27.6 C
Jakarta
Jumat, 19 April, 2024

Waduh Kacau! Elon Musk Sempat Cekcok dengan Salah Satu Kreator Dogecoin

JAKARTA, duniafintech.com – Miliarder yang juga dikenal sebagai pendukung kripto, Elon Musk, melontarkan kalimat kepada salah satu kreator Dogecoin, Jackson Palmer. Musk mengatakan anak-anaknya bisa menulis kode lebih daripada Palmer. 

Hal ini bermula dari sebuah wawancara dengan situs berita Australia Crikey awal pekan ini, Palmer mengatakan dia telah mengirim pesan ke Musk di Twitter beberapa tahun lalu setelah membuat bot yang akan mendeteksi penipuan kripto di Twitter dan secara otomatis melaporkannya ke platform.

Menurut salah satu kreator Dogecoin ini, selama pertukaran, Elon Musk bertanya bagaimana menjalankan skrip Python, yang membawanya pada kesimpulan bos Tesla “tidak mengerti pengkodean sebaik yang dia buat.”

“Dia seorang grifter, dia menjual visi dengan harapan suatu hari dia bisa memberikan apa yang dia janjikan, tapi dia tidak tahu itu. Dia sangat pandai berpura-pura tahu,” kata Palmer, dikutip dari Decrypt, Kamis (2/6/2022). 

“Pendapat saya tentang dia dan semua miliarder adalah bahwa saya tidak terlalu peduli pada mereka,” lanjut dia. 

Baca jugaTransaksi Aset Kripto Meningkat Tajam, Maret 2022 Capai Rp130,2 Triliun

CEO SpaceX dan Tesla itu langsung turun ke Twitter untuk menanggapi klaim pencipta Dogecoin tersebut. 

Baca jugaBursa Kripto Tak Kunjung Diluncurkan, Bappebti Ungkap Alasan Ini

“Anak-anak saya menulis kode yang lebih baik ketika mereka berusia 12 tahun daripada skrip omong kosong yang dikirim Jackson kepada saya,” tulis Elon Musk di Twitter. 

“Seperti yang saya katakan, jika itu sangat bagus, dia harus membagikannya kepada dunia dan membuat pengalaman semua orang dengan Twitter menjadi lebih baik. Jika dia melakukannya, Anda akan mengerti maksud saya,” lanjut cuitan Musk. 

Musk melanjutkan, menunjukkan dia memang memiliki pengetahuan pengkodean. Ketika ditanya oleh salah satu komentator bahasa apa yang terbaik untuk menulis kode, Musk mengatakan Python paling sesuai dengan AI dan sebagian besar hal lainnya, sementara JavaScript akan menjadi yang terbaik untuk hal-hal yang berhubungan dengan Web.

“Untuk kinerja tinggi atau kode ketat, C/C++, dibumbui dengan beberapa perakitan,” tambah Musk.

Baca jugaCara Withdraw atau Tarik Uang dari Indodax ke Rekening Bank, Ternyata Gampang Lho!

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE