33.6 C
Jakarta
Senin, 26 September, 2022

Hikmah Pandemi, Pembayaran Digital Diprediksi Terus Meningkat Pesat Hingga 2021

Duniafintech.com – Pandemi Covid-19 membuat transaksi pembayaran digital meningkat pesat, apalagi dengan kebijakan menjaga jarak, tetap #dirumahAja, hingga pembatasan sosial berskala besar, aktivitas konvensional seperti ke bank maupun ke ATM menjadi terhambat. Secara instant dan massif transaksi digital banking pun melesat.

Berdasarkan data Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), di Januari 2020, penggunaan pembayaran digital mencapai 300 juta transaksi. Namun, di April 2020, nilainya melonjak 50 persen menjadi 450 juta transaksi. Adapun pada Maret 2020, nilai transaksi digital  mencapai Rp15,04 triliun lalu naik menjadi Rp17,55 triliun pada bulan berikutnya.

Di sisi lain, penggunaan transaksi pembayaran melalui anjungan tunai mandiri (ATM), dan kartu debit mengalami penurunan. Dari sebelumnya 600 juta transaksi di Januari lalu, merosot ke 500 juta transaksi di April, atau terkoreksi 16,67 persen.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko, menyatakan pertumbuhan pembayaran digital meningkat pesat tetap kuat pada Juli 2020 yakni mencapai 24,42 persen secara tahunan atau year on year (YoY). Sedangkan volume transaksi digital banking juga mengalami pertumbuhan yang tinggi mencapai 38,81 persen (YoY) pada Juli 2020.

“BI memperkirakan berbagai transaksi sistem pembayaran kembali meningkat sejalan prospek pemulihan ekonomi dan perkembangan positif berbagai inovasi pada aktivitas ekonomi dan keuangan digital,” ujar Onny.

Baca Juga:

Maraknya kolaborasi antara pelaku ekonomi dan keuangan digital melalui pemanfaatan application programing interface (API) membuat pembayaran digital meningkat pesat, baik bank maupun nonbank, menunjukan respons industri yang sangat baik terhadap upaya BI melakukan transformasi digital yang inklusif dalam kerangka Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 (BSPI) termasuk penguatan digitalisasi UMKM.

Menanggapi fenomena ini, Sekretaris Jenderal AFTECH, Karaniya Dharmasaputra, mengatakan, “pesatnya digital dipengaruhi oleh tingginya transaksi e-commerce (perdagangan elektronik).”

Transaksi harian di e-commerce pada April 2020 juga tercatat naik menjadi 4,8 juta transaksi, dari 3,1 juta transaksi rata-rata pada kuartal II-2019. Konsumen baru meningkat 51 persen, dan permintaan volume melonjak lima hingga 10 kali saat pandemi.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pinjol Bunga Rendah 2022 Cepat Cair, Nih 6 Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol bunga rendah 2022 cepat cair tentunya sangat penting untuk diketahui oleh kamu yang tengah kepepet dana talangan. Meski saat ini ada...

Bisnis Fintech di Indonesia: Ini 11 Startup Fintech Terbaik

JAKARTA, duniafintech.com – Bisnis fintech atau financial technology di Indonesia tampak bertumbuh pesat dalam beberapa tahun belakangan. Hal ini terjadi sebagai dampak dari perkembangan globalisasi,...

Keuangan Digital, Inilah Jenis-jenisnya di Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com – Keuangan digital dan sederet layanannya terus bermunculan dalam beberapa waktu terakhir di Indonesia. Seperti diketahui bersama, industri keuangan memang masih menjadi salah...

Asuransi Mobil: Intip Tips Memilih dan Rekomendasinya Yuk!

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi mobil adalah proteksi penting bagi kendaraan roda empat kesayanganmu saat ini. Apa saja rekomendasinya? Mengingat aset yang satu ini punya nilai...

Berita Fintech Terkini: Kolaborasi Duo Perusahaan Fintech Sejahterakan Pekerja

JAKARTA, duniafintech.com - Berita fintech terkini akan mengulas tentang wagely, platform kesejahteraan finansial terkemuka di Asia, dan CekAja, situs marketplace produk finansial dengan pertumbuhan...
LANGUAGE