29.5 C
Jakarta
Minggu, 29 Mei, 2022

BukuKas, Solusi UMKM Mengelola Keuangan Secara Digital

DuniaFintech.com – BukuKas merupakan salah satu langkah solusi untuk para pelaku UMKM melakukan digitalisasi bisnis. Di zaman serba digital ini, pertumbuhan UMKM sebagai sektor penting yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional dinilai belum optimal, sehingga dilakukan berbagai upaya oleh pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Salah satu upayanya adalah mendorong para pelaku UMKM ini untuk bisa go online dengan memanfaatkan internet, termasuk penggunaan aplikasi digital, untuk mengembangkan bisnis mereka. Pandangan optimis dari banyak pihak meyakini bahwa produk-produk UMKM lokal bisa berjaya di pasar global. Tetapi, jumlah UMKM yang sudah go online saat ini masih relatif sedikit dibandingkan dengan jumlah keseluruhannya.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), dari sekitar 60 juta UMKM yang ada di seluruh Indonesia, baru sekitar 9.4 juta UMKM yang sudah go online. Tentunya, hal ini masih menjadi PR besar bagi Pemerintah RI untuk mendukung perkembangan sektor ini ke ranah digital. Sebenarnya kini sudah banyak startup yang menawarkan beragam solusi untuk berbagai kebutuhan UMKM. Salah satu startup tersebut adalah BukuKas.

Baca Juga:

Didirikan pada akhir tahun 2019 oleh Krishnan M. Menon dan rekannya Lorenzo Peracchione, BukuKas merupakan startup yang menyediakan solusi berupa aplikasi mobile untuk pengelolaan keuangan secara digital bagi para pelaku UMKM. Sebelum meluncurkan aplikasi ini, dilakukan riset dengan mewawancara ribuan UMKM di Indonesia untuk memahami pain point (masalah) yang ada.

“Ternyata yang paling menyulitkan para UMKM ini adalah bagaimana mereka dalam mengatur uang, serta memahami arus laba dan rugi. Para UMKM ini bisa sangat diuntungkan dengan mendigitalisasikan keuangan mereka,” ujar Krishnan M. Menon selaku CEO dan Founder BukuKas.

Menon menambahkan, aplikasi ini memungkinkan UMKM untuk dapat mengirim pesan pengingat pembayaran lewat WhatsApp kepada para pelanggan mereka ketika kredit jatuh tempo agar pelunasan dapat dilakukan tepat waktu. Selain itu, pelaku UMKM dapat menghemat 40 menit setiap harinya dan Rp76.000 setiap bulannya, menghindarkan mereka dari proses kalkulasi manual, serta penyelarasan saldo yang merepotkan.

Sampai saat ini, aplikasi ini tercatat telah membantu lebih dari 250,000 UMKM untuk dapat melakukan pengelolaan dan pemantauan keuangan usaha mereka secara mudah dan praktis melalui smartphone mereka dimanapun dan kapanpun.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pembatalan Polis Asuransi Mobil: Prosedur dan Risikonya

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnya, pembatalan polis asuransi mobil merupakan cara menyelesaikan polis asuransi mobil yang masih dalam masa pertanggungan. Dalam arti, belum satu...

Baik Online Maupun Offline, Begini Cara Bayar Mandiri Virtual Account

JAKARTA, duniafintech.com – Pengertian Mandiri virtual account adalah metode pembayaran dari Bank Mandiri untuk bertransaksi di e-commerce atau aplikasi belanja online dengan menggunakan nomor...

2.290 Calon Jemaah Haji Riau Siap Berangkat ke Tanah Suci Awal Juni 2022

JAKARTA, duniafintech.com - Sebanyak 2.290 orang calon jemaah haji dari Provinsi Riau siap berangkat ke Tanah Suci. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau...

Investasi Bodong Minyak Goreng, Emak Asal Ponorogo ini Masuk Penjara 4 Tahun

JAKARTA, duniafintech.com - EV (30) warga Desa Munggung, Kecamatan Pulung, Ponorogo, diamankan Satreskrim Polres Ponorogo usai melakukan penipuan investasi bodong, dengan kedok jual minyak...

Indonesia Masuk Jebakan Utang dari China?, Ini Jawaban Luhut..

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait anggapan bahwa Indonesia telah terperangkap jebakan utang...
LANGUAGE