26.7 C
Jakarta
Selasa, 9 Agustus, 2022

Daftar Biaya CT Scan di Rumah Sakit Terlengkap

JAKARTA, duniafintech.com – Besaran biaya CT scan di rumah sakit memang variatif bervariasi, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Adapun faktor-faktor itu terdiri dari rumah sakit, kelas perawatan, dan bagian tubuh yang akan diperiksa. 

Sebagai informasi, CT scan atau Computerized tomography scan merupakan prosedur pemeriksaan medis menggunakan kombinasi teknologi Rontgen (sinar-X) dan komputer. 

Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk melihat kondisi dalam tubuh secara mendalam yang lebih detail dibanding pencitraan X-ray biasa.

CT scan dapat menunjukkan jaringan lunak, pembuluh darah, dan komposisi tulang di berbagai bagian tubuh yang diperiksa. Biasanya, dokter akan merekomendasikan CT scan untuk mengetahui kondisi bagian tubuh tertentu, misalnya CT scan kepala, bahu, tulang belakang, jantung, perut, lutut, dan dada.

Prosedur CT Scan

Jika kamu sudah berkonsultasi dengan dokter serta menyetujui biaya maka selanjutnya dokter akan menjelaskan tahapan CT scan. Berikut ini tahapan dan prosedur CT scan yang perlu diketahui.

  1. Penggunaan zat kontras

Pemeriksaan ini dilakukan menggunakan zat warna khusus di pembuluh darah untuk mendapatkan hasil gambar yang lebih jelas dan membuat perbedaan dengan area di sekitarnya. Berikut ini sejumlah cara untuk memasukkan zat kontras tersebut:

  • Melalui mulut untuk pemeriksaan lambung atau kerongkongan. Cairan kontras akan diminum oleh pasien.
  • Melalui suntikan ke dalam pembuluh darah vena di tangan. Cairan ini akan membantu dokter untuk melihat kantung empedu, saluran kemih, hati, atau pembuluh darah dengan lebih jelas.
  • Melalui dubur (enema) untuk memeriksa bagian usus.
  1. Berpuasa 

Apabila harus menggunakan zat kontras maka kamu wajib berpuasa selama 4—6  jam sebelum menjalani CT scan. Setelah hari CT scan itu tiba, kamu akan diminta melepas pakaian dan aksesoris yang terbuat dari metal, seperti kacamata, perhiasan, dan bahan penambal gigi bisa mengganggu hasil CT scan. Sebagai gantinya, kamu akan diminta memakai baju rumah sakit. 

  1. Masuk ke ruang CT scan

Kalau kamu sudah siap maka petugas akan memandu kamu untuk berbaring di atas meja pemeriksaan yang akan bergerak masuk ke dalam mesin CT scan yang berbentuk seperti terowongan atau donat.

Adapun bantal dan tali pengikat bisa digunakan untuk memastikan pasien berbaring pada posisi yang tepat. Bagi pasien yang melakukan prosedur CT scan kepala, meja akan dipasangi cekungan khusus yang dapat menahan kepala agar posisinya pas.

Baca jugaBiaya Operasi Kanker Payudara, Ditanggung BPJS?

Saat meja bergerak masuk ke dalam mesin CT scan, detektor dan tabung X-ray akan bergerak memutari tubuh pasien. Setiap rotasi ini akan menghasilkan beberapa gambar irisan tipis dari tubuh. 

  1. Berlangsung selama 20—60 menit

Proses tersebut akan berlangsung selama 20—60 menit. Sepanjang tubuh kamu ada di dalam tabung pemeriksaan, kamu akan ditinggal sendirian, tetapi masih bisa berkomunikasi dengan petugas via intercom.

Ketika dilakukan pemeriksaan CT scan, kamu mungkin akan mendengar bunyi berdengung atau seperti ketukan ketika mesin berputar mengelilingi tubuh.  Hasil CT scan akan terlebih dahulu dikirim ke bagian radiologi untuk diperiksa dan disatukan lalu mengirimnya ke dokter yang menangani. 

