31.8 C
Jakarta
Sabtu, 2 Juli, 2022

Gunakan 13 Aplikasi Pengelola Keuangan Ini supaya Finansial Tetap Terkendali

JAKARTA, duniafintech.com – Aplikasi pengelola keuangan saat ini sangat mudah ditemukan, khususnya bagi para pengguna smartphone. Di samping membantu mencatat untuk mengetahui arus kas pengeluaran dan pemasukan, aplikasi pengelola finansial itu dapat membantu kamu menjaga keuangan tetap stabil dan membantu agar tidak boros.

Apa saja ya? Berikut ini rekomendasinya.

  1. Aplikasi Pengelola Keuangan: Money Lover – Money Manager

Jika ingin mengelola keuangan mulai dari mencatat pengeluaran harian maka Money Lover ini sangat cocok untuk digunakan. Kemudahan yang ditawarkannya bakal menjadi bantuan tersendiri saat digunakan.

Selain mencatat pengeluaran, Anda pun juga bisa mengklasifikasikannya berdasarkan kategori, baik itu transportasi, makan, dan sebagainya.

Di samping itu, Money Lover pun dapat dijadikan sebagai pembuatan anggaran belanja/budget, mencatat pemasukan, hingga menganalisis pengeluaran yang paling besar berdasarkan kategori.

Aplikasi ini tersedia secara gratis atau juga premium dan dapat diunduh via Playstore, iTunes, bahkan Windows Store.

  1. Monefy – Money Manager—Aplikasi Pengelola Keuangan

Aplikasi berikutnya adalah Monefy. Fungsinya, sebagian besar, sejatinya sama, tetapi saja tampilan dan pengalaman penggunaan tentu bakal berbeda. Monefy menawarkan kesederhanaan tampilan dengan visualisasi yang bagus sehingga jika Anda lebih suka menganalisis keuangan Anda lewat bentuk visual, Monefy sangat pas untuk dijadikan acuan.

Monefy juga dilengkapi widget sehingga Anda bisa dengan mudah mengatur keuangan langsung dari home screen. Mengklasifikasikan bentuk pengeluaran atau budget pun dapat lebih mudah dan Anda bisa menyinkronkan data Anda ke penyimpanan cloud Dropbox.

Baca juga: Lengkap! Inilah 15 Aplikasi Jual Beli Saham Online Terbaik di Indonesia

  1. Realbyte Money Manager Expense & Budget

Adapun Money Manager yang satu ini sepertinya cukup populer di bidangnya. Dengan aplikasi pengelola finansial ini, mengelola keuangan bukanlah sesuatu yang rumit lagi.

Fitur yang ditawarkannya sudah lengkap sehingga Anda bisa langsung menggunakannya untuk kebutuhan dasar, seperti mencatat pengeluaran, menentukan anggaran belanja bulanan, hingga menentukan target uang yang mesti terkumpul dalam beberapa periode.

  1. Teman Bisnis – Aplikasi Pencatatan Keuangan Bisnis

Agak sedikit berbeda, aplikasi yang satu ini diperuntukan bagi para pemilik bisnis, khususnya buat yang masih baru memulai.

Di aplikasi Teman Bisnis ini, Anda bisa mencatat segala pemasukan dan pengeluaran dari berbagai sumber, yang dapat dikelompokan dalam berbagai kategori.

Bukan itu saja, lewat aplikasi ini, Anda pun dapat mencatat transaksi kredit atau utang, bahkan secara otomatis menghitung laporan keuangan seperti laba/rugi, utang/piutang, dan arus kas.

  1. AndroMoney (Expense Track)

Aplikasi populer lainnya, yakni AndroMoney. Jika Anda pernah mencoba mengelola keuangan lewat aplikasi maka mungkin sudah pernah mendengar namanya, paling tidak sekali.

AndroMoney sendiri terbilang lengkap sebagai sebuah aplikasi pengelola finansial, berbagai fitur yang dimiliki oleh aplikasi pesaing, seperti yang sudah disebutkan di atas, bisa Anda gunakan dengan AndroMoney.

Di samping fitur yang lengkap, tampilan yang ditawarkan pun minimalis sehingga Anda tidak perlu pusing dan merasa rumit melihat angka yang banyak jumlahnya saat menggunakannya. AndroMoney pun didesain untuk memudahkan penggunaan.

  1. Wallet – Money, Budget, Finance & Expense Tracker

Wallet memiliki fitur unggulan, yakni sinkronisasi dengan akun online banking dari berbagai bank. Dengan adanya fitur ini, wallet bisa merekam transaksi yang Anda lakukan secara otomatis sehingga Anda tidak perlu mencatatnya secara manual.

Adapun aplikasi pengatur keuangan ini sejatinya sama dengan yang lain, tetapi jika melalui Wallet maka Anda bisa mengimpor data transaksi atau rekening dari file CSV atau Excel.

Bukan itu saja, pada aplikasi ini juga ada fitur perencanaan pembayaran di masa depan, lengkap dengan pengingat supaya tidak lupa. Anda bisa unduh aplikasi ini secara gratis, tetapi tentu tak bisa mengakses semua fitur. Kalau ingin menikmati semua fitur yang ada maka Anda bisa unduh versi berbayar.

  1. Fast Budget – Expense & Money Manager

Bagi Anda yang ingin aplikasi pengelola yang lebih berwarna, Anda sebaiknya pilih Fast Budget. Aplikasi ini memang mengedepankan tampilan yang memanjakan mata, dengan efek animasi serta ikon menarik.

Pada aplikasi ini, Anda bisa melihat overview atau summary dari beragam budget yang dikeluarkan berdasarkan kategori. Adapun  kategori pengeluaran bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan—Anda bisa menambahkan atau mengedit yang sudah ada.

