32.8 C
Jakarta
Selasa, 9 Agustus, 2022

Heboh, Bitcoin Kembali Meroket 20% dalam 3 Hari Terakhir

duniafintech.com – Jakarta, 2 April 2019 – Bitcoin kembali meroket 20% dalam 3 hari terakhir. Dalam analisisnya, Oscar Darmawan, CEO Indodax memaparkan:

“Selama 3 bulan terakhir terjadi fase akumulasi beli dimana para buyer percaya akan terjadi momen lonjakan harga. Pada akhirnya kenaikan harga inilah yang mendorong semakin besarnya tingkat pembelian, karena efek FOMO (Fear of Missing Out) pada perdagangan aset digital.”

Fenomena harga Bitcoin kembali meroket seperti ini menandakan bahwa sebenarnya industri kripto sedang sangat positif. Ini juga didukung oleh aturan internasional di berbagai negara yang mengangkat perkembangan aset digital. Bahkan di Indonesia sudah memiliki dasar peraturan dari Kementerian Perdagangan No. 99 Tahun 2018 yang menyatakan bahwa aset digital diakui sebagai komoditas, sehingga ikut mendorong banyak Millenials melirik Bitcoin sebagai salah satu aset berharga untuk dimiliki.

Baca juga

Millenials dikenal sebagai generasi yang ingin sesuatunya serba cepat, modern dan termasuk dalam pemilihan akses keuangan. Tren membeli aset digital telah menjadi gaya hidup sebab nilai aset akan lebih cepat kembali dibanding aset konvensional lainnya dan cukup memenuhi aspirasi keuangan Millenials.Beberapa tokoh milenial seperti Jack Dorsey, CEO Twitter misalnya bahkan mengalokasikan $10,000 per minggu untuk membeli Bitcoin karena merasa Bitcoin sebagai aset digital terpercaya. Pandangan yang sama juga dimiliki oleh Eugene Kaspresky, CEO Karspersky Lab berpendapat bahwa aset kripto adalah penemuan terbaik dan menjanjikan.

Selain Bitcoin, hal yang sama juga terlihat dari TRON, Monero, dan Litecoin yang naik lebih dari 10% dalam 24 jam terakhir. Indodax sebagai salah satu marketplace aset digital terbesar dan teraman menjadi pilihan dari masyarakat Indonesia untuk mendapatkan aset digital pertamanya. Indodax juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kepemilikan aset digital sebagai alternatif aset yang wajib dimiliki masyarakat Indonesia.

“Bila asset konvensional fisik lain seperti properti bisa mengalami kerusakan. Aset digital dengan terknologi Blockchain yang memiliki teknik penyimpanan data yang terdesentralisasi mengeliminasi kemungkinan aset hancur akibat kerusakan fisik dan mustahil dipalsukan sebab sistem pencatatan di Blockchain membuat hanya aset digital original saja yang bisa ditransaksikan.” Tambah Oscar Darmawan.

Tentang Indodax

Indodax adalah perusahaan berpengalaman dalam bidang aset digital dan blockchain serta penyedia platform jual-beli aset digital seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin dan lebih dari 30 aset digital lainnya. Indodax berdiri sejak tahun 2014 dan melayani lebih dari 1,5 juta orang di Indonesia. Indodax juga memiliki hampir 200 karyawan dengan partner di seluruh dunia, seperti China, Singapura, Eropa, Korea Selatan, Mexico dan India yang berpengalaman dalam bidang aset digital. Selain itu, kami memiliki customer support yang siap membantu para member selama 24/7. Kami berdedikasi kepada member dan calon member untuk bertransaksi aset digital menggunakan Rupiah dengan sistem terbaik, tercepat, termudah dan teraman. Info lebih lanjut dapat berkunjung ke www.indodax.com

-Press Release-

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Inilah 18 Penyakit yang tidak Ditanggung Asuransi Prudential

JAKARTA, duniafintech.com – Daftar penyakit yang tidak ditanggung Asuransi Prudential penting untuk diketahui oleh para pemilik polis asuransi ini. Adapun hal penting yang perlu dipertimbangkan...

Cara Top Up OVO lewat OCBC NISP 2022: ATM & Mobile Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat OCBC NISP sejatinya hampir mirip kok dengan cara isi saldo OVO lewat sejumlah bank lainnya. Saat ini,...

Cara Menghubungkan Akulaku ke Bukalapak, Banyak Manfaatnya!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghubungkan Akulaku ke Bukalapak berikut ini perlu diketahui karena akan memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Nah, sebagai pelanggan Akulaku, barangkali kamu...

Fantastis! Hingga Juni 2022, Sudah 9,5 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

JAKARTA, duniafintech.com - Hingga Juni 2022, sudah 9,5 juta UMKM masuk ekosistem digital. Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan sebanyak 19,5 juta pelaku...

Jangan Salah Kira, Inilah Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin

JAKARTA, duniafintech.com - Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin sangat mencolok. Data dari Coinmarketcap menunjukkan ada sekitar 20 ribu kripto yang tercatat.  Dari sekian banyak kripto di...
LANGUAGE