28.3 C
Jakarta
Selasa, 4 Agustus, 2020

Jaringan Blockchain MIT Proses Transaksi Kripto 4 Kali Lebih Cepat

duniafintech.com – Peneliti MIT telah mengembangkan skema rute transaksi yang lebih efisien yang disebut “Spider” yang mereka katakan dapat mempercepat pergerakan mata uang digital empat kali lipat.

Kolaborasi industri, konsorsium, dan vendor telah berupaya mengatasi masalah untuk meningkatkan skala transaksi kripto berbasis Blockchain, baik dalam hal ukuran maupun efisiensi. 

Jika langkah MIT ini berhasil, maka mata uang digital dapat menyaingi perbankan tradisional dan bahkan membuat kartu kredit menjadi tidak berguna, karena rekening bank dan kredit seseorang akan terikat pada infrastruktur kunci publik yang tidak bisa dikendalikan oleh bank.

Meskipun adopsi dan penggunaan kripto aset semakin berkembang, kemampuan untuk melakukan pembayaran cepat dengan skala menggunakan Blockchain tetap menjadi tantangan. Para peneliti MIT berencana untuk menyajikan rincian lebih lanjut tentang teknologi di Simposium USENIX tentang Desain dan Implementasi Sistem Jaringan pada akhir Februari ini.

Baca juga: 

Jaringan kripto aset saat ini hanya memungkinkan sejumlah kecil data per blok dan membutuhkan beberapa menit untuk memproses setiap transaksi. Misalnya, Bitcoin ledger rata-rata menghasilkan antara 3,3 dan 7 transaksi per detik (TPS), sementara Ethereum mencapai antara 10 hingga 30 TPS. Sebagai perbandingan, jaringan Visa memproses sekitar 1.700 transaksi per detik (TPS) rata-rata – dan bahkan lebih banyak lagi saat peak load (beban puncak/tingkat transaksi sedang tinggi)

Meskipun terbuka dan efisien karena transaksi dalam teknologi buku besar yang didistribusikan secara peer-to-peer dapat dilihat secara real time, masalah kinerja Blockchain adalah sesuatu yang masih harus diselesaikan. 

Skema Routing Spider MIT

Skema routing Spider mengemas transaksi dan menggunakan protokol transport multi-jalur untuk mencapai high-throughput routing di PCN (payment channel network). ‘Pengemasan’ ini memungkinkan Spider untuk menyelesaikan bahkan transaksi besar pada saluran pembayaran berkapasitas rendah seiring waktu, sementara protokol kontrol kemacetan multi-jalur memastikan penggunaan seimbang saluran dan keadilan lintas aliran. Informasi ini disampaikan oleh para peneliti melalui makalah mereka.

Pada akhirnya, semakin seimbang rute PCN, semakin kecil kapasitas yang dibutuhkan. artinya, dana yang dikirimkan ke semua rekening akan sampai dalam waktu yang lebih cepat.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pengguna Spotify Meningkat Drastis di Kuartal 2 2020

DuniaFintech.com - Platform digital streaming musik dan hiburan, Spotify mendapatkan peningkatan pengguna, atau monthly active user sebanyak 299 juta. Hal tersebut disampaikan...

Mencari Pinjaman Bulanan Online? Ini Rekomendasi Aplikasi Pinjaman Online Terpercaya

DuniaFintech.com - Apakah Anda mengalami kesulitan untuk mencari pinjaman bulanan online? Berikut rekomendasi bagi Anda yang mencari pinjaman bulanan online terpercaya

Sukses tapi Sederhana, 5 Tips Kaya Raya ala Mark Zuckerberg ini Bisa Anda Contek

DuniaFintech.com - Sosok ini dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Tentu semua berpikir, dia bisa membeli apapun dengan kekayaan yang...

Perkembangan Fintech Lending Pesat Buat Pegadaian Siapkan Digital Lending

DuniaFintech.com - Perkembangan fintech lending di masyarakat kian pesat. Perkembangan fintech lending tersebut pun dilihat sebagai peluang besar bagi PT Pegadaian. Oleh...

Akulaku Ambil Langkah Restrukturisasi Kredit Rp47,3 Miliar Saat Pandemi

DuniaFintech.com - Perusahaan Fintech Akulaku ambil langkah restrukturisasi bagi 13.876 debitur dengan total pinjaman Rp47,3 miliar per Juli 2020. Langkah tersebut diambil...
LANGUAGE