29.6 C
Jakarta
Minggu, 29 Mei, 2022

Panduan Cara Cek Mutasi Mandiri Lengkap dengan Daftar Biayanya

JAKARTA, duniafintech.com – Panduan cara cek mutasi Mandiri atau rekening koran dari Bank Mandiri sangat diperlukan oleh para nasabah bank tersebut. Di lain sisi, aktivitas yang satu ini memang sering dilakukan oleh para nasabah bank Himbara ini.

Namun, masih banyak nasabah yang tidak tahu caranya melihat mutasi dalam rangka melihat riwayat transaksi rekening yang dilakukan. Padahal, mutasi rekening ini bersifat cukup penting dalam hal transaksi perbankan.

Nah, bagaimanakah caranya? Simak ulasannya berikut ini.

Kegunaan Cek Mutasi Mandiri

  1. Melihat Laporan Transaksi yang Dilakukan

Di dalam mutasi rekening biasanya akan terlihat history atau riwayat transaksi yang pernah dilakukan. Dengan mengetahui cara mengeceknya, nasabah atau pemilik rekening akan bisa mengetahui setiap dana yang masuk dan dana yang keluar. Oleh sebab itu, kalau ada transaksi yang mencurigakan maka bisa langsung diketahui dengan cepat.

Baca juga: Ingin Jadi Nasabah BCA Prioritas? Ketahui Syarat dan Keuntungannya di Sini

  1. Berguna untuk Mengontrol Transaksi

Kalau Anda rutin mengecek mutasi, manfaat lainnya yang bisa didapat, yakni mampu mengontrol transaksi atau keuangan Anda yang berada di rekening tabungan. Contohnya, untuk melihat berapa jumlah uang yang sudah dikeluarkan bulan ini dan untuk apa saja, yang selanjutnya digunakan sebagai bahan evaluasi.

  1. Berguna untuk Kelancaran Transaksi dalam Bisnis Online

Mengecek mutasi sangat penting dan membantu para pebisnis yang berkecimpung di dalam dunia jual-beli online. Di samping itu, kelancaran bisnisnya juga bisa terbantu oleh hadirnya mutasi rekening ini karena bisnis online melakukan transaksi penerimaan pembayaran melalui transaksi bank.

  1. Sebagai Syarat Mengajukan Visa Berkunjung

Setiap negara sudah pasti punya aturan tersendiri terhadap pengunjung dari negara lain, salah satunya di bagian Imigrasi. Biasanya, negara itu akan meminta para pengunjung melampirkan mutasi atau catatan transaksi dalam kurun waktu 3—6 bulan sebagai syarat pengajuan visa berkunjung. Tujuan melakukan hal ini karena negara itu ingin memastikan bahwa pengunjung tersebut punya uang yang cukup untuk bepergian di negaranya dari pengeluaran dan pemasukan yang terlihat dari riwayat transaksi yang tersedia.

  1. Sebagai Syarat Mengajukan Pinjaman ke Bank

Diketahui, sejumlah bank juga mensyaratkan pengajuan KPR atau KTA untuk melampirkan dokumen mutasi rekening bank. Pasalnya, bank-bank penyedia jasa KPR ingin menganalisis arus masuk dan keluar di dalam rekening Anda sehingga memastikan Anda mampu membayar cicilan KPR atau KTA itu setiap bulannya secara tepat waktu alias tidak menunggak.

Cek Mutasi Mandiri: Cek Mutasi Transaksi

  1. Cek Mutasi via Teller Bank
  • Datangi kantor Cabang Mandiri terdekat. Jangan lupa bawa buku tabungan dan juga kartu identitas diri (KTP, SIM, Paspor)
  • Temui petugas di pintu utama yang akan memberikan nomor antrean untuk petugas teller
  • Setelah mengantre dan tiba giliran Anda, silakan utarakan keperluan Anda dan serahkan buku tabungan atau rekening bank
  • Lalu tunggu prosesnya hingga selesai dan semua transaksi yang sudah Anda lakukan
  • Biasanya riwayat ini sudah tercetak dalam periode waktu tertentu
  1. Cek Mutasi via Mesin ATM
  • Datangi mesin ATM terdekat
  • Masukkan kartu dan PIN ATM
  • Di menu utama, pilih menu Transaksi Lainnya
  • Kemudian pilih Cetak Mutasi
  • Mesin ATM akan mengeluarkan struk berisi 5 transaksi rekening terakhir
  1. Cek Mutasi Transaksi via Mandiri Online (via Aplikasi Livin’)
  • Unduh aplikasi Livin’ melalui Google Playstore untuk perangkat Android dan AppStore untuk perangkat iPhone
  • Buka aplikasi setelah di-install, masukkan user ID dan PIN
  • Setelah itu masukkan kode OTP yang telah dikirim melalui SMS ke nomor yang sudah Anda daftarkan sebelumnya
  • Pilih menu Rekening di aplikasi, kemudian di layar akan tampil nama pemilik rekening dan saldo
  • Klik nama akun untuk mengecek mutasi rekening
  • Ubah tanggal untuk melihat riwayat transaksi pada periode tertentu
  1. Cek Mutasi via SMS Banking Mandiri

