Strategi Mengelola Keuangan agar Efektif di Tengah Pandemi

0
266
Strategi Mengelola Keuangan
Ilustrasi

DuniaFintech.com – Dampak covid-19 terhadap perekonomian memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Untuk itu, perlunya strategi mengelola keuangan dan manajemen yang baik agar keuangan kita tidak berantakan. Pandemi corona telah membuat pola hidup masyarakat menjadi berubah.

Tidak hanya itu, pandemi ini juga membuat prilaku pengeluaran uang kita ikut berubah, seperti pengeluaran grocery, data telekomunikasi hingga kebutuhan kesehatan makin bertambah akibat WFH, namun demikian ada juga jenis pengeluaran yang akan berkurang seperti dana jalan-jalan.

Tentu saja dalam upaya menjaga kestabilan cash flow ini diperlukannya strategi mengelola keuangan yang jitu agar kita dapat mengatur dengan baik semua jenis pemasukan dan pengeluaran di masa krisis. Lalu seperti apa pengelolaan dana saat ini?

Cek Kembali Kondisi Keuangan

Strategi mengelola keuangan yang pertama adalah Anda harus melihat kembali kondisi keuangan selama melalui masa pandemi. Tentu saja, adanya pandemi ini mungkin membuat keadaan keuangan mengalami banyak perubahan. Seperti berkurangnya pendapatkan bulanan, bahkan pengeluaran yang semakin bertambah. Perbarui catatan perihal aset-aset yang dimiliki, utang dan juga pengeluaran.

Baca Juga:

Atur Ulang Budget Rumah Tangga

Untuk saat ini, ada baiknya memprioritaskan pemenuhan kebutuhan utama seperti pengeluaran pokok. Hentikan sementara pengeluaran yang tidak penting. Selain itu, jangan panik karena bisa membuat pembelanjaan yang tidak perlu. Bekerja dari rumah bisa saja menyebabkan anggaran untuk hidup mungkin naik. Namun, pembengkakan ini bisa ditutupi dengan mengambil jatah dari pos playing. Jika mau donasi, ikut gerakan traktir, dan lain lain, harus dilakukan dengan menyesuaikan kemampuan finansial.

Kumpulkan Dana Darurat

Setelah mengalami masa pandemi, banyak orang yang akhirnya sadar betapa pentingnya dana darurat. Bagi Anda yang mungkin sudah mulai mengumpulkan dana darurat? Tetap konsisten dalam melakukannya. Walaupun mungkin alokasi dana yang kamu sediakan untuk dana darurat berkurang, karena pengeluaran bertambah, tidak apa, yang penting selalu sisihkan.

Tunda Membeli Barang Cicilan

Membeli barang dengan cicilan tetap saja menggoda meski di masa krisis. Tetaplah untuk berpikir rasional. Meski sudah lama direncanakan, tunda pembelian barang non-pokok secara cicilan agar mengurangi porsi kewajiban bulanan di masa kritis.

Digitalisasi Keuangan

Memang, dengan adanya digitalisasi keuangan seperti sekarang banyak yang mengeluh menjadi semakin boros. Tapi, di kondisi seperti sekarang, beralih ke digital dalam hal transaksi keuangan tidak hanya menjadi strategi keuangan di era new normal tetapi bisa hindari kamu terpapar virus dari penggunaan uang tunai. Bukan menjadi rahasia, kalau banyak medium keuangan digital yang mengadakan banyak promo atau cashback.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here