27.7 C
Jakarta
Kamis, 2 Juli, 2020

Cara Cerdas Membedakan Pinjaman Online Legal dan Ilegal

DuniaFintech.com – Dengan kehadiran teknologi internet, meminjam uang kini sudah tidak sulit lagi, karena adanya penyedian jasa keuangan berupa pinjaman online. Namun, sebelum Anda siap mengajukan pinjaman ke salah satu pinjol pilihan, ada baiknya ketahui dulu cara membedakan pinjaman online legal dan ilegal. Pasalnya, pinjaman online kini kian diminati masyarakat Indonesia, dan hal tersebut pun diikuti dengan menjamurnya pinjaman online ilegal, yang aktivitasnya belum diawasi pihak berwenang.

Berdasarkan data LBH Jakarta, ada 4.500 aduan mengenai fintech lending per Juni 2019. Angka ini meningkat dari jumlah aduan per awal Desember 2018 yang sebanyak 1.330 aduan. Di sisi lain, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut total akumulasi pinjaman online dari fintech lending mencapai Rp41,04 triliun per Mei 2019. Nilai outstanding pinjaman menjadi Rp8,32 triliun. Jumlah penerima pinjol mencapai 8,75 juta orang di periode yang sama.

Fintech yang resmi dan legal harus terdaftar dan mendapatkan izin dari OJK. Berbagai fintech ini wajib mematuhi segala aturan yang ada, seperti akses data konsumen dibatasi dalam koridor tertentu hingga cara penagihan sesuai kode etik. Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi OJK Tongam Lumban Tobing mengatakan setidaknya ada 161 fintech yang terdaftar dan berizin OJK, terdiri dari 25 perusahaan telah berizin.

Masyarakat juga diminta lebih waspada terhadap perusahaan yang menawarkan pinjaman secara online sehingga tidak menjadi korban oknum tak bertanggung jawab ini. Masyarakat dapat mengakses daftar fintech legal ini di situs resmi OJK atau di kanal direktori daftar perusahaan p2p lending. Tak ada cara lain untuk membedakan pinjaman online legal dan ilegal. Namun, terdapat beberapa perbedaan yang dapat diperhatikan.

Baca Juga:

Sebagai upaya preventif, DuniaFintech mencoba melakukan pengamatan untuk membedakan pinjaman online legal dan ilegal. Dari pengamatan tersebut, ada beberapa ciri yang dapat dijadikan rujukan, berikut ulasannya.

Ciri-Ciri Fintech Lending Legal

1. Terdaftar dan diawasi OJK
2. Identitas pengurus dan alamat kantor jelas
3. Pemberian pinjaman diseleksi secara ketat
4. Informasi biaya pinjaman dan denda transparan
5. Total biaya pinjaman 0,05-0,8 persen per hari
6. Maksimal pengembalian, termasuk denda 100 persen dari pinjaman pokok
7. Penagihan maksimal 90 hari
8. Akses saat install aplikasi hanya ke fitur kamera, mikrofon, dan lokasi
9. Memiliki layanan pengaduan konsumen
10. Risiko peminjam yang tak melunasi setelah batas waktu 90 hari akan masuk ke daftar hitam atau blacklist Pusdafil

Ciri-Ciri Fintech Lending Ilegal

1. Tak mempunyai izin resmi
2. Tidak ada identitas pengurus dan alamat kantor yang jelas
3. Informasi bunga atau biaya pinjaman dan denda tidak jelas
4. Bunga atau biaya pinjaman tak terbatas
5. Total pengembalian, termasuk denda tidak terbatas
6. Penagihan tidak ada batas waktu
7. Akses ke seluruh data yang ada di ponsel pintar peminjam
8. Risiko peminjam yang tidak melunasi setelah batas waktu dapat berupa ancaman, teror kekerasan, penghinaan, pencemaran nama baik, hingga menyebarkan foto atau video pribadi

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

5 Investasi Menarik Tahun 2020 Rekomendasi DBS CIO Insight 3Q20

DuniaFintech.com - DBS Chief Investment Office kembali mengeluarkan laporan DBS CIO Insights untuk 3Q20 (kuartal ketiga tahun 2020)....

Raih Segudang Keuntungan di Masa Pandemi dengan Ide Bisnis Ini

DuniaFintech.com - Wabah corona berdampak cukup besar bagi kalangan masyarakat, terutama dari segi ekonomi. Perubahan tren dan kebutuhan prioritas konsumen pun mempengaruhi...

Influencer Diadu di PUBG Mobile Global Ultimate Team Selection

DuniaFintech.com - Penggemar game berbasis mobile, Players Unknown Battle Ground (PUBG) menghelat PUBG Mobile Global Ultimate Team Selection per tanggal 23 Juni...

Pintek Bersama Sevima Bantu Berikan Solusi Managemen Akademik

DuniaFintech.com - Perusahaan fintech P2P lending yang fokus kepada sektor pendidikan, Pintek bersama Sevima, perusahaan konsultan dan pengembangan teknologi informasi untuk berikan...

BIDR Resmi Diperdagangkan di Binance dan Tokocrypto

DuniaFintech.com - Binance, Perusahaan Blockchain global dibelakang pertukaran aset digital terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan dan pengguna bersama Tokocrypto, pedagang aset...
LANGUAGE