26.1 C
Jakarta
Minggu, 25 Juli, 2021

Tren Pembayaran Digital Meningkat, Saham PayPal Melonjak

DuniaFintech.com – Saham PayPal dilaporkan mengalami kenaikan pada perdagangan hari Kamis (4/2). Meskipun banyak analis berpandangan negatif pasca eBay ‘mencampakkan’ PayPal sebagai mitra pembayaran, namun perusahaan prosesor digital payment itu tetap menunjukkan kinerja yang baik. Penghasilan kuartal Desember dari PayPal Holdings (PYPL) dan prospek awal 2021 terbukti berhasil menggerek saham PYPL naik.

Rabu malam, PayPal melaporkan pendapatan dan pendapatan kuartal keempat yang melampaui perkiraan Wall Street karena e-commerce yang terus berkembang pesat di tengah pandemi Covid-19.

Berbasis di San Jose, California, perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka mendapatkan penambahan 16 juta akun aktif baru bersih di seluruh dunia pada kuartal Desember. Terkenal dengan tombol checkout online-nya, PayPal memiliki 377 juta akun aktif per 31 Desember. PayPal tidak memperbarui jumlah pengguna layanan person-to-person milik Venmo. Venmo sendiri memiliki 65 juta pengguna pada 30 September.

Menurut perwakilan perusahaan, pendapatan PayPal naik 29% menjadi $1,08 dalam bentuk adjusted share (saham yang disesuaikan). Pendapatan PayPal naik 23% menjadi $6,12 miliar, termasuk akuisisi Honey Science. 

Baca Juga:

Analis memperkirakan pendapatan PayPal akan naik menjadi $1 per saham dengan pendapatan $6,09 miliar. Setahun sebelumnya, PayPal  hanya memperoleh 86 sen per saham atas penjualan $4,96 miliar. Saham PayPal melonjak 5,8% menjadi mendekati 266 pada awal perdagangan di pasar saham hari Kamis (4/2) kemarin. 

Sistem Pembayaran Online PayPal

PayPal Holdings, Inc. adalah perusahaan Amerika yang mengoperasikan sistem pembayaran online di sebagian besar negara yang mendukung transfer uang online, dan berfungsi sebagai alternatif elektronik untuk metode kertas tradisional seperti cek dan wesel. 

Perusahaan beroperasi sebagai pemroses pembayaran untuk vendor online, situs lelang, dan banyak pengguna komersial lainnya. PayPal mengenakan biaya sebagai imbalan atas keuntungan seperti transaksi sekali klik dan memori kata sandi.

Didirikan pada tahun 1998 dengan nama Confinity, PayPal melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) pada tahun 2002. PayPal menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki eBay pada akhir tahun tersebut senilai $ 1,5 miliar. 

Pada tahun 2015, eBay melepaskan PayPal kepada pemegang saham eBay. Perusahaan ini menduduki peringkat 204 pada Fortune 500 tahun 2019 dalam daftar perusahaan terbesar Amerika Serikat berdasarkan pendapatan.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Qoala Insurtech Ungkap Strategi Digital Marketing Tahun 2021

DuniaFintech.com - Pandemi Covid-19 memberikan banyak perubahan di berbagai aspek bisnis, termasuk gaya pemasaran di setiap industri. Namun, pandemi justru memberi peluang bagi perusahaan...

Fintech Santara, Investasi di Bisnis UMKM dengan Sistem Equity Crowdfunding

DuniaFintech.com - Fintech Santara merupakan platform equity crowdfunding yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Equity crowdfunding itu sendiri adalah istilah untuk layanan urun...

Jenis-jenis Produk Pinjaman Bank Syariah Indonesia

Sebagaimana bank-bank lainnya, Bank Syariah Indonesia atau BSI juga memiliki produk pinjaman bagi nasabahnya. Apa saja jenis pinjaman bank syariah? Perlu diketahui, Bank Syariah...

PasarPolis, Perusahaan Asuransi dengan User Experience Terbaik

PasarPolis merupakan perusahaan asuransi yang telah hadir sejak tahun 2015 untuk merevolusi industri asuransi yang selama ini cenderung sulit. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru, PasarPolis...

Bareksa, Marketplace Investasi Digital Pertama di Indonesia

Bareksa merupakan marketplace investasi reksadana digital terintegrasi pertama di Indonesia. Startup financial technology (fintech) ini milik PT Bareksa Portal Investasi yang berdiri pada 17...
LANGUAGE