26.1 C
Jakarta
Minggu, 25 Juli, 2021

Gandeng Union Pay, Huawei Mobile Payment Rilis di Thailand

DuniaFintech.com – Penyelenggara kartu kredit Tiongkok, Union Pay terpilih menjadi mitra dari perusahaan gawai ternama, Huawei untuk meluncurkan Huawei Mobile Payment, produk pembayaran berbasis e-wallet. Produk ini dibuat untuk pengguna Huawei di Thailand dalam melakukan transaksi bersifat contactless, mobile dan cashless.

Ada pun pihak yang juga terlibat dalam proyek Huawei Mobile Payment berasal dari bank industri dan komersialisasi Tiongkok di Thailand. Hal tersebut juga menjadikan pihak bank pertama yang mendukung proyek ini. Direktur Huawei untuk pelayanan Asia Pacific, Shane Shan mengatakan kegembiraannya dalam proyek ini.

“Suatu kebanggaan untuk memperpanjang kemitraan kami dengan Unionpay dan commercial bank of China untuk mengenalkan Huawei Pay di Thailand,”

“Dengan Huawei pay sebagai e-Wallet, pengguna mampu belanja aman, nyaman dan mudah,”

Huawei Pay merupakan sistem pembayaran berbasis e-wallet yang mendukung teknologi pembayaran Near Field Communication (NFC) di berbagai tempat berbelanja. Pengguna bisa menambahkan kartu bank mereka ke aplikasi wallet milik Huawei dan bertransaksi secara mudah dengan menempelkan gawai Huawei miliknya ke terminal pembayaran.

Baca juga:

Baca juga:

Keamanan Huawei Mobile Payment

Huawei Pay merupakan layanan yang diracang dengan keamanan terdepan. Pengguna dapat melakukan transaksi setelah melalui metode PIN atau biometric dengan berbagai bentuk identifikasi sidik jari. Sementara itu, aplikasi wallet Huawei sendiri secara otomatis terpasang pada seri gawai terbarunya, P40.

Sementara, untuk seri Huawei sebelumnya, aplikasi wallet dapat diunduh melalui Huawei App Gallery, sebuah marketplace aplikasi digital milik gawai Huawei. Di Thailand sendiri, penggunaan Huawei Pay berlaku di beberapa toko ritel lokal ternama, seperti Swarovski, Emporium, Major Cineplex, Mr. D.I.Y dan banyak lagi.

Tren pembayaran berbasis mobile dengan menempel di mesin Point of Sales (POS) sendiri diprediksi akan meningkat sekitar 23% di dunia pada tahun 2024. Menurut BuyShares, pengguna gawai yang menggunakan pembayaran mobile melalui sistem POS telah mencapai sekitar 1,17 triliun pada tahn 2020. Secara tidak langsung, volume transaksi yang sudah dihasilkan melalui metode pembayaran mobile dan POS mencapai USD 1.480 juta.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Qoala Insurtech Ungkap Strategi Digital Marketing Tahun 2021

DuniaFintech.com - Pandemi Covid-19 memberikan banyak perubahan di berbagai aspek bisnis, termasuk gaya pemasaran di setiap industri. Namun, pandemi justru memberi peluang bagi perusahaan...

Fintech Santara, Investasi di Bisnis UMKM dengan Sistem Equity Crowdfunding

DuniaFintech.com - Fintech Santara merupakan platform equity crowdfunding yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Equity crowdfunding itu sendiri adalah istilah untuk layanan urun...

Jenis-jenis Produk Pinjaman Bank Syariah Indonesia

Sebagaimana bank-bank lainnya, Bank Syariah Indonesia atau BSI juga memiliki produk pinjaman bagi nasabahnya. Apa saja jenis pinjaman bank syariah? Perlu diketahui, Bank Syariah...

PasarPolis, Perusahaan Asuransi dengan User Experience Terbaik

PasarPolis merupakan perusahaan asuransi yang telah hadir sejak tahun 2015 untuk merevolusi industri asuransi yang selama ini cenderung sulit. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru, PasarPolis...

Bareksa, Marketplace Investasi Digital Pertama di Indonesia

Bareksa merupakan marketplace investasi reksadana digital terintegrasi pertama di Indonesia. Startup financial technology (fintech) ini milik PT Bareksa Portal Investasi yang berdiri pada 17...
LANGUAGE