26.1 C
Jakarta
Jumat, 10 Juli, 2020

Ijazah Berteknologi Blockchain Kini Digunakan Di India?

duniafintech.com – Teknologi blockchain kian berkembang untuk dimanfaatkan pada sektor pendidikan. Begitu pula yang dilakukan India. Setelah sebelumnya dikabarkan mengeluarkan pelatihan khusus untuk petinggi kepolisian dalam mengidentifikasi kejahatan terkait kripto, kini India semakin mengembangkan teknologi yang sedang tren di masyarakat ini dengan menggunakan ijazah berteknologi blockchain.

Penerapan teknologi blockchain dalam ijazah di India ini dikembangkan oleh Kerala Blockchain Academy (KBA), sebuah lembaga yang didukung pemerintah untuk menerapkan konsep teknologi blockchain dalam memajukan dan mengamankan penerbitan ijazah dan sertifikat di sekot pendidikan. Seperti konsep yang kita tahu dari teknologi blockchain,  ijazah berteknologi blockchain ini tidak dapat dipalsukan, rusak atau hilang.

Lembaga riset dan akademis pemerintah India ini memanfaatkan sifat blockchain yang desentralistik dan anti peretasan, sehingga Ijazah berteknologi blockchain ini dapat menjadi solusi yang tepat untuk menjamin sertifikat yang diterbitkan lembaga akademisi tidak dapat diubah sembarangan. Solusi ini pun dikembangkan KBA berlandaskan komitmen untuk menjamin transparansi dalam proses sertifikasi tanpa mencampuri privasi pengguna.

Baca juga :

Setiap sertifikasi atau ijazah berteknologi blockchain ini memiliki QR code, di mana pihak pemberi kerja maupun siswa dapat memindai dokumen mereka dengan cepat hanya menggunakan ponsel saja. Dengan itu, pengguna dapat memastikan keaslian dari sertifikasi tersebut. Bahkan setiap sertifikasi atau ijazah berteknologi blockchain ini juga memiliki identitas internasional dengan time stamp dan nomor blok yang unik.

Setelah mengeluarkan ijazah berteknologi blockchain, dikabarkan kedepannya KBA akan menggunakan solusi ini untuk beragam sertifikasi kursus dalam program pelatihan yang digelar KBA, termasuk sertifikasi kursus dibidang blockchain untuk para profesional IT.

Tidak hanya India, Ijazah berteknologi blockchain ini juga kerap digunakan oleh Rusia pada tahun 2018 dengan tujuan agar calon perusahaan dapat memeriksa keaslian setiap ijazah digital di situs web universitas.

– Dinda Luvita –

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

PNM Mekaar Berbasis Digital Luncur, Mudahkan Pencairan Pembiayaan Nasabah

DuniaFintech.com – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM berkolaborasi dengan LinkAja meluncurkan pilot project PNM Mekaar berbasis digital di Pasar Minggu,...

Hal-hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mencapai Masa Pensiun

DuniaFintech.com - Mencapai masa pensiun kadang terasa melegakan karena mengucapkan selamat tinggal kepada pekerjaan menumpuk, di sisi lain juga menjadi beban bagi...

Layanan TokoCabang di Tokopedia Bantu Pengusaha di Tengah Pandemi

DuniaFintech.com - E-commerce Tokopedia mengungkapkan adanya peningkatan pemanfaatan fitur TokoCabang, sebuah layanan untuk ketersediaan pasokan hingga pemenuhan permintaan selama masa pandemi COVID-19....

Mau Dapat Beasiswa? Kunjungi Beberapa Situs Ini

DuniaFintech.com - Siapa yang tidak mau dapat beasiswa? Rasanya, hampir setiap orang punya impian untuk meneruskan studi ke jenjang lebih tinggi, bukan?...

Pandemi Covid-19 Jadi Ajang Menuju Reformasi Memanfaatkan Teknologi

DuniaFintech.com - Pemerintah memandang masa krisis yang terjadi hingga saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan reformasi memanfaatkan teknologi. Inilah hikmah...
LANGUAGE