25.2 C
Jakarta
Jumat, 14 Agustus, 2020

BukaGlobal Dari Bukalapak Melirik Dompet Digital?

duniafintech.com – Unicorn penyedia layanan pasar daring asal Indonesia besutan Achmad Zaky dan Fajrin Rasyid, Bukalapak tengah meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan bisnisnya ke luar negeri dengan berbagai macam inovasi. Salah satunya dengan merilis fitur baru pada aplikasinya, yang bernama BukaGlobal.

Baca juga : Tidak Mau Kalah dari Fintech, Bank Mulai Rilis Aplikasi Pinjaman Online

Dalam fitur BukaGlobal, konsumen di pasar global dapat memesan produk pelaku usaha kecil melalui aplikasi Bukalapak.

Fitur ini akan menghubungkan lebih dari 4 juta pelapak Indonesia dengan konsumen di pasar global, termasuk diaspora Indonesia di luar negeri.

Fitur BukaGlobal sudah dapat dinikmati para konsumen mulai dari tanggal 20 Mei 2019 kemarin yang tinggal di Singapura, Malaysia, Hongkong, Taiwan dan Brunei Darussalam, dan diharapkan akan terus berkembang kedepannya.

Saat ini BukaGlobal melayani pengiriman barang mulai dari 0.5kg dengan tarif bervariasi dan estimasi waktu pengiriman selama 6 – 11 hari yang disesuaikan dengan pilihan destinasi tujuan konsumen.

Baca juga : Bitcoin Telah Melambung di Atas Nilai Intrinsik, Klaim JPMorgan

Sebagai perusahaan teknologi yang telah membantu memajukan usaha kecil dan menengah Indonesia, Bukalapak melihat potensi ekspor mereka yang dapat bersaing di pasar global. Hal ini didasari dengan melihat kontribusi yang cukup signifikan dari para pelaku usaha kecil dan menengah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di tahun 2018, yaitu sekitar 60% dan diperkirakan akan terus meningkat di sepanjang tahun 2019.

Bukalapak pun berencana mengembangkan sistem pembayaran BukaGlobal demi mempermudah transaksi antarnegara. Tidak menutup kemungkinan, platform ini juga akan melirik dompet digital.

Saat ini pembayaran yang dibuka untuk fitur BukaGlobal hanya kartu kredit, kartu debit, dan collection point yang disediakan oleh agen lokal. Namun, kini mereka tengah menjajaki kerja sama dengan beberapa perusahaan untuk memberikan pilihan pembayaran yang lebih variatif.

Selain sistem pembayaran, Bukalapak terus mengembangkan berbagai elemen penunjang fitur BukaGlobal termasuk urusan bahasa. Saat ini fitur BukaGlobal hadir dalam bahasa Indonesia, tapi ke depannya akan disesuaikan dengan bahasa negara pengakses atau paling tidak berbahasa Inggris.

Baca juga : Bunga Fintech Lebih Tinggi dari Bank? Inilah Pendapat OJK!

— Dinda Luvita —

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

4 Kebijakan Pinjaman Karyawan Jika Hendak Ajukan Kredit di P2P Lending? Simak Disini

DuniaFintech.com - Meningkatnya kebutuhan sehari-hari ini tidak diimbangi dengan kenaikan pendapatan bulanan alias gaji di kantor. Maka dari itu, mau tak mau...

IBM Rencana Kenalkan Manfaat DeFi Kepada Bank

DuniaFintech.com - Salah satu korporasi teknologi dan piranti lunak terbesar di dunia, International Business Machines (IBM) berencana untuk mengenalkan sistem desentralisasi keuangan,...

Ini Dia Industri yang Berpotensi Tumbuh Lewat Digitalisasi

DuniaFintech.com - Hantaman pandemi COVID-19 membuat setiap pelaku industri harus melakukan perubahan dalam mengelolanya. Terbatasnya aktivitas di masa pandemi, mau tidak mau...

Fintech Ilegal 2020, Berikut Daftar Perusahaannya

DuniaFintech.com - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan kembali fintech ilegal dari segmen peer to peer (P2P) lending sebanyak 105...

Peluang Usaha dengan Bisnis Untung 200 Ribu per Hari, Ini Pilihannya

DuniaFintech.com - bisnis untung 200 ribu per hari kini bisa didapatkan dengan mudah. Kebanyakan orang saat akan memulai bisnis langsung memiliki keinginan...
LANGUAGE