30.3 C
Jakarta
Minggu, 26 Juni, 2022

INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN MELONJAK PESAT DENGAN INFLASI FEBRUARI 0,17 PERSEN

duniafintech.com – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di awal pekan ini. Pergerakannnya terjadi selama sesi pertama perdagangan saham yang dilasir dari liputan6.com, Kamis (1/3/2018). Penguatan IHSG di tengah rilis data inflasi Februari sebesar 0,17 persen.

Baca juga : http://duniafintech.com/penguatan-bursa-saham-asia-mengikuti-bursa-saham-amerika-serikat/

Tercatat di penutupan sesi pertama perdagangan saham, IHSG naik 25,83 poin atau 0,39 persen ke posisi 6.623,05. Indeks saham LQ45 menguat 0,51 persen ke posisi 1.105,91. Ada sebanyak 179 saham menguat sehingga mengangkat IHSG.

Pada sesi pertama, IHSG sempat menduduki level tertinggi 6.629,90 dan terendah 6.595,87. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 267.925 kali dengan volume perdagangan 6,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 4,2 triliun.

Baca juga : http://duniafintech.com/trading-saham-yang-cerdas-dengan-olymp-trade/

Investor asing melakukan aksi jual Rp 141,27 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran 13.771. Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor tambang turun 0,06 persen. Sektor saham pertanian naik 2,74 persen, dan catatkan penguatan terbesar.

Selain itu, sektor saham perdagangan menguat 1,01 persen dan sektor saham infrastruktur menanjak 0,77 persen.Saham-saham yang menguat antara lain saham KMTR naik 25 persen ke posisi Rp 605 per saham, saham TKIM melonjak 13,15 persen ke posisi Rp 7.100 per saham, dan saham ARMY menguat 6,25 persen ke posisi Rp 340 per saham.

Baca juga : http://duniafintech.com/pengawasan-sec-terhadap-pertumbuhan-blockchain-terkait-sekuritas/

Diantaranya juga terdapat saham-saham yang melemah, antara lain saham BGTG melemah 7,59 persen ke posisi Rp 134, saham ENRG turun 5,8 persen ke posisi Rp 260 per saham, dan saham TAXI tergelincir 4,84 persen ke posisi Rp 59. Indeks saham Hong Kong Hang Seng melemah 0,20 persen, indeks saham Jepang Nikkei susut 1,84 persen, dan catatkan penurunan terbesar, indeks saham Singapura melemah 0,71 persen, dan indeks saham Taiwan merosot 0,17 persen. Sedangkan indeks saham Shanghai menguat 0,28 persen.

Written by : Dinda Luvita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Harga Volkswagen Polo hingga Daftar Dealernya

JAKARTA, duniafintech.com – Volkswagen Polo hingga kini masih menjadi salah satu mobil asal Jerman yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Baik di Indonesia maupun di...

Estimasi Biaya Laparoskopi, Mahal Enggak Ya?

JAKARTA, duniafintech.com – Estimasi biaya laparoskopi di rumah sakit memang terbilang cukup menguras kantong, bahkan bisa mencapai puluhan juta. Laparoskopi sendiri adalah tindakan medis berupa...

Sesuai Syariat Islam, Begini Prinsip P2P Lending Syariah

JAKARTA, duniafintech.com - Pastinya P2P lending sudah tidak asing lagi di telinga, bukan? Seiring perkembangan zaman dan teknologi, dunia fintech syariah terus mengalami peningkatan....

Memahami Mekanisme P2P Lending Syariah, Simak Ulasannya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com - Mekanisme P2P lending syariah patut menjadi pemahaman bagi masyarakat. P2P lending terus mengalami perkembangan yang pesat. Hal ini karena kebutuhan setiap...

Waduh Nasib-nasib! Hacker Berhasil Gasak Rp 1,48 T dari Perusahaan Kripto AS

JAKARTA, duniafintech.com - Koin digital senilai US$100 juta koin atau sekitar Rp1,482 triliun diklaim dibobol hacker alias peretas dari perusahaan kripto Amerika Serikat (AS)...
LANGUAGE