25.6 C
Jakarta
Sabtu, 25 Juni, 2022

GOJEK AKUISISI 3 STARTUP LOKAL GUNA MEMIMPIN SEKTOR PEMBAYARAN INDONESIA

duniafintech.com – Perusahaan Go-Jek yang masuk kedalam jajaran perusahaan Unicorn belum lama ini telah mengakuisisi tiga perusahaan start-up dengan berbasis keuangan teknologi (fintech).

Pada pekan lalu, sebagai ambisi perusahaan ride sharing Go-Jek telah membeli pembayaran secara offline dari layanan Kartuku, perusahaan Mapan, dan pembayaran gateway Midtrans.

Perusahaan yang memperluas ruang bisnisnya termasuk pengiriman makanan dan juga pembayara, Go-Jek mengatakan akuisisi tersebut merupakan komponen vital dengan tujuan untuk memimpin sektor pembayaran di Indonesia.

Melalui akuisisi yang diumumkan, kita akan bekerja dengan tiga perusahaan yang berbagi visi dan etos, hal tersebut juga menandai perkembangan yang signifikan dalam bergaining posisi di industri fintech Indonesia,” ujar Nadiem Makarim, pendiri dan chief executive Go-Jek.

Dikatakan oleh Go-jek, langkah akuisisi tersebut akan meningkatkan aktivitasnya dalam pembayaran online dan offline, serta meningkatkan keterlibatan dalam jasa keuangan di Indonesia. Layanan pembayaran Go-Jek mobile, Go-Pay adalah salah satu platform pembayaran paling populer di Indonesia.

Akuisisi ini akan segera mempercepat penerimaan dan kepemimpinan pasar Go-Pay di ruang offline melalui Kartuku, serta ruang online melalui Midtrans, dan juga meningkatkan inklusi keuangan melalui Mapan,” ujar Andre Soelistyo, Presiden di Go-Jek.

“Pendekatan ini dimaksudkan untuk membiayai, dan dilaksanakan oleh teknologi bisnis Indonesia terkemuka dalam kelompok Go-Jek, hal tersebut akan mempercepat inklusi keuangan jutaan masyarakat Indonesia dan juga merangsang produktivitas ekonomi negara.” sambungnya.

Mengacu kepada solusi inklusi keuangan fintech yang memberikan biaya alternatif terjangkau untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Menurut data Bank Dunia, diperkirakan 2 milyar orang dewasa tidak memiliki akses ke jasa keuangan formal.

Pada bulan September lalu, Soelistyo mengatakan bahwa perusahaan ingin meniru keberhasilan Alibaba dan Tencent di Cina dengan penawaran pembayaran digital.

Go-Jek tidak hanya sebagai platform layanan ride sharing online yang memberikan servis ke pembayaran. Saingannya Uber dan Grab Singapura telah membuat usaha mereka sendiri ke dalam industri dengan layanan pembayaran.

Pada bulan Oktober, Uber teamed dengan Barclays untuk memulai sendiri kartu kredit Visa di AS, yang memungkinkan pengguna untuk membayar pengemudi mereka, menerima cashback pengeluaran dan kredit tahunan sebesar $50 untuk layanan langganan digital seperti Netflix.  Sedangkan applikasi mobile GrabPay, memungkinkan pengguna membayar untuk barang di toko dan restoran di Singapura.

Source: CNBC                       

Writter: Romy Syawal

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Dari Kasus Penipuan Binomo, Segini Nilai Aset Kekayaan Indra Kenz yang sudah Disita Polisi

JAKARTA, duniafintech.com – Terkait kasus dugaan penipuan dan pencucian uang dalam kasus investasi bodong Binary Option (Binomo), semua aset atau harta kekayaan Indra Kenz...

Beragam Manfaat P2P Lending Syariah, Kamu Berminat?

JAKARTA, duniafintech - Beragam manfaat P2P Lending Syariah. Pasalnya sistem P2P lending Indonesia ini sangat mirip dengan konsep yang diterapkan pada marketplace secara online,...

Ide Usaha Makanan Online Terbaru, Bikin Ngiler!

JAKARTA, duniafintech.com - Ide usaha makanan online, nampaknya cukup menarik untuk dikupas. Memulai usaha makanan online memang cukup menantang, karena kompetitor dalam usaha tersebut...

Cara Kerja P2P Lending, Simak ya Guys!

JAKARTA, duniafintech.com - Cara kerja p2p lending atau Sistem P2P lending Indonesia ini sangat mirip dengan konsep yang diterapkan pada marketplace secara online, yakni menyediakan...

Aplikasi Kasir Pintar yang Berguna untuk Kebutuhan Bisnis

JAKARTA, duniafintech.com - Aplikasi kasir pintar atau biasa dikenal sebagai Point of Sales (POS) telah menjadi salah satu kebutuhan agar aktivitas bisnis menjadi lebih efektif...
LANGUAGE