus, Sekolah atau Taman

Selanjutnya, pilih lokasi jualan yang ramai dikunjungi atau dilewati banyak orang. Dengan konsep street food dan cepat saji, artinya kamu tidak perlu repot-repot memilih tempat dengan kategori ruko di mana pembeli bisa dine in.

Baca juga: 8 Tips Jualan Sayur Online agar Konsumen Repeat Order

Pilih saja lokasi pinggir jalan di mana pembeli bisa membeli untuk langsung dibawa pulang/take away.

3. Pasang Harga yang Ramah sebagai Tips Bisnis Kuliner Korea

Sebab namanya street food, pantang hukumnya memasang harga yang terlampau mahal. Apalagi, modal yang dikeluarkan tidaklah terlalu besar.

Maka dari itu, pasanglah harga makanan dengan harga layaknya jajanan pinggir jalan pada umumnya, yakni antara Rp10 ribu—Rp15 ribu per menu.

4. Pastikan Tempat Jualan Bersih dan Enak Dilihat

Kemudian, pilih lokasi penjualan yang jauh dari tempat kotor, misalnya got atau tempat sampah. Pasalnya, hal seperti itu dapat mempengaruhi penjualan.

Jangan lupa juga untuk selalu membersihkan gerobak makanan dan membuang sampah dagangan dengan rutin supaya pembeli percaya dengan kebersihan barang dagangan kamu.

5. Punya Media Sosial sebagai Tips Bisnis Kuliner Korea

Di samping memberikanmu platform gratis untuk promosi, media sosial pun dapat membuat kamu menjangkau lebih banyak pembeli. Dari media sosial juga kamu dapat dengan mudah mengekspansikan bisnismu ke ranah bisnis online.

6. Jual secara Online Juga sebagai Tips Bisnis Kuliner Korea

Kalau kamu ingin lebih banyak lagi yang membeli jajanan Korea di tempatmu maka manfaatkan aplikasi atau bisa juga situs e-commerce untuk berjualan secara online.

Dalam hal ini, kamu dapat memanfaatkan aplikasi semacam GoFood, GrabFood, atau ShopeeFood untuk berjualan online.

7. Jangan Lupa Strategi Promosinya

Jangan lupa juga bahwa sudah menjadi tradisi untuk wajib memberikan diskon atau promo menarik ketika awal-awal terjun ke dunia bisnis, apa pun bisnisnya.

Untuk bisnis jajanan Korea ini kamu dapat memanfaatkan media sosial untuk promosi, bisa juga di aplikasi GoFood dan GrabFood atau memasangnya langsung di tempat kamu berjualan.

Sekian ulasan tentang tips bisnis kuliner Korea yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Tips Menyimpan Es Krim untuk Jualan

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...

Outstanding Shares, Apa Itu? Ini Pengertian hingga Manfaatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Outstanding shares merupakan salah satu istilah dalam dunia investasi saham yang wajib dipahami oleh investor. Pada dasarnya, istilah ini merujuk pada sebuah...

Kerugian Ikut Asuransi Prudential dan Keuntungannya, Cek Ya!

JAKARTA, duniafintech.com – Kerugian ikut asuransi Prudential dan keuntungannya perlu diketahui oleh nasabah dari perusahaan asuransi ini. Seperti diketahui, salah satu pertimbangan saat akan membeli...

Cara Pindah Faskes BPJS Berikut Syarat dan Ketentuannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara pindah faskes BPJS Kesehatan berikut ini sangat penting diketahui oleh para peserta asuransi satu ini. Cara pindah faskes-nya pun sebetulnya sangat...

Kripto Masuk Pembahasan RUU P2SK, Ini Respon CEO Indodax

JAKARTA, duniafintech.com - Rancangan Undang Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) resmi masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR yang...
LANGUAGE