28.7 C
Jakarta
Sabtu, 15 Agustus, 2020

Garena Luncurkan Game Bermuatan Budaya Indonesia

DuniaFintech.com – Salah satu pengembang game ternama, Garena mengeluarkan sebuah game kasual bernama Fantasy Town. Yang membedakan antara game ini dengan keluaran yang lain terletak pada genre atau alirannya. Seperti diketahui, pengembang game berbasis Singapura tersebut lebih banyak mengeluarkan game dengan aliran Multiplayer Online Battle Arena (MOBA), seperti League of Legends, Free Fire dan Arena of Valor.

Dirilis pada pertengahan Juli 2020 lalu, Fantasy Town memiliki daya tariknya. Hadirnya kearifan dan budaya lokal dalam permainan, membuat game ini dinilai melestarikan muatan lokal Tanah Air. Hadirnya berbagai nuansa Indonesia dalam game tersebut, membuat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberi apresiasi kepadanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pemasaran Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Josua Puji Mulia Simanjuntak menilai produk rilisan Garena mampu menjadi sumber inspirasi dan edukasi masyarakat.

“Game Fantasy Town ini memasukan unsur-unsur budaya Indonesia, bahkan karakter lokal. Hal tersebut merupakan potensi yang sangat luar biasa,”

Letak budaya muatan lokal Fantasy Town tertuang di berbagai bangunan yang khas di Indonesia, seperti Monumen Nasional (Monas), Museum Fatahilah, serta rumah adat yang berada di provinsi Indonesia.

Baca juga:

Game Garena dengan Muatan Lokal

Selain gedung dan bangunan, tampilan yang bermuatan lokal pada game ini terlatak pada pemilihan karakter. Terdapat berbagai tokoh, seperti Garuda, Nyi Roro Kidul, dan Kabayan. Sementara, pada kesempatan yang sama, pihak game baru saja mengeluarkan gedung Borobudur pada gameplay.

Sebanyak 1 juta orang disebut Garena telah memasang aplikasi game tersebut, meski baru dua minggu yang lalu diluncurkan. Direktur Garena Indonesia, Hans Kurniadi Saleh mengatakan akan terus menambah muatan lokal dalam seminggu, agar penikmat Fantasy Town terus bertambah.

Game Fantasy Town diluncurkan oleh Garena di Google Play Store untuk sistem operasi Android, serta App Store untuk sistem operasi iOS. Perlu diketahui, game ini bersifat free to play dengan mikrotransaksi tidak agresif dan dapat dimainkan semua umur.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Startup Insurtech Indonesia, Berikut Daftar Perusahaan yang Bisa Jadi Pilihan Anda

DuniaFintech.com - Setelah maraknya fintech p2p lending di masyarakat Indonesia, startup Insurtech Indonesia pun tidak kalah berkembang. Startup yang bergerak di bidang Insurtech (Insurance Technology) di...

Meski Dihadapi Sentimen, Huawei Justru Merangkak di Fortune Global 500

DuniaFintech.com - Perusahaan telekomunikasi berbasis di Tiongkok, Huawei justru merangkak ke posisi 49 dalam daftar Fortune Global 500 pada 2020. Salah satu...

Modal 1 Juta tapi Bisnis Untung Berlipat, Peluang Usaha Ini Wajib Dicoba

DuniaFintech.com - Di masa pandemi Covid-19 ini, banyak masyarakat banting stir untuk mencari penghasilan tambahan dari berbisnis. Namun, tak sedikit pula yang...

Terhapus dari Sistem, Pengembang Fortnite Gugat Apple dan Android!

DuniaFintech.com - Penerbit dan pengembang game Fortnite, Epic Game bakal melayangkan gugatan hukum kepada dua jenis pengembang gawai, yakni Apple dan Android....

Aset Kripto Sebagai Investasi? Berikut Alasan Mengapa Anda Perlu Investasi Aset Kripto

DuniaFintech.com - Aset kripto kini telah menjadi pilihan investasi di masyarakat Indonesia. Lalu, apakah Anda masih ragu menjadikan aset kripto sebagai investasi?...
LANGUAGE