32.3 C
Jakarta
Senin, 27 Mei, 2024

Cara Investasi Bitcoin untuk Pemula dan Rekomendasi Platform-nya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi Bitcoin untuk pemula akan sangat wajib dipahami oleh seorang investor pemula di dunia aset kripto.

Investasi mata uang kripto, di antaranya Bitcoin, memang tengah naik daun.  Sejalan bertambahnya waktu, keberadaan Bitcoin juga terasa kian populer.

Di Indonesia, Bitcoin dan mayoritas kripto lainnya saat ini sudah mendapat lampu hijau dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sebagai instrumen investasi yang sah di Indonesia.

Maka dari itu, kian banyak pula orang yang mulai berinvestasi di aset yang satu ini, mulai dari kecil-kecilan bahkan hingga mencapai lebih dari ratusan juta rupiah.

Ingin tahu caranya? Berikut ini ulasan selengkapnya, seperti dinukil dari Katadata.co.id.

Baca juga: Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Loyo Lagi, Simak Daftar Harganya

Cara Investasi Bitcoin: Alasan di Balik Kepopuleran Bitcoin

  1. Harganya bisa meningkat cukup drastis. Hanya dalam waktu hitungan bulan, nilainya bisa menembus all-time high yang baru. Harga Bitcoin pernah naik hingga 354% pada tahun 2020 yang membuatnya bisa mengalahkan return aset keuangan lainnya;
  2. Dapat dijadikan sebagai alat pembayaran di,beberapa transaksi digital meskipun belum banyak;
  3. PayPal, yang juga merupakan alat pembayaran transaksi online terbesar di dunia, sudah menerima pembayaran dengan Bitcoin;
  4. Pengguna PayPal dapat menyimpan dan melakukan transaksi dengan Bitcoin di PayPal;
  5. Dapat digunakan sebagai alat pembayaran jual-beli online untuk beberapa e-commerce internasional atau luar negeri, seperti eBay dan Amazon;
  6. Terjamin legal dan aman. Hal itu karena sudah ada kepastian hukum soal diperbolehkannya perdagangan Bitcoin di Indonesia membuat investasi di aset kripto ini menjadi lebih aman secara regulasi.

Tips Terkait Cara Investasi Bitcoin

  1. Cari tahu informasi seputar investasi bitcoin;
  2. Kenali kondisi pasar bitcoin;
  3. Telusuri berbagai teknik analisis investasi bitcoin;
  4. Tambang bitcoin sendiri;
  5. Lindungi bitcoin;
  6. Simpan bitcoin dalam waktu lama;
  7. Tak ada investasi bitcoin yang dilakukan secara gratis.

Cara Investasi Bitcoin untuk Pemula

1. Mendaftar dan Membuka Akun di Exchange

Syarat pertama memulai investasi Bitcoin, yakni dengan membuka akun di exchange. 

Bitcoin exchange atau bursa Bitcoin adalah sebutan bagi perusahaan penyedia tempat khusus yang digunakan para investor dari berbagai negara untuk menukarkan Bitcoin dengan mata uang fiat (dolar, euro, yuan, rupiah, dll). 

Adapun pendaftaran akun exchange dilakukan secara online melalui aplikasi maupun website.

Untuk aplikasi, kamu bisa mengunduhnya di google play store atau apple store. 

Bitcoin sendiri memang tidak memiliki perusahaan resmi yang khusus menjual aset kripto.

Penyebabnya, Bitcoin adalah teknologi sumber terbuka, tetapi ada beberapa pertukaran berbeda yang memfasilitasi transaksi Bitcoin. Nah, pertukaran ini merupakan perantara investasi cryptocurrency.

2. Mendapatkan Verifikasi KYC (know Your Customer) sebagai Cara Investasi Bitcoin

Jika sudah membuka akun di exchange maka untuk bisa segera bertransaksi, kamu harus mendapat verifikasi KYC.

Verifikasi tersebut bertujuan untuk melindungi setiap peserta di exchange dan memastikan kebijakan AML (anti money laundering) berjalan dengan semestinya.

Proses verifikasi KYC ini biasanya terdiri atas, unggah foto KTP asli dengan jelas, mengisi data pribadi, dan mengunggah selfie tanpa atribut wajah, seperti topi atau kacamata.

Data itu nantinya akan diproses setidaknya dalam jangka waktu 1 hari jam kerja.  Pastikan data yang kamu berikan benar dan akurat.

3. Melakukan Deposit

Kalau mau melakukan transaksi Bitcoin maka kamu mesti melakukan deposit rupiah ke rekening yang sudah ditentukan.

