29.5 C
Jakarta
Minggu, 29 Mei, 2022

Bukalapak Gandeng P2P Lending Luncurkan Fitur Bayar Tempo

DuniaFintech.com Bukalapak bersama platform P2P lending Indodana resmi meluncurkan fitur Bayar Tempo sebagai solusi pembiayaan demi menjaga keberlangsungan bisnis mitranya, terlebih pada masa pandemi seperti sekarang ini. Fitur ini merupakan fasilitas kredit dengan limit tertentu yang diperuntukkan bagi ratusan ribu warung mitra Bukalapak.

“Fitur kami ini memungkinkan mitra Bukalapak menerima sejumlah limit pinjaman yang dapat digunakan berulang kali, tanpa batas dan dapat dibayarkan kapan pun selama belum jatuh tempo. Selain itu fitur ini memiliki kemudahan dalam melakukan transaksi,” kata AVP of Investment & Financing Solutions Bukalapak, Dhinda Arisyiya saat konferensi virtual, Kamis (23/7/2020).

Baca Juga:

Selain itu, Bukalapak juga tidak menerapkan sistem bunga dalam fitur Bayar Tempo. Pihaknya hanya akan mewajibkan biaya satu kali pada awal bulan jika mitra telah menggunakan fitur tersebut.

Diwaktu yang sama, Head of Business Development Indodana, Timothy Prawiromaruto mengatakan bahwa pihaknya juga akan mengembangkan penawaran produk pinjaman produktif di sektor UMKM. Baginya, hal ini penting karena pembiayaan produktif di Indodana sendiri telah mencapai 30% dari portofolio pembiayaan perusahaannya.

“Kita tahu saat ini UMKM sendiri telah memberikan kontribusi sebesar 60% pada PDB kita. Disisi lain kami melihat pembiayaan yang lebih besar belum dipenuhi oleh perbankan konvensional. Oleh karena itu, peluncuran fitur ini dinilai penting karena dapat membantu mitra di Bukalapak,” ungkapnya.

Indodana sendiri telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai salah satu perusahaan P2P lending. Sejak tahun 2018, Indodana telah memberikan fasilitas pinjaman bagi UMKM. Timothy mengakui bahwa sebagian besar yang mengajukan pinjaman di platformnya merupakan masyarakat underbanked.

“Fitur ini memang terobosan pertama bagi kami, yaitu dengan Bukalapak. Tapi yang pasti di luar project ini kami telah menjalin kerja sama dengan 65 e-commerce lain dalam memberikan pinjaman modal kepada pegiat UMKM,” tutur Timothy.

(DuniaFintech/ Drean M.I)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pembatalan Polis Asuransi Mobil: Prosedur dan Risikonya

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnya, pembatalan polis asuransi mobil merupakan cara menyelesaikan polis asuransi mobil yang masih dalam masa pertanggungan. Dalam arti, belum satu...

Baik Online Maupun Offline, Begini Cara Bayar Mandiri Virtual Account

JAKARTA, duniafintech.com – Pengertian Mandiri virtual account adalah metode pembayaran dari Bank Mandiri untuk bertransaksi di e-commerce atau aplikasi belanja online dengan menggunakan nomor...

2.290 Calon Jemaah Haji Riau Siap Berangkat ke Tanah Suci Awal Juni 2022

JAKARTA, duniafintech.com - Sebanyak 2.290 orang calon jemaah haji dari Provinsi Riau siap berangkat ke Tanah Suci. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau...

Investasi Bodong Minyak Goreng, Emak Asal Ponorogo ini Masuk Penjara 4 Tahun

JAKARTA, duniafintech.com - EV (30) warga Desa Munggung, Kecamatan Pulung, Ponorogo, diamankan Satreskrim Polres Ponorogo usai melakukan penipuan investasi bodong, dengan kedok jual minyak...

Indonesia Masuk Jebakan Utang dari China?, Ini Jawaban Luhut..

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait anggapan bahwa Indonesia telah terperangkap jebakan utang...
LANGUAGE