Baca juga: Terlengkap! Ini Daftar Aplikasi Pinjaman Online Bunga Rendah 2022

  1. 1Money – Expense Tracker, Money Manager, Budget

Aplikasi yang satu ini boleh disebut sebagai gabungan dari kesederhanaan Monefy dan Money Lover yang sangat fungsional. Dalam sisi desain user interface-nya, 1Money dikenal sederhana, tetapi fitur yang ditawarkan di dalamnya cukup kompleks.

Sejatinya, secara fitur, 1 Money cukup umum seperti aplikasi lainnya dan Anda pun bisa memperolehnya secara gratis di Playstore. Namun, untuk bisa mengakses kategori pengeluaran secara lebih banyak, Anda harus upgrade ke versi berbayar.

  1. Draw Puzzle Game – Money Manager

Usai sukses mengembangkan game, Draw Puzzle Game pun mengembangkan sebuah aplikasi pengelola keuangan. Respons terhadap aplikasi ini juga cukup positif sebab sudah diunduh oleh lebih dari 150.000 orang.

Dari sisi desain, aplikasi ini mengedepankan tampilan yang mudah digunakan, simple, dan fun. Buat Anda para milenial, pasti akan sangat menyukainya. Hal menarik lainnya, Anda bisa mensinkronkan pengeluaran, seperti Netflix, belanja, dan lainnya. Di luar itu, aplikasi ini secara fungsi umum sama seperti yang lainnya.

  1. Microsoft Excel atau Google Sheets

Jika selama ini Anda sudah sering menggunakan atau sudah sangat akrab dengan Microsoft Excel maka Anda bisa mengunduhnya di smartphone dan menggunakannya sebagai buku akuntansi.

Adapun sebagai alternatif, Anda pun bisa menggunakan Google Sheets supaya lebih mudah terintegrasi dengan akun Google, khususnya bagi pengguna Android.

  1. QuickBooks

Adapun kedua aplikasi ini merupakan sumber “semua dalam satu” yang paling efektif dalam mengatur anggaran dan melacak pengeluaran yang ada. Aplikasi ini pun memungkinkan Anda untuk bisa menghubungkan semua rekening bank dan kartu kredit yang dimiliki serta semua tagihan bulanan.

Dengan demikian, semua keuangan yang ada akan berada di satu tempat sehingga memudahkan pengaturannya. Lewat aplikasi ini, semua yang dibutuhkan telah tersedia di dalamnya.

  1. Mint

Aplikasi yang satu ini akan memberi tahu Anda soal kapan tagihan jatuh tempo, apa yang harus dibayar, dan apa yang bisa dibayar. Mint pun bisa mengirimkan pengingat pembayaran setiap kali tanggal jatuh tempo datang sehingga Anda dapat menghindari biaya keterlambatan yang ada.

Bahkan, berdasarkan kebiasaan belanja Anda, Mint memberi Anda saran khusus untuk lebih mengontrol anggaran yang ada. Mint juga akan menarik data langsung dari semua akun keuangan Anda, termasuk rekening bank pribadi, pensiun, pinjaman perguruan tinggi, dan kartu kredit. Di lain sisi, Mint bakal memberi tahu dan mengingatkan Anda soal utang yang dimiliki secara real-time.

  1. Wally

Kalau Anda merupakan tipe orang yang ingin menjadi terorganisir dengan melacak semua pengeluaran yang keluar maka aplikasi pengelola keuangan yang satu ini sangat pas buat Anda.

Anda akan menyukai aplikasi Wally sebab alih-alih mencatat pengeluaran Anda secara manual pada akhir hari (atau minggu atau bulan), Wally bakal mempermudah Anda dengan hanya melakukan foto struk belanja. Hal itu akan mempermudah sebab tanpa perlu mencatat, rincian secara detail bakal tetap didapati setiap bulannya.

Baca juga: Milenial Wajib Tahu! Inilah 12 Aplikasi Investasi yang Direkomendasikan Buat Kalian

 

Penulis: Kontributor/Boy Riza Utama

Editor: Rahmat Fitranto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tak Konsisten, Rusia Batalkan Rencana Pembayaran Ekspor Minyak Pakai Bitcoin

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah Rusia membatalkan rencana sebelumnya untuk menerima pembayaran Bitcoin untuk ekspor minyak. Kementerian keuangan negara itu menganggap bitcoin sebagai opsi pembayaran...

Dijuluki Ratu Kripto, Ternyata Perempuan Ini Tipu Investor Sampai Rp60 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - FBI menambahkan Dr. Ruja Ignatova, yang memproklamirkan diri sebagai 'Cryptoqueen' atau ratu kripto ke dalam daftar Sepuluh buronan Paling Dicari. Bahkan lembaga...

Menyasar Timur Indonesia, Pemerintah Tambah Kuota Ekspor Produsen Minyak Goreng 

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah akan memberikan insentif berupa penambahan kuota ekspor bahan baku minyak goreng bagi produsen yang memasok minyak goreng ke wilayah Indonesia...

Asuransi Mobil Bekas, Segini Besaran Preminya

JAKARTA, duniafintech.com – Kehadiran asuransi mobil bekas tentunya akan memberikan proteksi sekaligus kenyamanan bagi pemilik kendaraan. Bukan hanya untuk mobil baru, asuransi mobil memang sangat...

HFIS BPJS Kesehatan, Begini Cara Menggunakannya

JAKARTA, duniafintech.com – Aplikasi HFIS BPJS Kesehatan merupakan aplikasi yang digunakan untuk menghimpun data milik fasilitas kesehatan mitra BPJS. Aplikasi ini adalah akronim dari Health...
LANGUAGE