27.8 C
Jakarta
Sabtu, 20 Agustus, 2022

VMware Bergabung dengan Digital Asset Kembangkan Blockchain ASX

duniafintech.com – Australian Securities Exchange (ASX) mengumumkan akan berkolaborasi dengan Digital Asset (DA) dan perusahaan berbasis di Amerika Serikat, VMware untuk membangun inisiatif Blockchain di Australia dan Selandia Baru.

Sebelumnya, ASX sudah bekerja sama dengan Digital Asset untuk mengembangkan teknologi buku besar berbasis aplikasi untuk menggantikan CHESS (sistem kliring dan penyelesaian ekuitas bursa yang digunakan sebelumnya). Dengan kemitraan baru ini, ASX ingin menciptakan layanan baru dan menerapkan Blockchain di layanan keuangan lain yang ditawarkannya.

“Kemitraan baru ini akan membantu kami mendukung beragam solusi DLT yang dikembangkan oleh industri. Ini menegaskan keyakinan kami pada potensi DLT karena kami tetap di jalur yang sama untuk memberikan sistem penggantian CHESS pada Maret-April 2021,” kata Peter Hiom, Wakil CEO ASX. Namun, ia menekankan bahwa fokus saat ini adalah penggantian CHESS.

Baca juga: Block Batam Selesai, Indonesia Tunjukkan Kesiapan Penerapan Blockchain!

ASX mengatakan bahwa sistem baru untuk menggantikan CHESS sedang diluncurkan secara bertahap dalam Lingkungan Pengembangan Pelanggan mereka. VMware sekarang akan bekerja dengan DA dan ASX untuk mengembangkan aplikasi menggunakan Digital Asset Modeling Language (DAML), bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun aplikasi terdistribusi.

Pada tahun 2016, ASX mulai bekerja dengan Aset Digital (DA) pada penggantian DLT dari sistem penyelesaian CHESS yang digunakan sebelumnya. Ada dua aspek kunci dari teknologi DA: buku besar yang didistribusikan dan bahasa kontrak pintar DAML, yang sangat cocok untuk alur kerja.

Kembali pada bulan April tahun ini, DA DAML bersumber terbuka. Minggu berikutnya DA meluncurkan kolaborasi dengan VMware untuk mengintegrasikan DAML dengan platform Blockchain VMware.

Baca juga: Dukung Digital Payment, Bank Indonesia Percepat Implementasi QRIS

Hal paling baru tentang Blockchain Digital Asset yang digunakan untuk penggantian CHESS adalah sistemnya yang terpusat. Hanya ASX yang bisa menulis ke buku besar. Sementara Blockchain DA mampu digunakan dalam sistem yang tidak terpusat, DAML adalah kekuatan teknologi DA. Oleh karena itu, selain integrasi Blockchain VMWare, DAML sekarang terintegrasi dengan banyak Blockchain lainnya.

Yuval Rooz, salah satu pendiri dan CEO Digital Asset, mengatakan VMware sekarang merupakan bagian dari misi yang dibagi dengan ASX untuk memberikan infrastruktur terdistribusi berbasis DAML untuk mewujudkan potensi penuh dari teknologi ini.

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Luhut: Presiden Akan Umumkan Kenaikan Harga BBM Subsidi

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi jenis...

Bahaya! Kejahatan Siber Serang Akses Keuangan Digital

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta kepada seluruh pihak untuk mewaspadai adanya risiko keamanan terhadap kejahatan siber di era keuangan digital ditengah...

Cara Erick Thohir Stabilkan Harga Tiket Pesawat

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir secara intens berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi terkait upaya pemerintah...

Mendag Targetkan Satu Juta UMKM Gunakan Digitalisasi di Tahun 2022

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Perdagangan menargetkan penerapan digitalisasi di 1000 pasar rakyat dan 1.000.000 UMKM di seluruh Indonesia pada tahun 2022. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan...

Cara Mengatasi Kartu ATM Mandiri tidak Diizinkan, Mudah Loh!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengatasi kartu ATM Mandiri tidak diizinkan sejatinya bisa dilakukan dengan beberapa panduan yang sangat mudah. Pengguna kartu ATM Mandiri sendiri bisa...
LANGUAGE