26 C
Jakarta
Senin, 18 Oktober, 2021

Cara Membuat Kartu Kredit Online di Semua Bank tanpa Slip Gaji

Cara membuat kartu kredit online menjadi hal umum yang ingin diketahui oleh banyak orang. Pada era digitalisasi yang semakin canggih ini, transaksi keuangan dan pembayaran pun semakin mudah dilakukan.

Di antara kemudahan itu adalah hadirnya kartu kredit yang dapat dimanfaatkan untuk membayar berbagai tagihan baik offline maupun online sekalipun. Tujuannya tentu ssja utuk  mempermudah transaksi keuangan.

Dengan kemudahan yang ditawarkan kartu ajaib ini, tidak heran apabila banyak orang tertarik untuk memilikinya. Di bawah ini juga akan dipaparkan tentang pilihan bank penerbit kartu kredit dan hal-hal seputar kartu kredit lainnya.

Pilihan Bank Pembuatan Kartu Kredit Online

Kartu kredit untuk kemudahan transaksi nasabah saat ini sudah banyak diterbitakan oleh pihak bank. Cara membuat kartu kredit di bank-bank ini sejatinya juga tidak rumit. Namun, terdapat beberapa persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing bank.

Sebelum membahas persyaratan membuat kartu kredit, inilah beberapa pilihan bank penerbit kartu kredit yang dapat dipertimbangkan.

  1. Bank Central Asia (BCA)

Untuk pilihan pertama bank penerbit kartu kredit adalah Bank Central Asia (BCA). Bank BCA menjalin kerja sama dengan jaringan kartu kredit terbesar di dunia, yakni Visa dan Mastercard. 

BCA saat ini sudah menerbitkan lebih dari 17 jenis kartu kredit yang dibedakan berdasarkan limit dan fungsinya. Karena itu, jika ingin tahu cara membuat kartu kredit BCA, pilih dulu jenis yang diinginkan.

Kartu kredit BCA pun menawarkan banyak keuntungan bagi penggunanya, antara lain, suku bunga yang ringan, jaringan layanan sangat luas dan juga berbagai promo menarik, seperti program cashback.

Dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan ini, tidak mengherankan kemudian apabila kartu kredit BCA menjadi pilihan banyak orang saat ingin memilih pembuatan kartu kredit.

  1. Bank Mandiri

Bank Mandiri menjadi salah satu bank terbesar dengan jumlah nasabah terbanyak di Indonesia. Bank ini pun menerbitkan kartu kredit untuk kemudahan nasabahnya. Setidaknya, terdapat 15 jenis kartu kredit yang sudah mereka terbitkan, yang dibedakan berdasarkan limit, fungsi, dan juga jaringan kartu kartu kredit (Visa dan Mastercard).

Bukan hanya menawarkan cara membuat kartu kreditMandiri yang mudah, juga terdapat banyak keuntungan yang ditawarkan untuk pengguna kartu kredit Mandiri, seperti bunga 0%, syarat penghasilan yang kecil, ada asuransi kecelakaan, sistem e-billing dan power bills, serta menawarkan banyak potongan di berbagai perusahaan retail yang bekerja sama dengan bank ini.

  1. Bank BRI

BRI yang merupakan bank resmi milik pemerintah Indonesia juga tidak ketinggalan untuk menerbitkan opsi pembuatan kartu kredit bagi nasabahnya. BRI diketahui memiliki jangkauan pelayanan terluas yang sudah tersebar di seluruh pelosok tanah air.

Bank BRI saat ini diketahui sudah menerbitkan 8 jenis kartu yang disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Dengan cara membuat kartu kredit BRI, terdapat banyak keunggulan yang ditawarkan oleh bank ini, di antaranya:

– Bebas iuran tanpa syarat untuk pengguna BRI Visa Touch Silver dan BRI Visa Touch Gold.

– Bunga ringan.

– Banyak penawaran promo menarik di berbagai merchant yang bekerja sama.

– Fasilitas executive airport lounge untuk pengguna kartu kredit BRI Gold.

  1. Maybank Indonesia

Maybank Indonesia sudah menerbitkan 10 jenis kartu kredit untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Di samping menawarkan syarat dan cara pembuatan kartu kredit yang mudah, Maybank pun menawarkan banyak keuntungan bagi pengguna kartu kreditnya, yakni:

– Fasilitas executive airport lounge.

– Asuransi perjalanan.

– Reward point untuk semua jenis transaksi.

– Tersedia pilihan kartu kredit Maybank Visa Corporate untuk mempermudah monitor transaksi keuangan perusahaan.