Baca juga: Uang Dijamin Segera Terkumpul! Inilah Tips Cara Menabung dengan Cepat

Bisa dilakukan dengan dua cara berikut ini:

a. Mengetik pesan teks atau SMS dengan format TRN Kode Rekening 4 digit nomor rekening terakhir lalu kirim ke nomor 3355, atau dengan

b. Melakukan panggilan kode SSID *141*6#, lalu pilih menu Info kemudian pilih menu Mutasi Rekening. Anda akan diminta memasukkan 2 digit PIN SMS Banking, dan jika PIN benar maka akan muncul pop-up berisi 5 transaksi terakhir yang pernah dilakukan sebelumnya.

5. Cek Mutasi via Internet Banking

  • Buka website Mandiri Online di alamat https://ibank.bankmandiri.co.id/ 
  • Masukkan User ID dan PIN yang Anda dapatkan setelah registrasi di kantor cabang Mandiri
  • Pilih menu Informasi Rekening
  • Kemudian pilih Mutasi Rekening
  • Setelah itu, pilih jangka waktu atau jumlah transaksi terakhir yang ingin ditampilkan

Biaya Cek Mutasi Transaksi

  • Untuk mengecek mutasi rekening melalui ATM Mandiri hanya bisa menampilkan 5 transaksi terakhir dan akan dikenai biaya Rp1.000,- termasuk untuk mencetak mutasi dalam bentuk struk
  • Jika mengecek mutasi rekening lewat Kantor Cabang Mandiri terdekat maka dikenai biaya Rp3.000,- per lembarnya, tetapi Anda bisa mendapatkan data riwayat transaksi rekening selama periode 1—2 bulan atau sesuai periode yang diinginkan
  • Cek mutasi lewat layanan SMS Banking Mandiri juga akan dikenai biaya pemotongan pulsa sebesar Rp500. Oleh sebab itu, pastikan Anda punya pulsa SMS yang cukup terlebih dahulu jika ingin menggunakan layanan ini

Arti Kode D dan K/C Dalam Mutasi Rekening

Ketika Anda cek mutasi Mandiri maupun di bank lainnya, akan tertera huruf atau kode K/C dan D di struk dari pengecekan melalui ATM dan juga SMS Banking Mandiri.

Baca juga: Mengenal Bos Terra LUNA, Kripto yang Harganya Anjlok 98 Persen

Arti kode D dan K/C berbeda-beda, dengan rincian:

  • Untuk D berarti kode untuk Debit atau proses uang masuk ke dalam rekening nasabah
  • Jika K/C maka itu adalah kode untuk Kredit atau Credit yang berarti proses uang keluar dari rekening nasabah

 

 

Penulis: Kontributor/Boy Riza Utama

Admin: Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Indonesia Masuk Jebakan Utang dari China?, Ini Jawaban Luhut..

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait anggapan bahwa Indonesia telah terperangkap jebakan utang...

WOW! Ajang Formula E Jakarta Gaet 7 Sponsor dalam Negeri

JAKARTA, duniafintech.com - Panitia penyelenggara Formula E Jakarta menggaet tujuh sponsor dalam negeri untuk mendukung pelaksanaan ajang balap mobil listrik di Ancol, Jakarta Utara. "Benar...

Profil Lengkap PT Asuransi Binagriya Upakara dan Daftar Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Binagriya Upakara merupakan salah satu perusahaan asuransi umum di Indonesia yang sudah mendapatkan izin operasional resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pada...

Tabungan Haji Muamalat: Cara Daftar dan Keunggulannya

JAKARTA, duniafintech.com – Tabungan Haji Muamalat melalui program Tabungan iB Hijrah Haji merupakan produk dari Bank Muamalat yang dikhususkan untuk pembiayaan haji atau umrah. Dengan...

Tips Merencanakan Biaya Naik Haji bagi Anak Muda

JAKARTA, duniafintech.com – Tips merencanakan biaya haji sangat penting untuk diketahui, apalagi bagi anak muda yang punya mimpi untuk berangkat haji ke Tanah Suci...
LANGUAGE