25 C
Jakarta
Jumat, 7 Oktober, 2022

Berita Bitcoin Hari Ini: Harga BTC Loyo, Waktunya Beli Aset? 

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini mengulas seputar harga dan pergerakan pasar. Pada perdagangan Rabu 10 Agustus 2022 ini, harga Bitcoin atau BTC kembali melemah. 

Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar itu mengalami penurunan harga. Aset mata uang digital tersebut juga berada di zona merah. Waktunya beli kah? 

Harga Bitcoin tersebut, saat ini berkisar di harga Rp 344 juta. Untuk lebih jelasnya mengenai pergerakan jajaran kripto teratas itu, simak berita Bitcoin hari ini. 

Berita Bitcoin Hari Ini

Pergerakan Harga Bitcoin Cs– Berita Bitcoin Hari Ini

Inilah berita Bitcoin hari ini:

1. Berita Bitcoin Hari ini: Update Harga Bitcoin Cs 10 Agustus 2022

Harga Bitcoin dan kripto jajaran teratas lainnya terpantau mengalami pergerakan yang beragam pada perdagangan Rabu, 10 Agustus 2022. Mayoritas kripto tersebut kembali melemah setelah alami reli singkat satu hari terakhir.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Rabu pagi (10/8/2022), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melemah 2,74 persen dalam 24 jam terakhir ini. Namun, harga bitcoin masih menguat sebesar 0,92 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin iru berada di level USD 23.207 per koin atau setara Rp 344,8 juta (asumsi kurs Rp 14.860 per dolar AS). 

Baca juga: Harus Cepat Dihindari, Inilah Bahaya FOMO Bagi Trader Kripto

Kemudian Ethereum (ETH) juga kembali melemah pagi ini. Selama 24 jam terakhir, ETH turun 3,92 persen, tetapi masih menguat 4,09 persen dalam sepekan terakhir. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.706 per koin. 

Kripto selanjutnya adalah Binance coin (BNB) turut melemah. Dalam 24 jam terakhir BNB melemah tipis 0,19 persen, tetapi masih meroket 14,42 persen sepekan. Hal itu membuat BNB ini dibanderol dengan harga USD 324,64 per koin. 

Kemudian juga Cardano (ADA) mengikuti jejak kripto lainnya yang melemah. Dalam satu hari terakhir ADA turun 3,85 persen. Namun ADA masih menguat 3,35 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,5153 per koin.

Adapun Solana (SOL) juga ikut ambles pagi ini. Sepanjang satu hari terakhir SOL merosot 4,46 persen dan 1,45 persen sepekan ini. Saat ini, harga SOL berada di level USD 40,53 per koin.

Di sisi lain XRP turut ambles pada perdagangan pagi ini. XRP anjlok 2,93 persen dalam 24 jam terakhir dan 1,09 persen dalam sepekan. Dengan begitu, XRP ini dibanderol seharga USD 0,3692 per koin. 

Baca jugaApa Itu Blockchain? Teknologi Canggih di Balik Bitcoin dan Mata Uang Crypto

Lalu Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama melemah 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00

Sedangkan Binance USD (BUSD) menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya kembali ke level USD 1,00.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto dalam 24 jam sedikit turun dari level USD 1,1 triliun menjadi USD 1 triliun.

2. Bitcoin Berhasil Tembus Rp 356,3 Juta, Investor Tunggu Inflasi AS

Sebelumnya, melansir Liputan6.com, pada perdagamgan Selasa, 9 Agustus 2022, Bitcoin berhasil menembus USD 24.000 atau sekitar Rp 356,3 pada satu titik sebelum kembali menetap tepat di bawah ambang batas ini karena investor mulai menunggu untuk angka inflasi AS terbaru.

Cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar itu baru-baru ini diperdagangkan sekitar USD 23.800, naik lebih dari 2 persen selama 24 jam sebelumnya. 

Bitcoin (BTC) telah reli selama empat hari terakhir di tengah tanda-tanda harapan inflasi akan segera terkendali tanpa memicu resesi yang curam.

Analis Pasar Senior Oanda Americas, Edward Moya mengatakan Bitcoin tetap mendekati level tertinggi baru-baru ini karena trader kripto masih mencari tahu apakah musim dingin kripto telah berakhir.

“Tekanan jual telah mereda secara signifikan dan pedagang momentum dapat menerkam menembus level USD 25.000,” ujar Moya, dikutip Rabu. 

Kemudian Ethereum mengikuti pola yang sama, mencapai tertinggi dua bulan di atas USD 1.800 pada hari sebelumnya sebelum mengambil pijakan sedikit di bawah level ini. 

Kepala investasi perusahaan jasa keuangan Arca, Jeff Dorman menyebut pekan ini adalah pekan inflasi karena pasar tertuju pada laporan CPI AS. 

“Pasar mencari inflasi utama yang diperkirakan melambat. Tanda-tanda inflasi puncak berlimpah, dengan harga komoditas turun drastis dari level tertingginya secara historis merupakan tanda kuat dari perlambatan inflasi yang akan datang,” ujar Dorman.

Itulah berita Bitcoin hari ini yang menunjukan seputar pergerakan harga. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Baca juga: Penipuan Kripto Terjadi Lagi, Hanya Inilah Crypto Exchange Terdaftar Bapebbti yang Wajib Diketahui

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ancaman Resesi Ekonomi Global 2023, Tetap Yakin Ingin Cicil Rumah?

JAKARTA, duniafintech.com - Ekonomi global diprediksi akan menghadapi resesi ekonomi global. Hal itu terlihat dari beberapa kebijakan bank-bank sentral di berbagai negara dengan mengeluarkan...

Pinjol Cepat Cair 2022 Limit Besar Resmi, Ini Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol cepat cair adalah pinjaman yang diajukan via aplikasi di smartphone, dengan proses pencairan dana cepat. Saat ini, pinjol yang berizin Otoritas...

Berita Kripto Hari Ini: Apa Kabar Bursa Kripto Indonesia?

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini akan mengulas soal perkembangan bursa kripto Indonesia yang masih belum diluncurkan. Adapun sebelumnya, bursa kripto pun sempat molor—sebagai...

Berita Bitcoin Hari Ini: Sempat Menguat, Bitcoin Melemah!

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini akan mengulas soal harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya dengan pergerakan yang beragam. Pada perdagangan pagi ini, mayoritas...

Kerangka Kerja Inklusi Keuangan Fokus Digitalisasi dalam Presidensi G20 Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Presidensi G20 Indonesia menyusun Kerangka Kerja Inklusi Keuangan sebagai panduan bagi setiap negara untuk mendorong digitalisasi guna menciptakan ekonomi yang inklusif...
LANGUAGE