  1. CIMB Niaga

Salah satu bank swasta ini juga menawarkan pembuatan kartu kredit untuk nasabahnya. Sejauh ini, CIMB Niaga telah menerbitkan sebanyak 13 jenis kartu kredit, yang dibedakan berdasarkan limit dan fungsinya.

Di samping menawarkan banyak pilihan, kartu kredit CIMB Niaga pun memberikan berbagai keuntungan, antara lain:

– Fasilitas e-statement untuk kemudahan cek data pemakaian kartu kredit

– Asuransi dan bebas masuk ruang duduk eksekutif bandara

– Mudah membayar tagihan bulanan dengan program QuickPay

– Fasilitas Autopay untuk menentukan jumlah pembayaran kartu kredit setiap bulannya

– Gratis iuran tahunan selamanya untuk pengguna CIMB Niaga Mastercard Syariah Gold dan gratis iuran dua tahun untuk CIMB Niaga Classic

  1. Bank Mega

Bank Mega menjadi salah satu bank swasta Indonesia yang juga menerbitkan kartu kredit. Adapun jalinan kerja sama yang dimiliki Bank Mega dengan banyak perusahaan dan retai  membuat pemegang kartu kredit Bank Mega akan memiliki banyak sekali keuntungan.

Terdapat sebanyak 8 pilihan apabila calon penggunanya tertarik untuk tahu cara pembuatan kartu kredit yang dibedakan berdasarkan limit dan fungsinya. Sejumlah keuntungan yang ditawarkan kartu kredit Bank Mega, di antaranya:

– Banyak potongan harga di berbagai perusahaan retail, tempat hiburan dan juga merk-merk terkenal.

– Bunga ringan dan cicilan 0%.

– Fasilitas executive airport lounge.

– Asuransi kecelakaan perjalanan.

– Emergency medical insurance.

  1. Citibank

Salah satu bank terbesar di dunia ini menjadi pelopor kartu kredit di Indonesia. Citibank diketahui sudah menyediakan 8 jenis kartu kredit yang dapat kamu pilih jika tertarik memilikinya.

Di samping menawarkan proses cara membuat kartu kredit yang mudah, kartu kredit Citibank ini juga memberikan banyak keuntungan, seperti:

– Terdapat PIN kartu kredit sehingga lebih aman.

– Menawarkan program EazyPay untuk mengubah belanja menjadi cicilan tetap.

– Potongan harga untuk ekstra bagasi Garuda Indonesia.

– Fasilitas executive airport lounge.

– Cashback dan poin untuk setiap transaksi.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan sebelum Membuat Credit Card

Ada banyak bank saat ini yang menawarkan cara pembuatan kartu kredit dengan persyaratan dan proses yang mudah. Namun, kemudahan itu bukan berarti membuat calon pengguna bebas untuk membuat kartu kredit kapan saja. Karena itu, agar tidak menyesal nantinya, perhatikan hal-hal ini sebelum membuat kartu kredit.

  1. Mengerti Konsep Dasar Kartu Kredit

Pertama, ketahui terlebih dulu konsep dasar dari kartu kredit. Pasalnya, kartu kredit bukan sekedar untuk kemudahan melakukan transaksi pembayaran saja, melainkan konsep dasar dari kartu kredit, yakni instrumen pinjaman yang berlaku dalam nominal tertentu sepanjang kurun waktu 30 hari.

Setelah waktu itu, penguna diharuskan untuk membayar semua transaksi yang sudah dilakukan dengan kartu kredit tadi. Artinya, menggunakan kartu kredit sama saja dengan berutang.

  1. Pilih Kartu Kredit yang Sesuai dengan Kebutuhan

Sebelum belajar cara pembuatan kartu kredit, pastikan untuk memilih terlebih dahulu jenis kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan. Pasalnya, setiap bank yang menerbitkan kartu kredit biasanya menawarkan banyak pilihan jenis kartu kredit yang dibedakan berdasarkan fungsi dan limitnya.

Karena itu, penting untuk memilih jenis kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan dalam membayar tagihannya. Di samping itu, carilah kartu kredit yang menawarkan banyak keuntungan dan akses yang luas.

  1. Pastikan Riwayat Keuangan Aman dan Lancar

Ketika proses pengajuan kartu kredit, pihak bank akan melakukan pengecekan terhadap riwayat keuangan pemohon. Karena itu, sebelum mengajukan pembuatan kartu kredit, pastikan untuk tidak memiliki riwayat pinjaman atau kredit macet.

Pasalnya, apabila ditemukan indikasi ada kredit macet atau pembayaran pinjaman yang bermasalah maka dapat dipastikan pengajuan kartu kredit akan ditolak.

