29 C
Jakarta
Rabu, 29 Juni, 2022

FIDELITY, PERUSAHAAN LEMBAGA KEUANGAN PERTAMA YANG BERGABUNG DENGAN GROUP BLOCKCHAIN IC3

duniafintech.com – Fidelity, perusahaan yang bergerak di bidang jasa finansial internasional serta sumber daya investasi, menjadi perusahaan lembaga keuangan pertama yang berinisiatif untuk bergabung dengan CryptoCurrencies & Contracts, yaitu sekelompok lembaga akademis dan perusahaan teknologi yang berfokus pada perkembangan teknologi berbasis Blockchain.

Sebagai perusahaan reksa dana dan penyedia tabungan pensiun terbesar di Amerika Serikat, Fidelity berinovasi untuk mengelola perusahaannya dengan menjadi anggota dari Internet and Computing Core Certification (IC3) bersama dengan Cornell University, University of California di Berkeley, University of Illinois di Urbana, Technion, IBM Corp, dan Intel Corp, yang berkolaborasi dengan sekelompok pengembang program teknologi Blockchain untuk membantu membuat sistem keuangan yang lebih aman dan efisien.

Blockchain yang pertama kali muncul dikenal sebagai tulang punggung teknologi mata uang digital seperti Bitcoin, Ethereum, dan lain-lain merupakan buku besar yang desentralisasi dan bersifat peer-to-peer. Selama dua tahun terakhir telah banyak lembaga keuangan yang mengadopsi teknologi tersebut dengan harapan langkah itu dapat membantu membuat proses transaksi keuangan menjadi lebih sederhana, aman, dan efisien. Dalam upaya mempercepat pengembangan dan adopsi dari Blockchain, banyak perusahaan yang bergabung di beberapa kelompok konsorsium dan industri. Bahkan baru-baru ini sebuah kelompok yang terdiri atas 30 perusahaan, termasuk beberapa bank, meluncurkan sebuah konsorsium Blockchain baru yang disebut Enterprise Ethereum Alliance.

IC3 yang berbasis pada Jacobs Technion-Cornell Institute di Cornell Tech di New York, melakukan penelitian terkait Blockchain bertujuan untuk mengembangkan teknologi tersebut agar memenuhi standar yang dibutuhkan untuk diaplikasikan ke dalam bisnis. Emin Gun Sirer, selaku Direktur dan professor di Cornell University di Ithaca, New York, menyatakan bahwa pekerjaan IC3 meliputi tampilan teknologi baru Blockchain dan teknologi kontrak pintar yang aman dan efisien untuk memenuhi kebutuhan industri.

Sumber: www.usnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Mengulik Cara Kerja Asuransi di Indonesia, Simak Ya!

JAKARTA, duniafintech.com – Meski kamu sudah sering mendengar asuransi, tetapi tahukah kamu seperti apa cara kerja asuransi? Tanpa manfaat asuransi, kamu memang bisa mengalami kerugian...

Tenang Saja, Metaverse Akan Tetap Bertahan saat Crypto Crash

JAKARTA, duniafintech.com – Crypto crash yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir menimbulkan keraguan bagi mereka yang berminat berinvestasi dalam pengembangan teknologi blockchain. Tapi tak...

Kata Mendag, Kalau tidak Mau Pakai KTP, Beli Saja Minyak Goreng Biasa

JAKARTA, duniafintech.com – Untuk membeli Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) Rp14.000 per liter, masyarakat diwajibkan untuk melampirkan fotokopi KTP. Akan tetapi , banyak konsumen...

Beli BBM Bakal Wajib Pakai Aplikasi, Netizen: Dikira Semua Orang Mampu Beli Smartphone!

JAKARTA, duniafintech.com – Kabar pembelian BBM, khususnya jenis Pertalite dan solar, dengan menggunakan aplikasi dalam beberapa hari ke depan, mendapat beragam tanggapan dari warganet...

Datang ke Indonesia Jadi Tukang Skimming & Dibayar Pakai Bitcoin, Warga Estonia Ini Ditangkap

JAKARTA, duniafintech.com - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan menjelaskan bahwa tersangka kasus skimming Sergei Putskov atau SP dibayar dengan...
LANGUAGE