25.6 C
Jakarta
Jumat, 9 Desember, 2022

INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN MELONJAK PESAT DENGAN INFLASI FEBRUARI 0,17 PERSEN

duniafintech.com – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di awal pekan ini. Pergerakannnya terjadi selama sesi pertama perdagangan saham yang dilasir dari liputan6.com, Kamis (1/3/2018). Penguatan IHSG di tengah rilis data inflasi Februari sebesar 0,17 persen.

Baca juga : http://duniafintech.com/penguatan-bursa-saham-asia-mengikuti-bursa-saham-amerika-serikat/

Tercatat di penutupan sesi pertama perdagangan saham, IHSG naik 25,83 poin atau 0,39 persen ke posisi 6.623,05. Indeks saham LQ45 menguat 0,51 persen ke posisi 1.105,91. Ada sebanyak 179 saham menguat sehingga mengangkat IHSG.

Pada sesi pertama, IHSG sempat menduduki level tertinggi 6.629,90 dan terendah 6.595,87. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 267.925 kali dengan volume perdagangan 6,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 4,2 triliun.

Baca juga : http://duniafintech.com/trading-saham-yang-cerdas-dengan-olymp-trade/

Investor asing melakukan aksi jual Rp 141,27 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran 13.771. Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor tambang turun 0,06 persen. Sektor saham pertanian naik 2,74 persen, dan catatkan penguatan terbesar.

Selain itu, sektor saham perdagangan menguat 1,01 persen dan sektor saham infrastruktur menanjak 0,77 persen.Saham-saham yang menguat antara lain saham KMTR naik 25 persen ke posisi Rp 605 per saham, saham TKIM melonjak 13,15 persen ke posisi Rp 7.100 per saham, dan saham ARMY menguat 6,25 persen ke posisi Rp 340 per saham.

Baca juga : http://duniafintech.com/pengawasan-sec-terhadap-pertumbuhan-blockchain-terkait-sekuritas/

Diantaranya juga terdapat saham-saham yang melemah, antara lain saham BGTG melemah 7,59 persen ke posisi Rp 134, saham ENRG turun 5,8 persen ke posisi Rp 260 per saham, dan saham TAXI tergelincir 4,84 persen ke posisi Rp 59. Indeks saham Hong Kong Hang Seng melemah 0,20 persen, indeks saham Jepang Nikkei susut 1,84 persen, dan catatkan penurunan terbesar, indeks saham Singapura melemah 0,71 persen, dan indeks saham Taiwan merosot 0,17 persen. Sedangkan indeks saham Shanghai menguat 0,28 persen.

Written by : Dinda Luvita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan PHK Karyawan Kembali Terjadi, Kali Ini PepsiCo

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan PHK karyawan hingga saat ini masih saja terjadi di dunia ketenagakerjaan, termasuk perusahaan startup. Hal itu berlangsung di tengah ketidakpastian ekonomi...

Tips Investasi Untuk Persiapan Masa Depan

JAKARTA, duniafintech.com - Saham merupakan instrumen investasi yang berpotensi memberikan keuntungan cukup tinggi jika dibandingkan instrumen investasi lainnya. Namun, sebagai investor, kita harus cukup cerdas...

Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Cek sebelum Tukar Valas

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke Rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.637 di perdagangan pasar spot Rabu (7/12). Diketahui, rupiah melemah 0,05%...

Jelang Akhir Tahun, Modalku Catat Pertumbuhan Positif Fasilitas Finansial Bagi Karyawan

JAKARTA, duniafintech.com - Modalku mencatatkan pertumbuhan positif dari berbagai fasilitas finansial karyawan antara lain fasilitas Modal Karyawan dan Modal Kasbon. Dalam menyediakan fasilitas finansial bagi...

Berita Kripto Hari Ini: Mantan CEO FTX Siap-siap Dipenjara?

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini terkait sosok mantan CEO pertukaran kripto yang bangkrut, yaitu FTX, Sam Bankman-Fried. Menjadi salah satu sosok berpengaruh di...
LANGUAGE