  1. Lengkapi Persyaratan dan Isi Formulir

Terakhir, sebelum membuat kartu kredit, pastikan untuk melengkapi terlebih dahulu persyaratan yang ditetapkan oleh bank yang dipilih. Syarat pengajuan untuk setiap bank biasa berbeda-beda, tetapi secara umum ada persyaratan pendapatan minimal dan persyaratan minimal umum yang harus dipenuhi.

Contohnya, pemohon minimal harus berusia 11 tahun dengan penghasilan setiap bulan minimal Rp3 juta rupiah. Setelah semua persyaratan yang diperlukan tadi dipenuhi, selanjutnya jangan lupa isi formulir pengajuan penerbitan kartu kredit yang disediakan oleh bank tersebut. 

Lalu, pastikan formulir pembuatan kartu kredit ini diisi dengan data yang valid dan lengkap agar kartu kredit dapat diterbitkan.

Cara Membuat Kartu Kredit Online di Semua Bank

Sejatinya, proses pembuatan atau penerbitan kartu kredit tidaklah sulit. Nasabah dapat mengajukan penerbitan kartu kredit dengan datang langsung ke bank yang diinginkan. Untuk lebih jelasnya, berikut langkah-langkahnya:

1. Pilih Bank dan Jenis Kartu yang Sesuai

Langkah pertama adalah memilih bank penerbit dan jenis kartu yang sesuai dengan kebutuhan. Saat ini, hampir semua bank pemerintah maupun swasta diketahui sudah menerbitkan kartu kredit untuk nasabahnya.

Masing-masing bank pun menawarkan jenis kartu kredit yang dibedakan berdasarkan limit dan fungsinya. Karena itu, pastikan untuk memilih jenis kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansia.

Di samping itu, sebelum memilih, perhatikan juga penawaran keuntungan yang ditawarkan oleh jenis kartu kredit tersebut.

2. Lengkapi Persyaratan

Langkah kedua adalah melengkapi persyaratannya. Cara pembuatan kartu kredit memiliki persyaratan yang berbeda-beda antara bank yang satu dengan yang lainnya. Meski begitu, persyaratan pengajuan kartu kredit setiap bank secara umum adalah sebagai berikut:

– Fotokopi KTP.

– Berusia minimal 11 tahun.

– Penghasilan bersih minimal Rp3 juta per bulan.

– Fotokopi slip gaji.

– Fotokopi NPWP.

– Fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir.

– Jika sudah memiliki kartu kredit, lampirkan tagihan kartu kredit 3 bulan terakhir

3. Isi Formulir yang Disediakan

Langkah berikutnya adalah membawa semua dokumen persyaratan yang dibutuhkan ke customer service bank yang dipilih. Kemudian, akan dilakukan pengecekan dokumen persyaratan oleh pihak bank.

Apabila sudah sesuai, isilah formulir pengajuan kartu kredit yang disediakan. Pastikan isi semua data yang benar dan lengkap agar proses pengajuan bisa berhasil.

4. Persiapkan Diri untuk Disurvei oleh Bank

Kartu kredit tidak akan langsung diberikan setelah proses pendaftaran. Pasalnya, akan ada survei terlebih dahulu yang dilakukan oleh pihak bank untuk memastikan calon pengguna pantas mendapatkan kartu kredit ini. Survei dilakukan terhadap rekam kredit, rumah, dan tempat kerja.

5. Tunggu Kabar dari Bank untuk Proses Pengajuan Kartu Kredit

Usai tahapan survei oleh pihak bank, berikutnya adalah proses pengajuan kartu kredit akan diproses kembali. Apabila semua kriteria dianggap oleh pihak bank sudah terpenuhi, proses pengajuan akan dilanjutkan.

Sebaliknya, jika ada kriteria yang tidak sesuai, pengajuan kartu kredit akan dibatalkan. Apabila pengajuan diterima, pihak bank akan menghubungi melalui nomor telepon yang tercantum di formulir pendaftaran.

6. Setelah Kartu Diterima, Lakukan Aktivasi Segera

Kartu kredit akan dikirimkan ke alamat rumah pemohon pengajuan sudah diterima oleh pihak bank. Setelah menerima kartu kredit, segera lakukan aktivasi agar kartu kredit dapat digunakan. 

Aktivasi bisa dilakukan sendiri secara online atau dengan datang langsung ke kantor bank tempat pengajuan.

7. Buat Pin yang Unik agar Transaksi Kartu Kredit Lebih Aman

Penting diketahui, untuk keamanan transaksi, di akhir pembuatan kartu kredit online ini pengguna akan arahkan untuk membuat PIN. Sekarang ini, beberapa bank sudah menyediakan layanan membuat PIN kartu kredit secara online.

