31.2 C
Jakarta
Jumat, 2 Desember, 2022

BANK SENTRAL INGGRIS SIAP LUNCURKAN MATA UANG VIRTUAL MIRIP BITCOIN TAHUN INI

duniafintech.com – Dalam satu tahun terakhir, kepentingan publik untuk kripto mata uang virtual telah meledak ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Setelah melihat permintaan besar dari investor ritel, beberapa investor institusional dipaksa untuk berpartisipasi di pasar cryptocurrency. Namun, perilaku volatil aset digital yang tidak diatur ini juga memaksa badan pemerintah menetapkan peraturan untuk melindungi dan melindungi uang investor.

Baca juga: duniafintech.com/bank-central-israel-akan-buat-mata-uang-virtual-sendiri-untuk-mendongkrak-sistem-keuangan-negara

Dengan sebuah langkah mengejutkan, sebuah laporan oleh The Telegraph menunjukkan bahwa bank sentral Inggris, Bank of England berencana untuk meluncurkan “mata uang digital bergaya Bitcoin sendiri” tahun ini. Bank sentral berusia tiga ratus tahun ini telah merencanakan untuk menghubungkan mata uang digital ini dengan Sterling (mata uang resmi dan konvensional Inggris).

Sesuai laporan, Gubernur Bank of England, Mark Carney telah mengadakan pembicaraan dan diskusi dengan bank sentral lainnya mengenai peluncuran mata uang digital ini.

Bank of England dikatakan telah mendirikan sebuah unit penelitian untuk mempelajari kemungkinan mengeluarkan prototipe kripto yang dapat bersaing dengan pesaing seperti Bitcoin dan Ethereum.

Baca juga: duniafintech.com/ingin-melacak-transaksi-online-anda-pakai-veryfund-saja

Saat menjelaskan studi bank terkait Bitcoin, Carney mengatakan bahwa mereka cukup aktif di dalamnya tapi ada beberapa hal juga yang harus diperhatikan oleh pihak bank sentral. Jika mereka benar-benar ingin menerapkan sesuatu yang baru ke inti sistem, semuanya perlu memenuhi penilaian kualitas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sampai saat ini penelitian berkelanjutan masih terus dilakukan dan mungkin akan selesai tahun ini juga. Meski begitu, mata uang digital ini akan sedikit berbeda dengan cryptcorrency karena memiliki regulasi di bawah pemerintahan, tidak seperti Bitcoin yang terdesentralisasi.

Baca juga:  duniafintech.com/ekosistem-fintech-e-money-tahun-2018

Jika proyek mata uang digital milik negara yang baru ini ternyata berhasil, ini akan membuka batas baru bagi warga Inggris untuk menyimpan uang digital mereka dengan bank sentral. Ini mungkin bisa berarti akhir dari perbankan ritel selama periode waktu tertentu dan oleh karena itu sangat mengejutkan bahwa bank sentral lain juga berpartisipasi dalam pengembangan ini.

Source: coinspeaker.com

Written by: Dita Safitri

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Bitcoin Hari Ini: Lagi Loyo! Cek Harga Bitcoin Cs di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini akan mengulas harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya pada perdagangan Jumat (2/12). Adapun mayoritas kripto jajaran teratas terpantau...

Berita Fintech Indonesia: Open Finance akan Jadi Masa Depan Fintech

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia kali ini mengulas soal open finance dan masa depan financial technology (fintech). Seperti diketahui, transformasi digital yang berjalan kian...

Cek Resi Standard Express Shopee dari Korea, Begini Caranya

JAKARTA, duniafintech.com – Cek resi Standard Express Shopee dari Korea sangat penting diketahui dan dipahami oleh para pengguna Shopee. Sebagai informasi, Standard Express merupakan layanan...

Cara Investasi Emas di Shopee Plus Kelebihan & Kekurangannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi emas di Shopee bisa menjadi salah satu investasi jangka panjang yang mudah, praktis, dan aman. Saat ini di Shopee memang...

Cara Menggunakan NFC: Cek Saldo ATM hingga Top Up e-Money

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menggunakan NFC tentu penting diketahui oleh para pengguna smartphone yang memiliki fitur canggih ini. Merupakan singkatan dari Near-field Communication, NFC adalah...
LANGUAGE