24 C
Jakarta
Minggu, 5 Desember, 2021

ICO Fetch AI Terjual Habis dalam Hitungan Menit

duniafintech.com – Binance yang baru-baru ini meluncurkan platform launchpad-nya kembali mengumumkan kabar gembira dengan penjualan sukses token yang mereka adakan. ICO Fetch AI yang membuka ICO melalui Binance Launchpad kabarnya berhasil menjual habis token mereka dalam hitungan 11 menit 14 detik.

Penjualan ICO Fetch AI ini mencatat keberhasilan baru

Penjualan token yang diadakan pada hari Senin (25/2) secara eksklusif tersedia bagi para pembeli yang memiliki token asli Binance, BNB. ICO Fetch.AI ini merupakan penjualan token kedua tahun ini yang difasilitasi oleh Binance Launchpad. Ada 6% dari seluruh total supply yang berhasil terjual dengan nilai maksimal mencapai $6 juta.

Baca juga: Startup Fintech Kredivo Gandeng Moka untuk Kredit Instan

Setelah penjualan selesai, CEO Binance, Changpeng Zhao mengungkapkan kegembiraannya akan keberhasilan ICO yang digelar oleh Binance Launchpad tersebut. Dalam akun Twitternya, Zhao menulis, “It was over in about 10 seconds. The queue was totally packed within seconds. The processing is just draining the queue slowly. Congrats to @fetch_ai!”

Penjualan token ICO Fetch AI ini mencatat keberhasilan baru bagi Binance Launchpad setelah kesuksesan ICO BitTorrent yang juga mereka selenggarakan oleh Binance bulan lalu. BitTorrent sendiri menghabiskan semua persediaan tokennya hanya dalam 20 menit. Pada waktu itu penjualan terkendala oleh sistem sehingga terjadi sedikit keterlambatan. Zhao mengklaim jika penjualan bisa selesai dalam hitungan detik jika tidak ada masalah teknis ini.

Penjualan Token Fetch AI Menggembirakan Sekaligus Mengecewakan Investor

ICO yang diselenggarakan oleh Fetch.AI oleh sebagian analis dianggap sebagai ICO terpanas tahun ini. Karena itu, sudah banyak sekali investor yang mengantisipasi dan ingin menggelontorkan uangnya demi proyek yang dianggap menjanjikan itu. Karena kabar tersebut, ada lebih dari 24.000 pengguna menandatangani User Agreement untuk bisa membeli token Fetch.AI. Minimum pembelian adalah 230 FET sementara maksimalnya dibatasi hingga 34.602 FET.

Sayangnya, dari 24.000 orang yang ingin membeli ada 19.860 yang berhasil melakukan order namun hanya 2.758 orang yang sukses membeli FET. Hal inilah yang memicu banyak calon investor mengungkapkan kekesalannya di media sosial. Ada sebagian yang menduga Binance melakukan penipuan, ada juga yang beranggapan bahwa platform tersebut ‘pilih kasih’ terhadap nama-nama investor lewat pembicaraan khusus dengan Fetch.AI.

Baca juga: Malta AI & Blockchain Summit: 100 Stan Gratis

Fetch.AI sendiri mengklaim menyatukan “pembelajaran mesin, kecerdasan buatan, sistem multi-agen dan teknologi buku besar yang terdesentralisasi untuk menciptakan internet ekonomi”. Mereka bertujuan untuk membangun infrastruktur digital untuk penyebaran sistem multi-agen, buku besar yang dapat diskalakan untuk mendukung tingkat transaksi yang tinggi dan kerangka kerja ekonomi untuk mengatur pasar yang dinamis.

Sementara itu Binance Launchpad merupakan upaya Binance untuk menciptakan ICO yang lebih kredibel setelah berbagai masalah yang terjadi di sepanjang 2017 hingga awal 2018 terkait ICO. Zhao menyatakan bahwa di tahun ini Binance Launchpad akan membantu berbagai proyek untuk menciptakan penjualan token yang lebih aman dan sehat tidak hanya bagi investor tapi juga penyelenggara.

-Dita Safitri-

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Seru Banget, Ini Cara Mendapatkan Uang dari Bitcoin dan Cryptocurrency Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com - cara seru mendapatkan uang dari bitcoin dan cryptocurrency lainnya bisa dilakukan dengan empat cara berikut ini. Bitcoin adalah teknologi yang populer...

Trader, Inilah 3 Robot Forex untuk Android Terbaik yang Perlu Dimiliki

JAKARTA, duniafintech.com - Robot forex adalah salah satu alat yang akan membantu para trader untuk dapat meraih profit besar. Adapun sistem trading otomatis ini...

Tugu Insurance Berhasil Pertahankan Rating Internasional 

JAKARTA, duniafintech.com - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) berhasil mempertahankan predikat bertaraf internasional, yaitu Financial Strength Rating A- (Excellent) dan Long-Term...

Kolaborasi dengan Fintech, Tokopedia Hadirkan Solusi Pendanaan yang Terpercaya

JAKARTA, duniafintech.com - Perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia, Tokopedia, menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan financial technology (fintech) untuk menghadirkan solusi pendanaan yang terpercaya...

Cara Mendapatkan Surat Permintaan Asuransi Jiwa

JAKARTA, duniafintech.com - Surat Permintaan Asuransi Jiwa adalah salah satu dari sekian banyak perjanjian yang harus diisi dalam asuransi. SPAJ ini akan Anda isi...
LANGUAGE