Caranya dengan mengakses website resmi bank penerbit kartu kredit, kemudian isi formulir verifikasi data, dan pilih menu aktivasi PIN. Masukkan 6 digit “kode otentikasi” yang dikirim melalui SMS, kemudian tekan proses, dan masukkan 6 digit PIN yang diinginkan. Tekan “proses” dan tunggu sampai ada kiriman SMS notifikasi.

Cara Membuat Kartu Kredit tanpa Slip Gaji (Non-Pegawai)

Non-pegawai tanpa silip gaji pun bisa mengajukan penerbitan kartu kredit. Sejumlah bank diketahui menyediakan opsi ini, tetapi dengan persyaratan yang lebih banyak ketimbang untuk pemohon pegawai.

Bagi mereka yang non-pegawai, tetapi ingin punya kartu kredit, berikut ini cara membuat kartu kredit tanpa slip gaji yang dapat dicoba.

1. Buat Kartu Kredit dengan Jaminan

Apabila tidak memiliki slip gaji, pilih jenis kartu kredit yang menggunakan jaminan. Cara itu memang sedikit merepotkan, tetapi dapat dicoba.

Jaminan yang paling aman untuk mengajukan kartu kredit, yaitu deposito. Meski begitu, pastikan deposito ini berada dalam satu bank yang sama dengan tempat pengajuan kartu kredit.

2. Lakukan di Bank Tempat Menabung

Cara kedua adalah dengan mengajukan di bank tempat menabung. Proses pengajuannya juga akan lebih mudah sebab pihak bank dapat menyimpulkan status kesehatan keuangan melalui arus kas yang ada di buku tabungan.

Apabila arus kas tabungan diketahui baik dan kesehatan keuangan juga aman, pengajuan kartu kredit dapat berjalan dengan lancar dan cepat.

3. Buat Permohonan Kartu Kredit melalui Lembaga Keuangan

Langkah mengajukan permohonan kartu kredit melalui lembaga keuangan dapat menjadi solusi bagi mereka yang sering ditolak oleh bank karena tidak memiliki slip gaji dan beberapa persyaratan lainnya.

Biasanya, pihak bank akan akan lebih mudah meloloskan pengajuan kartu kredit apabila berasal dari lembaga ketimbang secara individu. Dengan cara ini, calon pengguna tidak perlu berurusan dengan pihak bank.

Cukup dengan mengajukan aplikasi ke lembaga keuangan, selanjutnya pihak lembaga keuangan yang akan membantu mengurus pengajuan kartu kredit ke bank.

4. Ajukan Kartu Kredit di Kota Asal

Penerbitan kartu kredit tanpa slip gaji juga bisa lebih mudah dikabulkan apabila dilakukan di kota asal atau alamat sesuai dengan kartu identitas. Pengajuan di kota asal ini bakal memudahkan pihak bank untuk melakukan survei sehingga peluang disetujui pun akan semakin besar.

Adapun tempat tinggal yang tetap di kota asal akan menjadi jaminan pihak bank untuk mengabulkan pembuatan kartu kredit tanpa slip gaji ini.

 

Penulis: Kontributor

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Cara Menghitung Biaya Provisi Bank BNI dan Bank Lainnya

Biaya provisi Bank BNI adalah biaya yang dibayarkan kepada Bank BNI sebagai balas jasa karena pengajuan kredit atau KPR nasabah disetujui. Biaya ini, termasuk...

Ketahui Bahaya Gestun Kartu Kredit dan Tips Menghindarinya di Sini

Gesek tunai kartu kredit atau juga sering disebut gestun adalah langkah serta tindakan yang masih sering dilakukan oleh para pemegang kartu kredit. Biasanya, tindakan...

Dijamin Aman, Inilah Daftar Pinjaman Uang yang Bisa Dicicil Bulanan

Salah satu solusi bagi keperluan yang mendesak untuk memiliki dana tunai adalah pinjaman uang dicicil bulanan. Pinjaman yang ada pun bisa diajukan lewat bank...

6 Tips Pinjol yang Aman agar Tidak Kesulitan saat Membayar

Pinjaman Online (Pinjol) saat ini menjadi fintech yang banyak dicari oleh beberapa masyarakat yang membutuhkan. Menentukan perusahaan pinjol dengan tepat, Anda harus mengetahui tips...

4 Platform Keuangan Digital Bantu UKM Kembali Bangkit

Di zaman era digitalisasi seperti sekarang ini, ternyata banyak sekali UKM yang merasa terbantu akan kehadiran platform keuangan digital atau yang biasa dikenal dengan...
LANGUAGE