25 C
Jakarta
Kamis, 6 Oktober, 2022

Cara Beli Saham Online: Tips Hingga Rekomendasi Aplikasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara beli saham online itu sangat mudah. Lewat investasi saham, Anda dapat mencari cuan untuk penghasilan tambahan. 

Bagi anda yang merupakan investor pula, cara beli saham online ini sangat bermanfaat untuk dipelajari. Umumnya, investor baru pasti kebingungan dengan cara maupun tips dalam investasi di pasar modal ini. 

Lantas bagaimana cara beli saham online tersebut? Mari kita simak ulasannya. Berikut juga dirangkum aplikasi yang menyediakan investasi saham secara online. Disimak yuk. 

Tips dan Cara Beli Saham Online

Berkat kemajuan teknologi saat ini, semuanya jadi cukup mudah dan terjangkau. Berikut ini cara beli saham online yang mudah, di antaranya:

1. Cara beli saham online dengan memilih pialang atau broker saham

Saat memulai untuk investasi saham, Anda harus memilih dan menentukan pialang atau broker saham. Pialang atau broker saham ini adalah pihak yang memiliki peran sebagai penghubung dan perantara antara pasar modal dan kamu sebagai investor. Pialang ini bisa merupakan sebuah perusahaan, tapi bisa juga seorang individu. 

Baca juga: Cara Investsi Saham Buat Pemula, Berikut Langkah Sederhananya

Selain menghubungkan kamu dengan pasar modal, pialang atau broker juga harus bertanggung jawab atas segala pembelian dan penjualan saham yang kamu lakukan sebagai investor. Mereka juga bertugas membantu kamu dalam menganalisis pasar modalnya. 

2. Cara beli saham online dengan mendaftar RDN dan mengunduh aplikasi

Untuk beli saham secara online ini, kamu harus mendaftar dan membuka rekening saham terlebih dulu pada perusahaan pialang atau perusahaan sekuritas. 

Rekening di sini bukan rekening seperti pada tabungan, tapi merupakan Rekening Dana Nasabah (RDN) yang dikhususkan untuk menyimpan modal dalam transaksi jual beli saham tersebut. 

3. Lakukan setoran modal awal

Namanya investasi, tentu saja butuh modal juga ya. Saham juga membutuhkan modal pastinya. Nah, besaran modal bisa berbeda-beda, tergantung pada perusahaan sekuritas yang kamu pilih ya. 

Ada yang cukup dengan modal hanya Rp 100 ribu, tapi ada juga yang butuh modal awal jutaan rupiah. Pilihlah sesuai kemampuan dan kebutuhan kamu dalam berinvestasi saham ini. 

4. Mulailah bertransaksi

Setelah kamu menyetor modalmu itu, kamu bisa mulai melakukan transaksi jual beli saham. Nantinya, kamu harus membayar biaya tertentu dengan tarif yang berbeda-beda antar pialang atau perusahaan sekuritas. 

Nantinya kamu akan menemukan istilah seperti lot, akuisisi, buyback, capital gain dan lain sebagainya. 

Cara Beli Saham Online

Rekomendasi Aplikasi Investasi Saham Populer– Cara Beli Saham Online

Dalam berinvestasi saham, harus ada pialang atau perusahaan penyedianya. Nah dalam hal ini, ada beberapa rekomendasi aplikasi untuk investasi saham yang kami berikan sebagai cara mudah beli saham online. Di antaranya:

1. Bibit

Tak hanya mudah untuk digunakan, aplikasi Bibit juga memiliki fitur AI bernama Robo Advisor. Fitur tersebut bisa memberikan rekomendasi dan menyesuaikan pola investasi berdasarkan umur, penghasilan, level risiko, dan target tujuan hidup sang investor tersebut. 

2. Bareksa

Tak hanya reksa dana, aplikasi ini juga menyediakan pilihan investasi lain seperti obligasi ya. 

Nah, sebelum kamu membeli produk investasi yang ada, Bareksa akan melakukan simulasi pergerakan dana untuk setiap produk terkait. Jadi, Anda pun bisa memperkirakan untung-rugi yang akan didapatkankan.

3. E-mas

Menurut survei DSResearch bertajuk Fintech Report 2020 ‘Maintaining Growth during Pandemic’, E-mas menempati peringkat kedua used platform terbanyak. Aplikasi E-mas sendiri mirip dengan platform Tanamduit yang mengakomodasi investasi reksa dana, surat berharga negara (SBN), hingga asuransi daring, dan saham online tersebut.

