25.6 C
Jakarta
Minggu, 25 Oktober, 2020

Dampak Pandemi Terhadap Traffic Belanja Online di Indonesia

DuniaFintech.com – Bagaimana dampak pandemi terhadap traffic belanja online di Indonesia? Mengingat PSBB di Jakarta diberlakukan kembali, kita tengah pun menyadari bahwa hal tersebut akan berdampak pada berbagai sektor bisnis, salah satunya adalah bisnis e-commerce atau yang biasa kita kenal dengan kegiatan belanja online. Lalu bagaimana dampak pandemi terhadap traffic belanja online di Indonesia? Lifepal pun mengungkapnya dalam sebuah riset berikut ini.

Hasil riset Lifepal mencatat traffic situs belanja online cenderung stabil dan meningkat. Pandemi Covid-19 yang sudah bergulir sejak awal Maret 2020 di Indonesia juga diprediksi banyak pihak akan memicu lonjakan jumlah pengunjung situs-situs belanja online. Pasalnya, diyakini makin banyak orang yang memilih membeli berbagai keperluan dari rumah menggunakan aplikasi belanja online.

Dari hasil riset tersebut juga menunjukan bahwa sejak Februari 2020 sampai Agustus 2020 terlihat adanya tren peningkatan. Tercatat pertumbuhan berada di angka 21.6% selama 7 bulan terakhir. Lifepal menggunakan data traffic lima situs sebagai sampel yaitu Tokopedia.com, Shopee.co.id, Bukalapak.com, Lazada.co.id, dan Blibli.com.

Baca juga :

Perusahaan-perusahaan e-commerce di Indonesia tersebut nampaknya membukukan kenaikan volume penjualan dengan semakin banyaknya masyarakat yang menerapkan physical distancing di tengah wabah Covid-19. Oleh karena itu, Pemerintah juga mulai melirik sektor e-commerce sebagai salah satu solusi untuk mengatasi defisit pajak akibat pelambatan ekonomi.

Di bulan April lalu, beberapa kinerja dan transaksi yang dibukukan e-commerce selama masa pandemi seperti dikutip dari siaran pers Oxford Bussiness Group, salah satunya adalah Bukalapak salah satu dari lima perusahaan startup unicorn di Indonesia yang memiliki valuasi mencapai US$1 miliar memperluas pilihan produk sembako selama beberapa minggu terakhir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berdiam di rumah.

Di kesempatan lain, Blibli kerap mengungkapkan bahwa penjualan produk sembako, pembersih, sanitasi, masker kesehatan, dan vitamin mengalami peningkatan selama beberapa minggu terakhir. Perusahaan e-commerce tersebut juga membukukan peningkatan permintaan terhadap peralatan memasak, video game, dan peralatan olahraga karena masyarakat Indonesia mulai menyesuaikan diri untuk menghabiskan waktu di rumah.

(DuniaFintech/ Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Modal 1 Juta Bisa Dapat Untung Besar dengan Ide Usaha Ini, Apa Saja? Simak di Sini

Duniafintech.com - Modal sedikit bukan menjadi penghalang untuk tidak memulai berbisnis. Karena, banyak anggapan yang mengatakan bahwa berbisnis harus memiliki modal yang...

UMKM Bisa Ajukan Pinjaman dengan Bunga Rendah di Fintech Ini, Di Cek Yuk!

Duniafintech.com - Pinjaman dengan bunga rendah untuk Modal Usaha ditawarkan Fintech P2P Lending untuk pengusaha kecil yang menghadapi kesulitan modal dan tidak...

Mau Beli Mobil Tanpa Keuangan Terganggu? Ikuti Cara Ini

DuniaFintech.com - Beberapa orang mungkin berpikir, bahwa membeli mobil dapat membantu mengurangi biaya transportasi. Namun ternyata belum tentu loh, bisa saja justru...

Pilihan Pekerjaan Online Tanpa Menggunakan Modal dengan Penghasilan Fantastis

Duniafintech.com - Ketika penghasilan tetap masih tidak bisa mencukup kebutuhan utama, tentu kerja sampingan adalah solusinya. Tetapi, Anda pasti lebih memilih pekerjaan...

Harga Emas Digital per Jumat 23 Oktober 2020 Masih Murah!

DuniaFintech.com - Harga emas di layanan digital per Jumat 23 Oktober terpantau masih berada di angka yang rendah. Jika melihat dari layanan...
LANGUAGE