Penyakit yang Bisa Diperiksa dengan CT Scan

CT scan memang menjadi salah satu pemeriksaan penunjang paling cepat dan paling akurat.   Pemeriksaan ini dianjurkan pada orang dengan kondisi-kondisi sebagai berikut:

  • Pasien yang diduga memiliki tumor atau kanker, untuk memastikan keberadaan, mengukur ukuran, mengindentifikasi lokasi, serta penyebaran tumor secara pasti.
  • Pasien cedera, seperti kecelakaan kendaraan bermotor.
  • Penderita dengan gejala akut, misalnya nyeri perut, sakit dada, atau sesak napas.
  • Seseorang yang membutuhkan pemeriksaan untuk mendeteksi, mendiagnosis, dan menangani penyakit pembuluh darah, seperti emboli paru atau aneurisma aorta.
  • Untuk pemeriksaan limfoma. 
  • Memeriksa Neuroblastoma
  • Pemeriksaan tumor ginjal
  • Pemeriksaan malformasi kongenital jantung, ginjal, dan pembuluh darah
  • Pemeriksaan cystic fibrosis
  • Pemeriksaan komplikasi radang usus buntu dan pneumonia
  • Pemeriksaan inflammatory bowel disease (IBD).

Efek Samping CT Scan

Sekalipun CT scan merupakan prosedur yang aman, tetapi tetap saja ada efek samping yang mungkin akan dirasakan setelah menjalani pemeriksaan ini. Berikut ini beberapa di antaranya.

Baca jugaKelas Standar BPJS Kesehatan, Apa Saja Fasilitas Ruang Inapnya?

  1. Muncul reaksi karena zat kontras

Efek samping pertama, yakni munculnya reaksi tubuh terhadap zat kontras yang digunakan ketika melakukan CT scan. Zat kontras ini dapat memunculkan reaksi alergi berikut ini:

  • Gatal-gatal, ruam, bengkak di kulit
  • Pusing
  • Sembelit
  • Mual atau muntah
  • Kram perut
  • Batuk

Di beberapa kasus, reaksi zat kontras dapat menyebabkan alergi yang cukup parah, misalnya sesak napas, bengkak pada bagian wajah, hingga jantung berdetak kencang.

  1. Terkena paparan sinar radiasi

Berikutnya, efek samping yang mungkin terjadi, yaitu terkena paparan radiasi dari sinar-X saat pemeriksaan CT scan. Akan tetapi, efek samping ini tentunya tidak akan terjadi pada seseorang yang menjalani CT scan sesekali saja.

Maka dari itu, kamu wajib memberi tahu dokter terkait kondisi tubuh kamu, obat apa yang diminum, dan riwayat penyakit untuk meminimalisir efek samping CT scan. Dokter tentunya akan meresepkan beberapa obat, seperti antihistamin atau kortikosteroid, untuk meminimalisasi efek samping yang akan kamu rasakan.

Biaya CT Scan

Biaya CT Scan di Rumah Sakit

Sebagaimana disinggung di atas, biayanya di setiap rumah sakit tentunya akan berbeda-beda, yang bergantung pada pemeriksaan hingga fasilitas yang digunakan. Berikut ini gambaran biayanya di rumah sakit milik negera dan rumah sakit swasta yang ada di Indonesia.