4. Tanamduit

Tanamduit menyediakan beragam pilihan instrumen investasi, mulai dari reksa dana, surat berharga negara (SBN) hingga asuransi daring seperti asuransi kesehatan dan asuransi smartphone. 

Baca juga: Jangan Sampai Keliru, Begini Perbedaan Crypto dan Saham

Tidak cuma itu, Tanamduit juga menyediakan konten edukasi untuk menambah pemahaman para investor serta fitur One View Portofolio yang memungkinkan penggunanya untuk memantau pergerakan investasi.

5. Ajaib

Ajaib memungkinkan para pengguna untuk berinvestasi mulai dari Rp 10.000. Adapun produk yang ditawarkan meliputi saham dan reksa dana. Menariknya, Anda tak perlu kebingungan saat berinvestasi di Ajaib itu. Pasalnya akan ada panduan serta rekomendasi produk apa yang sesuai dan paling menguntungkan bagi kondisi keuanganmu. 

6. Pluang

Lewat aplikasi ini, Anda bisa berinvestasi dengan cara melakukan top-up dana dari berbagai bank dan layanan GoPay. Tak hanya reksa dana, Anda juga bisa berinvestasi emas dan bahkan aset kripto lho. Nah, untuk produk emas sendiri, nantinya ia bisa dicetak dan bersertifikat Antam ya. 

7. BCAS BEST Mobile

BCAS BEST Mobile adalah aplikasi investasi saham dari PT BCA Sekuritas. Ia memiliki fitur Quick Order yang bisa memudahkan para investor transaksi jual-beli saham secara cepat dan tepat. 

8. OVO

Invest Untuk berinvestasi di sini, Anda hanya perlu modal awal sebesar Rp 10.000 saja. Hanya saja, layanan ini hanya bisa digunakan oleh pengguna OVO Premier yang telah terdaftar menggunakan e-KTP dan melakukan registrasi untuk membuka rekening OVO Invest ya. 

9. Stockbit

Tidak hanya memungkinkan investor untuk bertransaksi jual-beli saham saja, Stockbit juga memiliki fitur Komunitas Online yang bisa dijadikan tempat diskusi tentang investasi bersama trader. Untuk keamanannya sendiri, aplikasi ini dilengkapi dengan fitur Touch ID. 

10. IpotFund

IPOTFund adalah aplikasi investasi reksa dana yang dikembangkan oleh PT Indo Premier Sekuritas. Aplikasi ini telah bekerja sama dengan 42 manajer investasi dan menawarkan 259 produk reksa dana tersebut. 

Itulah informasi seputar cara beli saham online dan beberapa rekomendasi aplikasinya yang wajib kamu pahami. Semoga informasi tersebut bermanfaat bagi Anda.

Baca juga: Belajar Yuk! Ini Tips Penting dan Cara Invstasi Saham yang Tepat

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Asuransi Online Terbaik – Tips Jaga Diri Kala Pancaroba Datang

JAKARTA, duniafintech.com - Asuransi online terbaik menjadi salah satu solusi memproteksi diri kala musim pancaroba datang kerap membawa penyakit. Perubahan cuaca dan suhu udara di...

Masyarakat Digital Perempuan, Pemuda dan UMKM jadi Fokus Pemerintah

JAKARTA, duniafintech.com - Masyarakat Digital Perempuan, Pemuda dan UMKM, jadi fokus pemerintah untuk memacu peningkatan produktivitasnya. Bank Indonesia menyampaikan dalam acara perhelatan internasional Presidensi G20,...

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA dan BRI, Cek di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, Rabu (5/10/2022), menurut kurs yang tersedia, menguat pada level Rp 15.248 di perdagangan pasar spot. Adapun rupiah...

Pertumbuhan Investor Pasar Modal Asal Sumatera Utara Meningkat 30,41 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Pertumbuhan investor pasar modal Provinsi Sumatera Utara, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai  memiliki potensi. Terbukti, investor pasar modal Provinsi Sumatera Utara...

Berita Bitcoin Hari Ini: Wuih, Bitcoin Kembali ke US$20.000!

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini datang dengan kabar menggembirakan. Pasalnya, Bitcoin kembali menyentuh level US$20.000. Sebagai informasi, harga mayoritas kripto utama kembali pada...
LANGUAGE