26.7 C
Jakarta
Minggu, 26 Juni, 2022

INDEF: Tren Main Saham UMKM Lewat Fintech Urun Dana Sangat Potensial

DuniaFintech.com – Hadirnya layanan fintech urun dana (equity crowdfunding) di Indonesia menjadi angin segar untuk peminat industri keuangan. Layanan ini menjadikan tren jual dan beli saham di level industri UMKM berpotensi dikenal luas sebagai produk jasa keuangan.

Hal itu diamini oleh badan penelitian ekonomi dan keuangan (INDEF), Nailul Huda yang mengatakan popularitas fintech urun dana akan meningkat kedepannya. Pernyataannya didasari dengan kondisi dan corak ekonomi dalam negeri yang didukung oleh industri mikro hingga menengah.

“Platform equity crowdfunding menjadikan pelaku umkm sebagai pangsa pasar. Agar usaha mereka berlanjut, mereka peru mencari modal, dan cukup berat apabila menawarkannya ke pasar modal,”

“Mereka bisa memanfaatkan platform ECF sebagai sarana menawarkan saham mereka. Mendapatkan modal dengan menjual saham mereka menjadi kesempatan bagus untuk mengembangkan bisnis,”

Baca juga:

Jual Beli Saham UMKM Bantu Usaha Kecil Naik Kelas

Lebih lanjut, hadirnya fintech urun dana yang membuat para pendana seperti jual beli saham industri UMKM dinilai Huda dapat memberi dampak positif. Disamping itu, para pelaku usaha yang akan didanai akan berpeluang besar untuk meningkatkan usahanya.

“Hadirnya fintech urun dana membuat pilihan permodalan untuk pelaku usaha menjadi bertambah,”

Menurut Huda, saat ini akses permodalan untuk pelaku usaha sangat terbatas. Terlebih, banyaknya permintaan kredit perbankan yang anjlok. Keterbatasan akses tersebut dinilainya mampu terjawab oleh layanan fintech urun dana.

“Mereka membutuhkan sistem permodalan baru dan tidak memberatkan, salah satunya melalui fintech urun dana,”

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Bursa Kripto Masih Belum Terealisasi, Langkah Mendag Zulkifli Hasan Ditunggu

JAKARTA, duniafintech.com - Keberadaan bursa kripto sebagai bagian dari ekosistem perdagangan legal aset kripto di Indonesia hingga kini belum berujung atau terealisasi.  Meski pucuk pimpinan...

Segera Siapkan Regulasi Investasi Kripto, Zulkifli Hasan Bilang Biar Lebih Aman

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi aset kripto saat ini banyak digandrungi masyarakat Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus beradaptasi dengan tren ekosistem ekonomi digital itu. Hal itu...

Harga Volkswagen Polo hingga Daftar Dealernya

JAKARTA, duniafintech.com – Volkswagen Polo hingga kini masih menjadi salah satu mobil asal Jerman yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Baik di Indonesia maupun di...

Estimasi Biaya Laparoskopi, Mahal Enggak Ya?

JAKARTA, duniafintech.com – Estimasi biaya laparoskopi di rumah sakit memang terbilang cukup menguras kantong, bahkan bisa mencapai puluhan juta. Laparoskopi sendiri adalah tindakan medis berupa...

Sesuai Syariat Islam, Begini Prinsip P2P Lending Syariah

JAKARTA, duniafintech.com - Pastinya P2P lending sudah tidak asing lagi di telinga, bukan? Seiring perkembangan zaman dan teknologi, dunia fintech syariah terus mengalami peningkatan....
LANGUAGE