24.5 C
Jakarta
Sabtu, 13 Agustus, 2022

Solusi Pasar Tradisional Sepi Karena Pandemi, Pakai Aplikasi Ini Aja

DuniaFintech.com – Pandemi yang melanda Indonesia memberikan dampak besar terhadap ekonomi terutama para pelaku bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), salah satunya yang berada di pasar tradisional. Kondisi pandemi membuat masyarakat tidak berani berbelanja ke pasar karena rentan terpapar COVID-19 sehingga mengakibatkan lesunya perekonomian di pasar. Menyadari hal tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) hadir memberikan solusi digital bagi pedagang dan pembeli di pasar tradisional. Lapak Ibu, aplikasi digitalisasi pasar yang memudahkan pedagang pasar dan pembeli untuk bertransaksi. Sehingga, Lapak Ibu dapat dijadikan solusi pasar tradisonal sepi karena pandemi.

Baca juga :

Lapak Ibu, Solusi Pasar Tradisional Sepi Karena Pandemi

Untuk saat ini, Lapak Ibu menyasar segmen ibu rumah tangga yang biasa berbelanja di pasar tradisonal. Secara umum, alur transaksinya adalah pembeli membuat pesanan dan pembayaran di website Lapak Ibu yang disediakan oleh Sakoo, startup binaan Telkom. Selanjutnya middle man yang bertindak sebagai personal shopper akan menerima pesanan tersebut dan berkoordinasi dengan pedagang yang ada di pasar tradisional, kemudian membeli belanjaan tersebut. Hasil belanjaan kemudian dikirimkan melalui kurir ke pembeli.

Sakoo (Satu Toko Online) sendiri merupakan aplikasi berbasis web yang menyediakan dan mengintegrasikan channel penjualan offline dan online sehingga dapat membantu pemilik bisnis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam berjualan. Sakoo menyediakan fitur – fitur berupa pengelolaan stok, transaksi, data pelanggan, dan katalog produk.

Kick off Lapak Ibu ini dilakukan secara virtual oleh Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid pada Rabu (24/6). Pasar tradisional BSD Tangerang menjadi pilot project untuk implementasi aplikasi Lapak Ibu.

Hingga saat ini platform Lapak Ibu masih dalam tahap product validation. Validasi terus dilakukan oleh pihak Lapak Ibu untuk dapat menghasilkan solusi yang tepat untuk kebutuhan mereka (pedagang dan pembeli). Selain itu, pemilihan Pasar BSD Tangerang sebagai pilot project dikarenakan daerah tersebut merupakan area zona merah terdampak COVID-19 dan ibu-ibu yang berbelanja di sekitar pasar sudah familiar menggunakan aplikasi untuk berbelanja demi mementingkan keamanan. Ke depannya pasar online Lapak Ibu ini dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia sehingga solusi pasar tradisional sepi karena pandemi dapat teratasi di seluruh daerah.

Temukan solusi pasar tradisional sepi karena pandemi lewat Lapak Ibu!

(DuniaFintech/ Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Kripto Hari Ini: Aturan Baru Bappebti Bawa Angin Segar!

JAKARTA, duniafintech.com - Berita kripto hari ini mengulas aturan baru yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).  Regulasi terbaru tentang perdagangan pasar fisik...

Berita Fintech Indonesia: Daftar Pinjol 24 Jam Langsung Cair

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia hari ini akan membahas tentang daftar pinjaman online 24 jam langsung cair yang bisa kamu coba. Penting diketahui bahwa...

Menteri Bahlil: Siap-Siap Untuk Kenaikan Harga BBM Subsidi

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memberikan sinyal akan terjadi kenaikan harga BBM subsidi, lantaran harga minyak dunia sudah melampaui harga minyak di APBN sekitar US$63...

Makin Populer, Ini Dampak Positif Metaverse dalam Kehidupan

JAKARTA, duniafintech.com - Dampak positif Metaverse dalam kehidupan sehari-hari cukup beragam. Teknologi ini bisa mendukung aktivitas manusia.  Saat ini dunia digital atau metaverse ini tengah...

Seberapa Penting Asuransi Persalinan? Cari Tahu Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi persalinan atau asuransi melahirkan punya banyak manfaat sehingga tentunya sangat penting untuk dimiliki. Asuransi ini adalah jenis asuransi yang memberikan manfaat...
LANGUAGE