24.1 C
Jakarta
Senin, 6 Desember, 2021

Cerdas Memilih Platform Crowdfunding

Platform Crowdfunding adalah salah satu pendanaan bisnis yang berasal dari beberapa pemilik modal. Modal yang terkumpul dari beberapa orang tersebut akan tersalur kepada pelaku bisnis untuk mengembangkan usahanya.

Bagaimana sistem kerja crowdfunding? Berikut penjelasannya.

Sistem Kerja Crowdfunding

Pondasi utama sebuah crowdfunding ialah situs website dan pemilik modal. Bisnis yang ingin mendapatkan dana crowdfunding mesti mendaftarkan identitasnya ke dalam website terlebih dahulu.

Baca : Apa itu Crowdfunding? Baca Lebih Lengkap Mengenai Pengertiannya

Baca Juga : LandX, Platform Equity Crowdfunding dari Bisnis Properti

Nantinya, siapapun yanag tertarik dengan bisnis tersebut, serta setuju dengan syarat dan ketentuan yang terlampir bisa langsung menanamkan modalnya. Kemudian, pelaku bisnis hanya harus menunggu proses dalam beberapa hari, dan dana segar pun akan cair ke rekening pemilik bisnis.

Ada 3 cara yang dapat kamu lakukan agar dana yang kamu dapat dari crowdfunding dapat lebih optimal, yaitu sebagai berikut.

Membuat Proposal Usaha dengan Menarik

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan proposal usaha yang paling menarik, interaktif, serta informative. Proposal tersebut harus berisi informasi detail soal bisnis, serta prospek cerah ke depannya bagaimana. Mulai dari jenis, proses manajemen, proses pemasaran, hingga tujuan bisnis yang kamu punya.

Rangkumlah informasi-informasi seputar bisnis, tambahkan value atau unique selling point bisnis kamu ke dalamnya, bisa melalui teks, gambar, bahkan video sekalipun.

Mendaftar ke Situs Website Crowdfunding

Setelah menyiapkan proposal yang menarik, tugas kamu selaku pemilik bisnis adalah mencari dan mendaftarkan proposal ke salah satu situs website crowdfunding. Kamu harus melakukan riset atas crowdfunding yang ingin kamu pinjam dananya. Apakah situs tersebut punya reputasi yang besar, bagaimana kerja samanya, dan lain sebagainya.

Upload Proposal dan Pantau Perkembangannya

Tentunya setelah mendapatkan situs crowdfunding yang tepat, tugas kamu adalah mengunggah proposal yang kamu buat. Setelah itu, jangan lupa untuk memantau perkembangan proposal bisnis kamu.

Barangkali ada pemilik modal yang ingin mencari tahu langsung dengan menghubungi kamu. Nah apabila ini terjadi, maka terangkanlah bisnis kamu seoptimal mungkin, tidak kurang, tidak pula berlebihan.

Keuntungan Crowdfunding

Apa saja keunggulan crowdfunding daripada pendanaan lainnya? Berikut ini penjelasannya.

Pengajuan Lebih Mudah dan Dilakukan Secara Online

Biasanya, pendanaan melalui crowdfunding dilakukan secara online. Artinya, kamu tidak perlu lagi susah payah menghubungi calon penanam modal untuk mendanai bisnis kamu. Proposal bisnis yang telah kamu rancang sedemikian rupa itu akan dibaca oleh banyak penanam modal. Apabila bisnis kamu punya prospek yang cerah, percayalah bahwa pendanaan akan menanti kamu.

Mekanisme digital ini menghemat banyak waktu, tenaga, dan biaya. Sehingga menjadi metode paling efektif untuk sebuah bisnis mendapatkan modal.

Suku Bunga Kompetitif

Pendanaan crowdfunding tidak sama seperti bank atau lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman dana. Crowdfunding menyediakan suku bunga yang sangat kompetitif kepada para pelaku bisnis. Suku bunga yang crowdfunding tetapkan berkisar 6,48 persen hingga 17 persen per tahun. Selain itu, sifat bunga tersebut juga flat atau datar, jadi akan sangat membantu para pelaku bisnis dalam mengembangkan bisnisnya.

Proses Pendaftaran Lebih Mudah, Singkat, dan Aman

Proses pendaftaran melalui situs website crowdfunding lebih mudah daripada melakukan pinjaman dana ke bank atau layanan keuangan lain. Selain mudah, data yang terlampir juga terjaga dengan aman. Sehingga informasi tentang pemilik modal atau pelaku usaha tidak bisa dicuri siapapun. Hal ini karena sistem crowdfunding telah mendapat jaminan keamanan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berdiri di bawah naungan OJK.

Tanpa Uang Muka atau Jaminan

Pendanaan crowdfunding memberikan pelaku bisnis keleluasaan untuk mendapat modal tanpa harus punya uang muka untuk jaminan. Intinya, pelaku bisnis yang ingin mengajukan usahanya hanya harus mematuhi aturan dan kebijakan yang terdapat pada sistem, misalkan sanggup mengembalikan modal yang cair.

Crowdfunding Menjadi Cara Efektif untuk Memperoleh Pendanaan

Saat ini, bisa dibilang bahwa sistem crowdfunding telah menggeser pihak bank dan layanan keuangan lainnya. Pasalnya, sistem pendanaan ini dapat lebih efektif memberikan pelaku bisnis modal untuk mengembangkan bisnisnya. Dengan metode yang tidak ribet, serta aman, maka crowdfunding menjadi cara yang lebih efektif untuk pelaku bisnis dalam mencari pendanaan modal.

Untuk melihat daftar Crowdfunding resmi di Indonesia bisa klik link di sini.

Penulis : kontributor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Target Tahun Ini Hampir Tercapai, Akseleran Pasang Target Baru: Rp4 Triliun di 2022 

JAKARTA, duniafintech.com - Fintech pembiayaan bersama atau peer to peer (P2P) lending, Akseleran, terus menggenjot kinerjanya hingga tutup tahun ini. Platform penyedia layanan pinjaman...

Mengenal Private Equity dan Venture Capital di Dunia Investasi

JAKARTA, duniafintech.com - Private Equity dan Venture Capital merupakan istilah populer dalam dunia permodalan yang mungkin asing bagi para investor pemula. Namun, kedua istilah...

Mengenal Biaya Asuransi JNE dan Syarat Pengiriman Paketnya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi JNE adalah produk pertanggungan dari JNE, sebuah perusahaan ekspedisi yang dalam beberapa tahun terakhir ini melayani jasa antar barang bagi...

Ini Cara Memahami Sentimen Pasar bagi Investor di Dunia Trading dan Investasi

JAKARTA, duniafintech.com - Sentimen pasar atau market sentiment merupakan konsensus atau sikap secara keseluruhan dari pelaku pasar atau investor terhadap pergerakan harga suatu pasar....

Biaya Asuransi: Pengertian dan Jenis-jenisnya

JAKARTA, duniafintech.com – Biaya asuransi pada dasarnya terdiri dari berbagai macam. Umumnya, ketika memiliki asuransi, pemegang polis diwajibkan untuk tahu apa saja jenis biaya...
LANGUAGE