26.6 C
Jakarta
Selasa, 9 Agustus, 2022

AFtech Sebut Fintech Berpotensi Rambah Sektor Remitansi

duniafintech.com – Head of Crowdfunding Working Group AFTech, Edward Ismawan mengklaim remitansi menjadi sektor potensial untuk dilirik para penyelenggara teknologi keuangan (fintech). Pernyataan tersebut didasari oleh himpunan data Bank Indonesia (BI) transaksi Tenaga Kerja Indonesia yang mencapai USD 3 milyar di setiap kuartalnya.

Edward juga menilai bahwa prinsip remitansi mampu diadopsi secara optimal oleh fintech. Ada pun hal-hal yang menjadi prinsip tersebut ialah pencegahan pencucian uang, pengaturan likuiditas, keberadaan tempat untuk penerimaan dan pengiriman.

Edward menilai, sektor ini mampu dijamah oleh fintech lantaran meningkatknya penggunaan teknologi serta menguatnya literasi masyarakat akan kebutuhan yang berbasis digital.

Edward pun menekankan soal aspek yang perlu dipenuhi para penyelenggara fintech di sektor remitansi. Ada pun hal tersebut mencakup layanan yang terintegritas dengan layanan bank daring serta platform yang tersedia di negara pengirim dan penerima.

Baca juga:

Potensi Fintech Jamah Remitansi

Edo Windratno selaku CEO Transfez yang juga penyelengara fintech pengiriman uang menilai sektor tersebut bernilai tinggi. Hal ini dinilai dari banyaknya nilai transaksi keuangan yang masuk ke dalam negeri. Berdasarkan data Bank Dunia, transaksi uang yang masuk ke dalam negeri mencapai USD 11 miliar, sementara uang yang keluar mencapai USD 1 miliar.

Sektor remitansi memang menjanjikan di Indonesia. Terlebih hadirnya teknologi dalam sektor ini menjadi sebuah pembaruan. Jika pengiriman uang berbasis konvensional membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses dan pengiriman, maka dengan hadirnya teknologi hanya memakan waktu 5-10 menit.

DuniaFintech/FauzanPerdana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Profil Asuransi Mobil BESS hingga Daftar Bengkel Rekanannya

JAKARTA, duniafitech.com – Asuransi Mobil BESS atau BESS Car Insurance merupakan salah satu perusahaan asuransi kendaraan terbaik dan populer di Indonesia. Sebagai informasi, perusahaan ini...

Harus Cepat Dihindari, Inilah Bahaya FOMO Bagi Trader Kripto

JAKARTA, duniafintech.com - Bahaya FOMO bagi trader kripto merupakan istilah rasa ketakutan yang berlebihan akan suatu hal.  FOMO atau Fear Of Missing Out adalah rasa...

Mudah! Begini Cara Top Up OVO lewat Bank Bukopin via Wokee

JAKARTA, duniafintech.com – Mau tahu cara top up OVO lewat Bank Bukopin? Pada dasarnya, caranya  sebenarnya sangat gampang kok untuk kamu lakukan. Seperti diketahui, belakangan...

Luhut: Kita Salah Satu Negara yang Punya Utang Terkecil di Dunia

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Letnan Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan buka-bukaan soal utang pemerintah Indonesia yang sudah menembus...

Tol Serang-Panimbang Pakai Utang China, Luhut: Jangan Mubazir!

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melakukan...
LANGUAGE