31.1 C
Jakarta
Selasa, 18 Juni, 2024

Tutorial Investasi Crypto untuk Calon Trader, Cuan Menanti!

JAKARTA, duniafintech.com – Tutorial investasi crypto yang menguntungkan akan sangat diperlukan oleh para trader di dunia investasi kripto.

Saat ini, cryptocurrency atau kripto menjadi salah satu objek investasi yang semakin diminati.

Sebagai instrumen baru, sejumlah fenomena mengejutkan masih kerap terjadi. Nah, supaya kamu lebih paham, simak tutorial investasinya berikut ini.

Baca juga: Cara Trading Crypto di Indodax bagi Trader Pemula, Pelajari Yuk!

Tutorial Investasi Crypto

  • Tentukan exchanger untuk membuka rekening kripto. Pastikan kamu memilih exchanger yang telah terdaftar resmi di Bappebti
  • Masukkan dana atau deposit. Hal tersebut dilakukan menggunakan uang fiat, uang digital, atau koin kripto tertentu. Dana yang di didepositkan dari bank, dompet digital, atau akun koin gratisan  selanjutnya dapat digunakan untuk membeli aset
  • Beli koin kripto. Pilih koin yang termasuk ke dalam 5 urutan teratas pada saat itu, seperti Bitcoin dan Ethereum
  • Endapkan aset dan lakukan analisis kripto. Pahami bagaimana pasar bergerak, terutama pada aset yang kamu beli. Analisis ini bisa dilakukan sebelum membeli koin pertama kamu. Namun, kalau kamu membeli koin yang masuk 5 urutan teratas maka biasanya tidak akan terjadi hal yang merugikan
  • Mulai transaksi jual beli aset. Setelah melakukan analisis, kamu bisa menambah aset kripto atau menjual yang telah dimiliki. Jangan beli kaset koinku itu yang murah, melainkan pilih aset yang memiliki peningkatan tinggi meskipun harganya tinggi pula
  • Lakukan withdraw atau penarikan dana. Pada saat yang dianggap tepat, kamu bisa mengubah aset koin kripto ke dalam bentuk uang fiat lagi, misalnya rupiah atau dolar. Kemudian, uang itu bisa ditarik melalui dompet digital yang sama dengan dompet digital yang digunakan untuk melakukan deposit

Tips Investasi Crypto – Tutorial Investasi Crypto

  • Teliti dalam memilih koin kripto dan platform. Hindari koin kripto baru yang memiliki potensi keuntungan terlalu fantastis. Pasalnya, kasus penipuan koin kripto tidak sedikit terjadi di dunia.
  • Pahami dan kelola risiko diri sendiri. Jangan lakukan investasi kripto hanya karena terpengaruh tren, melainkan sesuaikan dengan risiko. Hal ini akan membantu pula dalam menentukan koin mana yang harus dibeli.  
  • Bidik investasi jangka panjang. Jangan mudah terprovokasi dengan fluktuasi harga dalam periode hari atau bulan. 
  • Pilih beberapa koin kripto. Menyebar aset ke beberapa jenis kripto jauh lebih menguntungkan ketimbang menanam modal yang besar pada satu jenis kripto. Hal itu karena kenaikan harga suatu koin kripto tidak mempengaruhi koin kripto lain. 
  • Hati-hati menggunakan robot perdagangan. Sampai hari ini, belum ada robot investasi yang dapat benar-benar bekerja secara efisien. Oleh karena itu, pembacaan pasar secara manual harus dilakukan masing-masing investor. 

Baca juga: Cryptocurrency Hari Ini: Harga Bitcoin Loyo, Ethereum Masih Perkasa

Jenis-jenis Koin Kripto

  1. Bitcoin 

Bitcoin menjadi jenis mata uang kripto yang paling populer saat ini.

Bahkan, hingga kini, sebanyak 68% koin kripto yang tersebar di seluruh dunia adalah dari jenis Bitcoin.

Jenis crypto ini kali pertama dikenalkan oleh entitas bernama Satoshi Nakamoto—sebuah nama samaran—pada tahun 2009 silam.

  1. BitcoinCash

Beberapa penggunaan Bitcoin yang tidak setuju dengan aturan yang dibuat pada akhirnya membentuk jenis koin kripto sendiri yang dinamakan Bitcoin Cash.

Jenis uang kripto ini diluncurkan pada tahun 2017 dan mengeklaim lebih baik ketimbang Bitcoin meskipun popularitasnya tidak mampu menandingi. 

Tutorial Investasi Crypto

  1. Litecoin

Sesuai dengan namanya, jenis koin kripto ini memungkinkan pemilik aset untuk melakukan transaksi lebih cepat tanpa menggunakan peralatan yang sangat baik.

Jenis uang crypto ini hadir sejak tahun 2011 dari jenis mata uang digital yang berubah menggunakan sistem blockchain. 

  1. Feathercoin

Didirikan oleh seorang ahli IT bernama Peter Bushnell pada 2013, koin ini hampir mirip dengan Litecoin.

Feathercoin pun saat ini menjadi salah satu cryptocurrency yang menerapkan sifat open source. 

  1. Dogecoin

Maskot anjing yang dipakai koin ini barangkali tampak seperti bercandaan.

Akan tetapi, nyatanya, Dogecoin nyatanya memiliki harga.

Jenis uang ini biasa digunakan untuk transaksi kecil.

  1. Ethereum

Ethereum (ETH) menjadi jenis uang kripto yang juga merupakan platform dari beberapa koin crypto lainnya.

Hal itu terjadi karena Ethereum merupakan block chain open source yang terdesentralisasi. 

  1. Shiba Inu

Ini adalah sebuah koin baru yang digadang-gadang punya potensi baik.

Shiba Inu muncul sejak muncul tahun 2020 dan kerap menjadi pilihan investor.

Baca juga: Cryptocurrency Hari Ini: Harga Bitcoin Cs Melejit Lagi, Simak Daftarnya di Sini!

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Iklan

ARTIKEL TERBARU