28.7 C
Jakarta
Selasa, 9 Agustus, 2022

Forum Ekonomi Dunia Klaim Blockchain Selamatkan Lingkungan Hidup

DuniaFintech.com – Forum Ekonomi Dunia (WEF) menjabarkan berbagai tinjauan kritis tentang revolusi teknologi industri 4.0. Dalam laporannya disebutkan teknologi blockchain menstimulasi pertumbuhan teknologi yang mendukung keberlanjutan lingkungan hidup. Beberapa diantaranya juga menyebutkan adanya kemampuan teknologi desentralisasi dan distribusi data tersebut dalam menyelamatkan distribusi pangan yang hilang dan terbuang dalam rantai pasok dengan nilai USD 365 miliar di tahun 2030.

Menurut studi bertajuk ‘Future of Nature and Business’, solusi bisnis ramah lingkungan mampu menyediakan 395 juta lapangan kerja baru, serta menghasilkan USD 10,1 triliun untuk kesempatan berbisnis di tahun 2030. Inger Andersen direksi PBB untuk program lingkungan hidup mengatakan pentingnya memerhatikan etika lingkungan hidup dalam berbisnis. 

“Kita memasuki dekade yang bersejarah untuk menghentikan hilangnya keanekaragaman hayati. Bisnis beserta teknologinya mampu membuat perubahan untuk investasi terhadap infrastruktur dan solusi atas alam,”

Peluncuran program penyelamatan rantai pasok pangan yang hilang dan terbuang telah dimulai di beberapa negara, seperti Rwanda, India dan Ghana. Dengan memanfaatkan blockchain, program tersebut memberikan teknk penyimpanan dari pangan yang berpotensi terbuang paska panen sebanyak 60%. Selain itu, petani dengan lahan minim mampu meningkatkan omsetnya hingga 30%.

Baca juga:

Sumbangsih Blockchain untuk Keberlanjutan Lingkungan Hidup

WEF juga menjadikan program IBM Food Trust sebagai contoh studi. Perlu diketahui, program tersebut telah memulai rantai pasok berbasis blockchain dan menjalin kemitraan dengan beberapa ritel ternama, seperti Walmart, Nestle dan beberapa nama lainnya.

Lebih lanjut, laporan tersebut juga menjelaskan penerapan blockchain dalam menjaga ekosistem lingkungan hidup. Sebagai contoh, pasokan energi dan pertambangan dapat diuntungkan hingga USD 30 miliar di tahun 2030. Ada pun inovasi yang dhadirkan blockchain dalam sektor tersebut meliputi peningkatan manufaktur, informasi lahan hutan dan rantai suplai energi pertambangan yang menjunjung tinggi keselarasan alam dan bertujuan untuk konservasi.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Profil Asuransi Mobil BESS hingga Daftar Bengkel Rekanannya

JAKARTA, duniafitech.com – Asuransi Mobil BESS atau BESS Car Insurance merupakan salah satu perusahaan asuransi kendaraan terbaik dan populer di Indonesia. Sebagai informasi, perusahaan ini...

Harus Cepat Dihindari, Inilah Bahaya FOMO Bagi Trader Kripto

JAKARTA, duniafintech.com - Bahaya FOMO bagi trader kripto merupakan istilah rasa ketakutan yang berlebihan akan suatu hal.  FOMO atau Fear Of Missing Out adalah rasa...

Mudah! Begini Cara Top Up OVO lewat Bank Bukopin via Wokee

JAKARTA, duniafintech.com – Mau tahu cara top up OVO lewat Bank Bukopin? Pada dasarnya, caranya  sebenarnya sangat gampang kok untuk kamu lakukan. Seperti diketahui, belakangan...

Luhut: Kita Salah Satu Negara yang Punya Utang Terkecil di Dunia

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Letnan Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan buka-bukaan soal utang pemerintah Indonesia yang sudah menembus...

Tol Serang-Panimbang Pakai Utang China, Luhut: Jangan Mubazir!

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melakukan...
LANGUAGE