33 C
Jakarta
Rabu, 8 Juli, 2020

Bityard Hadir di Pasar Indonesia, Apakah Trading Semakin Mudah untuk Pemula?

DuniaFintech.com – Bityard merupakan platform trading kontrak aset kripto yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2019. Bursa aset kripto asal Singapura ini mengatakan, bahwa trading Bitcoin zaman now kini semakin mudah. Seperti yang kita ketahui, mayoritas bursa di pasaran lebih menyasar trader berpengalaman. Untuk itu, perusahaan ini merambah pasar aset kripto sebagai platform yang ‘ramah pemula’. Platform yang berkantor pusat di Singapura ini menjanjikan proses trading yang simpel bagi pemula.

Apakah Bityard terbukti memudahkan trading untuk pemula? Berikut ulasannya.

Dengan tagline “Complex Contract, Simplified Trading”, platform ini memberikan kemudahan sejak awal pendaftaran. Pendaftaran hanya membutuhkan alamat e-mail atau nomor telepon. Kemudian, mereka bisa langsung menggunakan akunnya dalam waktu 30 detik. Mereka juga tidak perlu melewati proses verifikasi know-your-customer (KYC).

Baca juga :

Untuk mulai trading, cukup setor aset kripto dengan memindai kode QR atau memasukkan alamat deposit pada dompet kripto. Jumlah opsi yang ditawarkan melebihi bursa trading kontrak pada umumnya. Pemula yang sama sekali belum memiliki aset kripto juga dapat bertransaksi di Bityard karena ada demo mode bagi pemula untuk belajar sebelum terjun ke kontrak trading sebenarnya. Kini di Indonesia, Anda juga dapat langsung melakukan deposit menggunakan mata uang fiat Rupiah loh.

Platform ini juga ramah pengguna. Setelah terdaftar, pengguna akan mendapatkan akses penuh ke layanan Bityard. Platform ini cukup simpel dan ramah pengguna baik dari segi tampilan maupun pengalaman bertransaksi secara keseluruhan. Selain itu, Bityard telah mempersiapkan ‘jaring pengaman’ bagi pemula ketika mencoba bertransaksi di pasar kripto yang cenderung sangat fluktuatif.Berkat fitur stop loss, order akan secara otomatis ditutup jika kerugian mencapai 90% dari margin. Begitu pula dengan take profit yang akan otomatis menutup order jika sudah meraup keuntungan sebesar 300% dari margin.

Dari segi keamanan, keamanan penarikan aset dijaga ketat dengan otentikasi dua faktor (2FA) dan beberapa penandatanganan luring. Ini dikarenakan aset kripto pengguna Bityard disimpan dalam cold storage atau dompet aset berwujud fisik agar aman dari peretas.

(DuniaFintech/ Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Permudah Transaksi, Paper.id Sediakan Pembayaran via Tokopedia

DuniaFintech.com - Permudah pelaku usaha, Paper.id jadi software invoice pertama yang menyediakan pembayaran via Tokopedia. Dengan mengusung komitmen untuk membantu kemajuan para...

Naik 27% Selama 2020, Bitcoin Kalahkan Emas dan Perak

DuniaFintech.com – Di tengah pandemi yang sedang berlangsung, bitcoin kalahkan emas dan perak dengan berhasil naik 27% selama 2020. Perhatian investor di berbagai...

Pemerintah Afghanistan Manfaatkan Blockchain Deteksi Obat Palsu

DuniaFintech.com - Kementerian Kesehatan Afghanistan mengajak beberapa perusahaan farmasi lokal menggunakan blockchain untuk memerangi peredaran obat-obatan palsu. Pengembang blockchain yang terlibat dalam proyek...

Sejumlah Perusahaan Pinjaman Online Tetap Jaga TKB90 Meski Pandemi

DuniaFintech.com - Ketua Bidang Humas dan Kelembagaan AFPI, Tumbur Pardede mengatakan, bahwa mayoritas perusahaan pinjaman online tetap jaga TKB90. Tidak dapat dipungkiri, pandemic...

Raup Untung Besar Investasi di P2P Lending, Return Profit Hingga 20%

DuniaFintech.com - Peer-to-Peer Lending atau P2P Lending muncul sebagai alternatif pendanaan online yang menjadi keunggulan saat ini. Tentunya, kemunculannya bukanlah tanpa alasan. Manfaat yang ditawarkan...
LANGUAGE