28.4 C
Jakarta
Minggu, 2 Oktober, 2022

Dear Fanboy, Samsung Bakal Luncurkan Platform Kripto Awal 2023

JAKARTA, duniafintech.com – Kabar baik bagi pecinta Samsung atau Fanboy karena akan meluncurkan platform kripto/cryptocurrency (mata uang digital) sendiri.

Hal ini akan dilakukan oleh sektor bisnis investasi perusahaan ini, yaitu Samsung Sekuritas. Samsung Securities sendiri adalah salah satu dari tujuh broker domestik yang ingin mulai mengoperasikan pertukaran kripto pada paruh pertama tahun 2023. 

Baca juga: Samsung Fokus Kembangkan Teknologi Metaverse dan Robotika

Dilansir dari Decrypt, Jumat (26/8/2022), hal ini pertama kali dilaporkan oleh media lokal Korea Selatan pada Senin, 22 Agustus 2022. 

Menurut laporan itu, pembicaraan dengan otoritas lokal untuk mengamankan lisensi dikatakan dalam tahap lanjut. Tak hanya perusahaan ini, Mirae Asset Securities dan lima perusahaan domestik lainnya juga berencana meluncurkan platform kripto mereka sendiri juga. 

Laporan itu juga menyatakan Samsung Securities sedang melakukan studi tentang cara terbaik untuk memasuki bisnis blockchain. 

Upaya sebelumnya untuk meluncurkan pertukaran terhenti tahun lalu ketika bisnis tersebut dilaporkan tidak dapat mempekerjakan profesional yang tepat untuk menjalankannya.

Tetapi perusahaan terus mengikuti perkembangan di industri aset digital ini. Awal bulan ini, Samsung Securities adalah salah satu dari tiga lembaga keuangan di Korea Selatan yang bermitra dengan bursa terbesar di negara itu, Bithumb. 

Dalam kemitraan ini, berarti pelanggan Samsung Securities dapat memeriksa status investasi kripto melalui aplikasi Samsungnya sendiri. 

Baca juga: Kenalin Samsung Pay, Aplikasi Pembayaran Milik Samsung

Samsung Securities juga yang pertama meluncurkan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) blockchain global di Asia.

Samsung, Kripto dan Blockchain

Melansir Liputan6.com, Samsung telah mengerjakan proyek blockchain di beberapa bagian operasinya dalam beberapa tahun terakhir. 

Pada Mei, raksasa teknologi Korsel itu bermitra dengan Nifty Gateway untuk menambahkan fungsionalitas NFT ke TV pintarnya. Kemudian perilisan smartphone baru pada Februari juga disertai dengan koleksi NFT.

Perusahaan ini juga mengambil langkah pertamanya ke Metaverse pada Januari dengan pembukaan toko virtual di platform metaverse Decentraland. 

Sementara itu, cabang pendanaan venturanya, Samsung Next, telah berinvestasi di banyak perusahaan terkait blockchain, termasuk Axie Infinity, Bored Ape Yacht Club, FTX, dan SuperRare.

Baca juga: Terkait Dugaan Penipuan, Bos Platform Kripto Ditangkap FBI 

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Kartu Debit Mandiri: Jenis-jenis hingga Cara Membuatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Kartu debit Mandiri senantiasa memberikan kemudahan dalam bertransaksi di banyak tempat dan di waktu kapan saja. Sebagai informasi, kalau dibandingkan dengan uang...

Call Center Allianz Asuransi dan Layanan Pengaduannya

JAKARTA, duniafintech.com – Call Center Allianz asuransi dan layanan pengaduannya tentu penting diketahui oleh para pemilik polis/nasabahnya. Seperti diketahui bersama, Allianz Indonesia menjadi salah satu...

Jenis-jenis Mining Bitcoin, Bisa Dilakoni Buat Mendulang Cuan! 

JAKARTA, duniafintech.com - Mining atau menambang bitcoin ada berbagai jenis juga lho. Ini perlu diketahui bagi seorang investor crypto. Karena selain trading, ada cara...

Wow, Hampir Rp 1 Triliun Bitcoin Dibekukan Terkait Kasus Bos Terra Luna

JAKARTA, duniafintech.com – Otoritas Korea Selatan meminta dua platform jual beli kripto untuk membekukan Bitcoin senilai US 60 juta dollar yang terkait dengan Bos...

Asuransi Rumah Tinggal Terbaik, Ini 5 Rekomendasi Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi rumah tinggal, apa itu? Adapun rumah tinggal adalah tempat beristirahat hingga berkumpul bersama keluarga. Fungsi rumah tinggal ini membuat siapa pun...
LANGUAGE