32.8 C
Jakarta
Selasa, 3 Agustus, 2021

UMKM Go Digital Bantu Tingkatkan Bisnis Di Masa Pandemi

DuniaFintech.com – Pandemi Covid-19 telah berdampak pada berbagai lini, termasuk dengan bisnis dan UMKM. Transformasi digital salah satu solusi untuk memulihkan ekonomi dengan UMKM Go Digital saat new normal. Sebagai salah satu sektor yang paling terdampak pandemi, UMKM tidak dapat menggunakan cara lama untuk bertahan. Perubahan perilaku masyarakat akibat aturan physical distancing dan #dirumahaja juga menjadi faktor bisnis UMKM beradaptasi di era baru ini.

Mengutip dari data Kementerian Koperasi & UKM RI tahun 2018, UMKM Indonesia berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 60,34%. Demi meningkatkan peran ekonomi kerakyatan, pemerintah menargetkan sumbangsih UMKM terhadap PDB menyentuh angka 65% atau sekitar Rp 2.394,5 triliun di tahun 2019.

Menurut survei MarkPlus Inc. menemukan program UMKM Go Digital yang dicanangkan pemerintah cukup membantu dalam pengembangan bisnis. Mayoritas responden mengetahui rencana program yang digulirkan. Survei cepat dilakukan kepada 45 responden yang didominasi oleh laki-laki sebesar 55 persen dengan pekerjaan paling banyak sebagai wiraswasta. Menurut hasil survei, 62 persen responden sudah mengetahui mengenai program UKM Digital yang dicanangkan pemerintah.

Selain menggunakan website, televisi, dan portal berita, responden menyarankan penyampaian menggunakan sosial media. Sebanyak 59,5 persen responden menilai televisi sebagai media penyampaian yang efektif.

Baca Juga:

Pelaku UMKM Indonesia memiliki semangat dan antusiasme yang tinggi untuk berkembang, hal ini dibuktikan dengan terus bertambahnya pelaku UMKM yang bertransaksi dan memenuhi kebutuhan usahanya melalui platform digital. Selain itu, para pelaku UKM perlu meningkatkan kualitas diri agar mampu bersaing secara global dengan mempelajari strategi pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digital.

Kendala pelaku UMKM dapat tersingkap dengan tepat dan efektif melalui kinerja BIG Agent, yang memberikan layanan survei pasar, promosi dan akuisisi (penjualan) bagi pelaku UMKM. Inovasi ini menunjukkan beberapa pelaku UMKM telah mempelajari dan siap memenuhi kebutuhan UMKM Indonesia dengan mengkurasi segala solusi dalam satu infrastruktur teknologinya.

Kendati demikian, pelaku usaha kecil menengah yang menggunakan platform online saat ini masih terbatas yakni kurang dari 8%, survey MarkPlus Inc. menilai tren untuk UMKM Go Digital tetap akan berpeluang untuk tumbuh meningkat. Pasalnya, hal ini sejalan dengan pertumbuhan masyarakat pengguna internet di Indonesia yang sudah mencapai 56,4%.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Semester I/2021 : BAPPEBTI Blokir 622 Situs Bursa Berjangka Tanpa Izin

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau Bappebti Kementerian Perdagangan telah memblokir 109 situs web di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK). Situs-situs tersebut tidak berizin...

OJK : Semester I/2021 Sektor Jasa Keuangan Mulai Stabil

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga data semester I 2021 sektor jasa keuangan tetap stabil. Hal ini diharapkan dapat memperbaiki ekonomi Indonesia. Ini karena...

Apa Itu NFT? Apa Hubungannya NFT dengan Aset Kripto?

NFT saat ini sedang hype atau sedang ramau di dunia kripto dan dunia digital. Apa itu NFT? Mari kita pelajari penjelasannya. Era digitalisasi saat ini...

Harga Bitcoin Hari Ini : Masih di Rp570 Jutaan, Ethereum Juga Bisa Naik

Harga Bitcoin hari ini masih bertahan di Rp570 jutaan. Penurunan harga wajar masih bisa terjadi. Namun, tidak demikian dengan Ethereum. Harga Bitcoin hari ini...

Tanpa Syarat, Indodax Gratskan Biaya Trading dan Withdraw Selamanya

Indodax, startup Bitcoin and crypto exchanges Indonesia terus meningkatkan pelayanan kepada para member dan komunitas aset kripto di Indonesia. Kali ini, Indodax menerapkan gratis...
LANGUAGE