27.3 C
Jakarta
Rabu, 19 Juni, 2024

Ecommerce Asal China Ini Resmi Terima Digital Yuan Sebagai Alat Pembayaran

Duniafintech.com – E-commerce China JD.com menjadi platform pertama yang menerima mata uang virtual yang disebut digital yuan sebagai alat pembayaran. JD Digits, departemen teknologi keuangan perusahaan akan menerima pembayaran yuan digital untuk sejumlah produk di toko onlinenya. Hal ini sebagai bagian dari percontohan giveaway digital yuan kepada para warga Suzhou, di dekat Shanghai.

Dikutip dari laman Reuters, digital yuan sebagai alat pembayaran akan dilaporkan oleh kompatibel dengan jaringan pembayaran utama di dalam negeri. Mu Changchun, direktur Institut Riset Mata Uang Digital BRC, mengatakan digital yuan didukung oleh bank sentral yang kompatibel dengan e-wallet utama seperti WeChatPay dan Alipay.

Yuan digital China merupakan salah satu pionir mata uang digital bank sentral dunia. Sebab regulator global berupaya menanggapi ancaman mata uang independen seperti Bitcoin dan Diem (dulunya Libra) dari Facebook. Sebelumnya, Bank Sentral China juga mendistribusikan digital yuan senilai US$10 juta kepada 50.000 konsumen di selatan kota Shenzhen melalui undian.

Digital yuan bukanlah cryptocurrency seperti Bitcoin. Tapi, uang itu dikeluarkan dan dikendalikan oleh the People’s Bank of China, bank pusat di negara itu. Pemerintah kota bekerja sama dengan People’s Bank of China (PBOC) untuk mengeluarkan 200 digital yuan kepada 100.000 konsumen melalui program pilih acak.

Baca Juga:

China Segera Terbitkan Mata Uang Digitalnya

Terdapat pernyataan baru yang bertentangan dengan laporan sebelumnya, bahwa menyarankan China untuk meluncurkan mata uang digitalnya menggantikan WeChatPay dan Alipay.

Digital yuan sebagai alat pembayaran saat ini dapat diakses oleh pengguna terbatas melalui aplikasi dompet seluler eksklusif.  Pada konferensi tersebut, Mu mengatakan bahwa dompet seluler untuk yuan digital menghadapi masalah pemalsuan, ada beberapa dompet yuan digital palsu di pasar.

Mu menambahkan, ini mungkin untuk mengurangi dampak dompet palsu jika semua pihak yang terlibat, dari bank sentral hingga pengguna, berhati-hati. Pada catatan berbeda, Mu mengatakan bahwa yuan digital beroperasi pada infrastruktur terpusat, yang membedakannya dari mata uang pribadi seperti Libra dan Bitcoin (BTC) Facebook.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

Iklan

ARTIKEL TERBARU