27.7 C
Jakarta
Rabu, 30 November, 2022

Berita Kripto Hari Ini: Aduh, Mayoritas Kripto Amblas Hari Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini datang dari pergerakan harga mayoritas kripto yang terpantau seragam pada perdagangan pagi tadi.

Adapun Bitcoin dan kripto teratas lainnya pada hari ini, Selasa (11/10/2022), diketahui kembali bertengger di zona merah setelah sempat menguat awal pekan.

Berikut ini berita kripto hari ini selengkapnya.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Bocah Ngaku “Raja Kripto” Bangkrut Rp529 M

Berita Kripto Hari Ini: Mayoritas Kripto Kembali di Zona Merah

Menurut data Coinmarketcap, seperti dinukil dari Liputan6.com, Selasa pagi, 11 Oktober 2022, Bitcoin (BTC) kembali melemah 1,42% dalam 24 jam dan 2,04% sepekan. Adapun kini, harga kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar itu ada di level USD19.136 per koin atau setara Rp293,1 juta (dengan asumsi kurs Rp15.320 per dolar AS). 

Pada pagi ini, Ethereum (ETH) pun kembali melemah, yakni turun 1,83% dalam 24 jam dan 1,78% dalam sepekan sehingga saat ini harganya di level USD1.293 per koin. Selanjutnya ada Binance coin (BNB) yang juga amblas.

Untuk diketahui, dalam 24 jam terakhir, BNB turun 1,90% dan 4,73% sepekan sehingga BNB pun dibanderol seharga USD272,45 per koin. Cardano pun kembali anjlok pada pagi ini, dengan satu hari terakhir telah anjlok 3,82% dan 4,97% sepekan sehingga harganya di level USD0,4058 per koin.

Sementara itu, Solana (SOL) kembali bertengger di zona merah, dengan sepanjang satu hari terakhir SOL melemah 1,87% dan 2,32% sepekan. Kini, harganya dipatok di level USD32,11 per koin. XRP pun akhirnya kembali melemah setelah sempat menguat beberapa hari terakhir, yakni merosot 6,40% dalam 24 jam terakhir, tetapi masih menguat 8,44% sepekan sehingga kini dibanderol seharga USD0,5003 per koin. 

Di samping itu, koin Meme Dogecoin (DOGE) pun ikut melemah pada perdagangan pagi ini, dengan satu hari terakhir melorot 3,56% dan 0,84% sepekan sehingga DOGE diperdagangkan di level USD0,05975 per token. Adapun Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01% sehingga harga keduanya masih bertahan di level USD1,00

Di lain sisi, Binance USD (BUSD) menguat 0,01% dalam 24 jam terakhir sehingga harganya masih berada di level USD1,00. Untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto dalam 24 jam alami pelemahan ke level USD926,8 miliar, dari sebelumnya di level USD942,6 miliar.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Mayoritas Kripto Kembali Melemah!

Berita Bitcoin Hari Ini — Prospek Kinerja Bitcoin pada Oktober 2022

Sebelumnya, menjelang akhir pekan, pasar kripto telah membuat hati investor agak muram. Pasalnya, pergerakan pasar aset kripto, khususnya Bitcoin, kembali turun dari level psikologisnya di level USD20.000 (sekitar Rp305,8 juta), setelah dua hari berturut berada di atasnya.

Secara keseluruhan, sejumlah aset kripto, utamanya yang berkapitalisasi besar (big cap), melaju lesu ke zona merah pada perdagangan Sabtu lalu. Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, investor mulai menjauhi market kripto setelah beberapa pejabat The Fed kembali angkat suara mengenai kenaikan suku bunga acuan.

Presiden Fed Chicago, Charles Evans dan Presiden Fed Minneapolis, Neel Kashkari, yang sepakat menunda untuk bersikap dovish.

“Penegasan atas sikap hawkish The Fed tersebut memudarkan gairah investor di pasar aset berisiko. Akibatnya, mereka pun menjauh dan berhenti melakukan akumulasi sementara,” ucapnya melalui keterangan tertulis.

Di samping itu, nilai BTC pun terpantau langsung tenggelam setelah pendaftaran klaim bantuan pengangguran di AS meningkat 29.000 pengajuan pada pekan lalu. Data yang mengindikasikan pelemahan ekonomi ini juga langsung melemahkan semangat investor kripto.

Pada saat yang sama, investor juga menanti perilisan data non-farm payrolls (NFP) AS demi mengais sinyal kebijakan moneter The Fed.

berita kripto hari ini

Bitcoin Turun Lagi di Bawah Rp305 Juta

Harga bitcoin (BTC) pun sebelumnya kembali turun di bawah USD 20.000 atau sekitar Rp 305,8 juta setelah rilis laporan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS yang menunjukkan melemahnya pasar tenaga kerja AS.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Sabtu (8/10/2022), kini Bitcoin diperdagangkan di kisaran USD 19.542 (Rp 298,8 juta), turun sekitar 2,11 persen dalam 24 jam terakhir. 

Laporan pekerjaan AS menunjukkan pengusaha AS menambahkan 263.000 pekerjaan pada September, lebih sedikit dari yang diharapkan pasar tetapi masih mencerminkan melemahnya pasar tenaga kerja.

Jumlah pekerjaan mengungkapkan perlambatan signifikan dalam perekrutan dari Agustus, ketika AS menambahkan 315.000 posisi, namun demikian dapat menimbulkan kekhawatiran bagi para gubernur bank sentral yang telah mencoba untuk mendinginkan pasar tenaga kerja yang sangat ketat untuk sebagian besar tahun ini.

Sekian ulasan tentang berita kripto hari ini. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Apa Kabar Bursa Kripto Indonesia?

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Payment Gateway  Gratis Terbaik, Simak di Sini Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Payment gateway adalah penyedia layanan pembayaran dan transaksi online yang membantu proses pembayaran bisnis. Adapun gerbang pembayaran ini bertugas menghubungkan pembeli dengan...

Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA hingga BRI, Intip Kurs-nya

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.673 di perdagangan pasar spot Senin (28/11). Adapun Rupiah melemah 0,39%...

Berita Kripto Hari Ini: FTX Lanjutkan Bayar Gaji Pegawainya

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini mengulas pertukaran/bursa kripto yang bangkrut, yaitu FTX, dan perusahaan afiliasinya. Pada Senin, 28 November 2022, FTX yang sudah...

Modal Usaha UMKM jadi Fokus Amartha Kolaborasi dengan eFishery

JAKARTA, duniafintech.com -  PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) sebagai perusahaan teknologi finansial yang berfokus pada penyaluran modal usaha bagi UMKM, menjalin kolaborasi dengan eFishery. eFishery...

Keunggulan Mekanisme Blockchain, Aman & Transparan!

JAKARTA, duniafintech.com - Keunggulan mekanisme Blockchain tentunya memiliki keamanan yang kuat dan transparan dalam setiap transaksi. Teknologi ini merupakan teknologi pendukung yang diterapkan dalam aset kripto atau...
LANGUAGE