  1. Rumah Sakit Milik Negara 

Sejatinya, pemerintah sudah menetapkan standar biaya CT scan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 178/PMK.05/2020. Aturan ini berlaku di rumah sakit milik negara. Aturan standar biayanya dari pemerintah mulai dari CT scan non kontras hingga CT scan lain-lain adalah sebagai berikut:

  • CT Scan Non-kontras: Rp1.300.000—Rp2.200.000 per tindakan.
  • CT Scan Kontras: Rp1.350.000—Rp3.850.000 per tindakan.
  • CT Scan Angiography (dengan zat kontras): Rp2.750.000—Rp 8.250.000 per tindakan.
  • CT Scan 3 Dimensi: Rp1.100.000—Rp1.750.000 per tindakan.
  • CT Scan Guided Biopsy: 1.350.000—Rp1.450.000 per tindakan.
  • CT Scan Cardiac: Rp 1.350.000—Rp3.500.000 per tindakan.
  • CT Scan Lain-Lain: Rp 1.350.000—Rp3.300.000 per tindakan.
  1. Rumah Sakit Swasta Indonesia 

Di rumah sakit swasta, umumnya, biayanya hanya untuk sekali konsultasi, tidak termasuk tindakan dan lain sebagainya. Inilah daftarnya:

  • RS Medika Dramaga Bogor: Rp605.000
  • RS Islam Yogyakarta PDHI: Rp641.000
  • RSOP Ciamis: Rp800.000
  • RS Amanah Umat Purworejo: Rp960.000
  • Rumah Sakit Bunda Margonda Depok: Rp1.134.000
  • RS Bhakti Husada Purwakarta: Rp1.200.000
  • Eka Hospital Pekanbaru: Rp1.210.000
  • Rumah Sakit Edelweiss Bandung: Rp1.230.000
  • RS Insan Permata Tangerang Selatan: Rp1.255.000
  • RS Anna Pekayon Bekasi: Rp1.375.000
  • Siloam Hospitals Bogor: Rp1.394.000
  • Mitra Keluarga Kemayoran: Rp1.750.000
  • Rumah Sakit PELNI Jakarta Barat: Rp1.955.000
  • Rumah Sakit Premier Surabaya: Rp2.300.000
  • Columbia Asia Hospital Medan: Rp2.390.919
  • Rumah Sakit Premier Bintaro: Rp3.035.000
  • MRCCC Siloam Hospitals Semanggi: Rp3.130.000
  • Columbia Asia Hospital Pulomas, Jakarta: Rp4.407.495

Apakah CT Scan Bisa Dicover BPJS?

Lantas, apakah CT scan akan dicover oleh BPJS? Jawabannya, bisa. Untuk diketahui, BPJS Kesehatan akan menanggung biaya pemeriksaan CT scan sesuai dengan rujukan dari dokter. 

Di samping itu, kalau hasil CT scan meunjukkan bahwa kamu harus menjalani perawatan maka biayanya juga akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Baca juga: Berapa Harga Mobil Vellfire? Intip Yuk!

 

 

 

Penulis: Kontributor/Boy Riza Utama

Admin: Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Profil Asuransi Mobil BESS hingga Daftar Bengkel Rekanannya

JAKARTA, duniafitech.com – Asuransi Mobil BESS atau BESS Car Insurance merupakan salah satu perusahaan asuransi kendaraan terbaik dan populer di Indonesia. Sebagai informasi, perusahaan ini...

Harus Cepat Dihindari, Inilah Bahaya FOMO Bagi Trader Kripto

JAKARTA, duniafintech.com - Bahaya FOMO bagi trader kripto merupakan istilah rasa ketakutan yang berlebihan akan suatu hal.  FOMO atau Fear Of Missing Out adalah rasa...

Mudah! Begini Cara Top Up OVO lewat Bank Bukopin via Wokee

JAKARTA, duniafintech.com – Mau tahu cara top up OVO lewat Bank Bukopin? Pada dasarnya, caranya  sebenarnya sangat gampang kok untuk kamu lakukan. Seperti diketahui, belakangan...

Luhut: Kita Salah Satu Negara yang Punya Utang Terkecil di Dunia

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Letnan Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan buka-bukaan soal utang pemerintah Indonesia yang sudah menembus...

Tol Serang-Panimbang Pakai Utang China, Luhut: Jangan Mubazir!

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melakukan...
LANGUAGE