33 C
Jakarta
Rabu, 8 Juli, 2020

UMKM Go Digital Bantu Tingkatkan Bisnis Di Masa Pandemi

DuniaFintech.com – Pandemi Covid-19 telah berdampak pada berbagai lini, termasuk dengan bisnis dan UMKM. Transformasi digital salah satu solusi untuk memulihkan ekonomi dengan UMKM Go Digital saat new normal. Sebagai salah satu sektor yang paling terdampak pandemi, UMKM tidak dapat menggunakan cara lama untuk bertahan. Perubahan perilaku masyarakat akibat aturan physical distancing dan #dirumahaja juga menjadi faktor bisnis UMKM beradaptasi di era baru ini.

Mengutip dari data Kementerian Koperasi & UKM RI tahun 2018, UMKM Indonesia berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 60,34%. Demi meningkatkan peran ekonomi kerakyatan, pemerintah menargetkan sumbangsih UMKM terhadap PDB menyentuh angka 65% atau sekitar Rp 2.394,5 triliun di tahun 2019.

Menurut survei MarkPlus Inc. menemukan program UMKM Go Digital yang dicanangkan pemerintah cukup membantu dalam pengembangan bisnis. Mayoritas responden mengetahui rencana program yang digulirkan. Survei cepat dilakukan kepada 45 responden yang didominasi oleh laki-laki sebesar 55 persen dengan pekerjaan paling banyak sebagai wiraswasta. Menurut hasil survei, 62 persen responden sudah mengetahui mengenai program UKM Digital yang dicanangkan pemerintah.

Selain menggunakan website, televisi, dan portal berita, responden menyarankan penyampaian menggunakan sosial media. Sebanyak 59,5 persen responden menilai televisi sebagai media penyampaian yang efektif.

Baca Juga:

Pelaku UMKM Indonesia memiliki semangat dan antusiasme yang tinggi untuk berkembang, hal ini dibuktikan dengan terus bertambahnya pelaku UMKM yang bertransaksi dan memenuhi kebutuhan usahanya melalui platform digital. Selain itu, para pelaku UKM perlu meningkatkan kualitas diri agar mampu bersaing secara global dengan mempelajari strategi pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digital.

Kendala pelaku UMKM dapat tersingkap dengan tepat dan efektif melalui kinerja BIG Agent, yang memberikan layanan survei pasar, promosi dan akuisisi (penjualan) bagi pelaku UMKM. Inovasi ini menunjukkan beberapa pelaku UMKM telah mempelajari dan siap memenuhi kebutuhan UMKM Indonesia dengan mengkurasi segala solusi dalam satu infrastruktur teknologinya.

Kendati demikian, pelaku usaha kecil menengah yang menggunakan platform online saat ini masih terbatas yakni kurang dari 8%, survey MarkPlus Inc. menilai tren untuk UMKM Go Digital tetap akan berpeluang untuk tumbuh meningkat. Pasalnya, hal ini sejalan dengan pertumbuhan masyarakat pengguna internet di Indonesia yang sudah mencapai 56,4%.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Permudah Transaksi, Paper.id Sediakan Pembayaran via Tokopedia

DuniaFintech.com - Permudah pelaku usaha, Paper.id jadi software invoice pertama yang menyediakan pembayaran via Tokopedia. Dengan mengusung komitmen untuk membantu kemajuan para...

Naik 27% Selama 2020, Bitcoin Kalahkan Emas dan Perak

DuniaFintech.com – Di tengah pandemi yang sedang berlangsung, bitcoin kalahkan emas dan perak dengan berhasil naik 27% selama 2020. Perhatian investor di berbagai...

Pemerintah Afghanistan Manfaatkan Blockchain Deteksi Obat Palsu

DuniaFintech.com - Kementerian Kesehatan Afghanistan mengajak beberapa perusahaan farmasi lokal menggunakan blockchain untuk memerangi peredaran obat-obatan palsu. Pengembang blockchain yang terlibat dalam proyek...

Sejumlah Perusahaan Pinjaman Online Tetap Jaga TKB90 Meski Pandemi

DuniaFintech.com - Ketua Bidang Humas dan Kelembagaan AFPI, Tumbur Pardede mengatakan, bahwa mayoritas perusahaan pinjaman online tetap jaga TKB90. Tidak dapat dipungkiri, pandemic...

Raup Untung Besar Investasi di P2P Lending, Return Profit Hingga 20%

DuniaFintech.com - Peer-to-Peer Lending atau P2P Lending muncul sebagai alternatif pendanaan online yang menjadi keunggulan saat ini. Tentunya, kemunculannya bukanlah tanpa alasan. Manfaat yang ditawarkan...
LANGUAGE