27.9 C
Jakarta
Rabu, 6 Juli, 2022

Usul YLKI: Pajak Kendaraan Dihapus, SIM Diterbitkan Kementerian Perhubungan

JAKARTA, duniafintech.com – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia atau YLKI mengusulkan supaya pajak kendaraan dihapus dan dialihkan ketika pemilik kendaraan membeli bahan bakar minyak/BBM.

Usul ini sebagaimana disampaikan oleh Ketua YLKI, Tulus Abadi, melalui keterangan tertulis pada Minggu (5/6) kemarin.

“Kami mengusulkan dana preservasi ini bisa dipungut saat konsumen membeli BBM,” ucapnya, dikutip dari Suara.com, Senin (6/6).

Ia mengatakan, usulan pajak kendaraan dihapus tersebut dilontarkannya kepada Komisi V DPR yang kini tengah melaksanakan penyusunan pembahasan Revisi UU Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Di samping pengalihan pajak kendaraan, kata dia lagi, YLKI pun mengusulkan penerbitan surat izin mengemudi (SIM) agar dialihkan dari Kepolisian Indonesia ke Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Luhut Naikkan Harga Tiket Candi Borobudur Rp750 Ribu, Akun Sandiaga Uno Langsung Diserbu Netizen

“Saya kira lebih adil ketika konsumen membeli BBM dikenakan dana preservasi,” jelasnya.

Diterangkan Tulus, pajak kendaraan dapat dihapus dan dialihkan ketika konsumen membeli BBM supaya tidak terjadi dobel pungutan. Pemerintah, imbuhnya, selama ini kesulitan menaikkan harga BBM karena tingkat konsumsi masyarakat nyaris tidak terkendali.

Melalui peralihan ke pembelian BBM, sambung Tulus, hal ini akan mengendalikan tingginya konsumsi masyarakat terhadap BBM sehingga konsumsi BBM secara langsung akan menekan tingkat pencemaran yang disebabkan oleh kendaraan.

“Selain itu, melalui pembelian BBM nantinya pengelolaan dana preservasi jalan akan lebih maksimal,” paparnya.

Adapun dana preservasi jalan, lanjut Tulus, mengacu pada UU LLAJ, adalah dana khusus yang digunakan untuk kegiatan pemeliharaan, rehabilitasi, dan rekonstruksi jalan secara berkelanjutan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Terkait hal tersebut, YLKI sendiri menekankan pentingnya sinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Pasalnya, lalu lintas dan angkutan jalan tidak hanya soal pengaturan transportasi dan penindakan hukum, tetapi juga terkait dengan tata ruang.

Baca juga: Pekan Kedua Juni 2022, Harga Bitcoin Cs Mulai Kompak Bergairah

Lebih jauh, soal angka kecelakaan yang disebabkan banyak faktor, di antaranya infrastruktur jalan hingga kendaraan, pihaknya menilai bahwa masih ada yang luput dari pengawasan, yaitu soal penerbitan SIM.

Tulus memandang, perkara SIM itu tidak 100 persen menjadi wewenang polisi, baik dalam konteks uji SIM, penerbitan, maupun penegakan hukum. Oleh sebab itu, imbuhnya, YLKI mengusulkan penerbitan SIM dilakukan di sektor perhubungan, yakni Kementerian Perhubungan.

“Akan tetapi, polisi tidak serta-merta lepas sepenuhnya namun keterlibatannya dalam lebih pada penegakan hukumnya,” tandasnya.

Baca jugaIKN Tarik Minat Investor, Luhut: UEA & Arab Saudi Investasi Rp293 Triliun

 

 

 

Penulis: Kontributor/Boy Riza Utama

Admin: Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pinjaman Online Resmi OJK 2022, Cek di Sini

JAKARTA, duniafintech.com - Pinjaman Online resmi OJK 2022 tentunya lebih terjamin dan terpercaya. Izin dari otoritas jasa keuangan (OJK) sebagai lembaga yang menaunginya menjadi...

Biaya Kartu Kredit BCA di Semua Jenis Kartu

JAKARTA, duniafintech.com – Biaya kartu Kartu Kredit BCA tentunya sangat penting untuk diketahui, utamanya oleh para pengguna kartu kredit BCA. Hal itu karena ada sejumlah...

Cara Menambang Bitcoin di Android, Mari Kita Coba! 

JAKARTA, duniafintech.com - Cara menambang bitcoin di android sepertinya penting untuk diketahui publik. Bitcoin merupakan salah satu mata uang digital yang sedang populer. Semua...

Tips Memilih Pinjaman Online Resmi, Dijamin Pasti Aman

JAKARTA, duniafintech.com - Pinjaman online resmi merupakan pilihan yang sangat tepat bagi masyarakat.  Pandemi Covid-19 yang mengejutkan dunia membuat banyak orang membutuhkan kredit online saat...

Cara Menggunakan LinkAja PayLater, Mudah Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menggunakan LinkAja PayLater, apakah sesulit yang kamu bayangkan? Tentu saja tidak. Caranya sangat mudah kok! Seperti diketahui, ada banyak layanan PayLater...
LANGUAGE