Setoran minimum exchange biasanya ada di kisaran Rp30.000—50.000. Meski demikian, juga ada sejumlah exchange yang meminta deposit minimum dengan harga yang lebih tinggi.

Cara deposit yang ditawarkan exchange, di antaranya via transfer bank (rekening dan Virtual Account), e-wallet, PPOB, kartu kredit, dan juga kartu debit.

Deposit juga bisa dilakukan dalam bentuk koin, baik Bitcoin, Ethereum, dan jenis lainnya.

Baca juga: Game Penghasil Bitcoin Android 2023, Wajib Coba Nih!

Kamu bisa melihat daftar koin yang diterima sebagai deposit pada exchange tempatmu membuka akun.

Nantinya, exchange akan mengeluarkan “alamat” wallet untuk mengirimkan koin dari exchange lain.

Cara Investasi Bitcoin

4. Menentukan Pair Aset Kripto sebagai Cara Investasi Bitcoin

Sudah ingin memulai transaksi? Sebelumnya, kamu mesti memilih pair atau pasangan yang ingin ditradingkan.

Untuk pair paling populer, antara lain, Bitcoin terhadap Rupiah atau berapa harga Bitcoin dalam Rupiah.

Sebagai informasi, pair ini mirip seperti membeli valas, US$ to IDR, berapa rupiah harga 1 dolar.

5. Mulai Lakukan Transaksi Beli-Jual

Setelah menentukan pair yang ingin diperjualbelikan, kamu pun bisa membuat order-nya dengan memasukkan harga dan jumlah Bitcoin yang mau dibeli.

Kemudian, akan muncul jumlah rupiah yang dibutuhkan. Pilih jenis order, taker atau maker.

Kalau memilih taker maka order akan langsung dilakukan di saat itu juga sesuai dengan harga pasar.

Adapun jumlah kepemilikan Bitcoin akan segera diperbaharui dan jumlah deposit rupiah akan berkurang sesuai jumlah pembelian.

Jika memilih maker maka order tidak langsung terjadi atau ditunda hingga match pada harga yang diinginkan.

Nah, selama belum terjadi match, order akan menunggu di “order book”. Adapun satuan jumlah beli dan jual Bitcoin bisa mencapai delapan digit di belakang koma, yakni 0.00000001 BTC, jadi kamu bisa mulai bertransaksi dengan angka kecil.

Proses penjualan Bitcoin pun tidak jauh berbeda dengan proses pembeliannya. Bedanya, setelah eksekusi berhasil, deposit rupiah bertambah dan kepemilikan Bitcoin berkurang.

Beberapa koin berharga ribuan dolar, tapi pertukaran sering memungkinkan membeli pecahan dari satu koin. Karena itu, kamu dapat melakukan investasi mulai dari US$ 25 dolar.

Jangan lupa untuk menentukan toleransi risiko dan strategi investasi kamu sebelum bertransaksi. Bitcoin dapat digunakan untuk bertransaksi maupun disimpan dengan harapan harganya akan naik.

6. Melakukan Withdraw sebagai Cara Investasi Bitcoin

Untuk menarik Bitcoin ke dalam bentuk rupiah caranya cukup mudah, yaitu dengan mengajukan penarikan di aplikasi yang digunakan.

Selain itu, kamu bisa menarik Bitcoin yang dimiliki di exchange dengan memasukkan alamat wallet yang menjadi tujuan pengiriman Bitcoin.

Lantaran exchange menggunakan jaringan perbankan untuk mengirimkan uang, maka perlu waktu maksimal 1  x  24 jam untuk proses penarikan rupiah.

Lama atau cepatnya ditentukan oleh proses di bank. Untuk biaya yang diperlukan dalam melakukan penarikan dapat dilihat pada masing-masing exchange.

Selain itu, setiap exchange menetapkan jumlah minimum dan maksimum penarikan untuk rupiah maupun koin kripto. Masing -masing exchange menetapkan kebijakan yang berbeda -beda.

7. Transfer Bitcoin

Bitcoin juga bisa ditransfer ke investor Bitcoin lainnya yang satu exchange . Caranya dengan mengisi alamat wallet yang dituju untuk kirim keluar exchange atau menuliskan user ID untuk kirim ke dalam satu exchange. Alamat wallet menjadi semacam nomor rekening kalau mentransfer uang.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Bitcoin-Ethereum Cerah, Cek Harga Kripto Lainnya

Sekian ulasan terkait cara investasi Bitcoin yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU