28.2 C
Jakarta
Jumat, 9 Desember, 2022

Investor Institusi Mulai Terjun dalam Investasi Ethereum

DuniaFintech.com – Selain berita mengenai Bitcoin yang kembali menembus rekor harga tertinggi, altcoin lain yang menuai perhatian karena alasan yang sama adalah Ethereum. Kenaikan dari aset kripto yang diciptakan oleh Vitalik Buterin dkk ini sebagian disebabkan karena semakin banyaknya investor institusi terjun dalam investasi Ethereum. Banyak yang mulai menganggap bahwa Bitcoin dan altcoin lain merupakan emas digital yang menjanjikan untuk dijadikan sebagai instrumen investasi.

Berdasarkan data dari Coinbase Annual Review 2020, semakin banyak investor institusi terjun dalam investasi Ethereum dan memiliki nilai lindung. Coinbase sebagai salah satu pertukaran terbesar global juga mencatatkan kenaikan jumlah investor institusi yang mulai melirik Ethereum. Kebanyakan investor-investor tersebut sudah membeli Bitcoin terlebih dahulu.

Baca Juga:

Berbagai Alasan Ketertarikan para Investor pada Ethereum

Menurut laporan yang sama, ada beberapa alasan kenapa para investor institusi terjun dalam investasi Ethereum. Pertama, potensinya yang semakin berkembang sebagai alat penyimpan nilai. Kedua, statusnya sebagai komoditas digital yang diperlukan untuk mendukung transaksi pada jaringan yang mereka gunakan.

Banyaknya pemimpin dalam industri termasuk Coinbase dan Gemini yang memiliki pandangan positif terhadap Ethereum, semakin banyak pula investor besar yang ikut terjun. Termasuk mengeksplorasi sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi)

“Menurut saya, banyak institusi mulai berani mengeksplorasi Ethereum dan DeFi setelah mereka melihat bagaimana Bitcoin berkembang,” ungkap Arthur Cheong, pendiri dan manajer portofolio dalam dana aset kripto DeFiance Capital yang berfokus pada teknologi DeFi.

Kabar lain yang menjadi bukti semakin banyaknya investor institusi yang tertarik pada Ethereym datang dari CME. Mereka telah mengumumkan pada Desember lalu bahwa mereka akan meluncurkan kontrak berjangka Ethereum dalam satu bulan ke depan. Produk derivative berbasis Ethereum di salah stau bursa berjangka teregulasi terbesar di dunia ini tentu akan membuat Ethereum menjadi semakin ‘seksi’ di mata para investor.

Adanya Ethereum dalam bentuk produk bursa berjangka akan memberi pengguna kesempatan untuk melakukan lindung nilai atas posisi spot mereka, mengurangi risiko keseluruhan berinvestasi dalam Ethereum sekaligus menyediakan tempat bagi mereka untuk mengambil posisi spekulatif.

(DuniaFintech/DitaSafitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tips Hadapi Resesi Ekonomi Global Bagi Para Pelaku Usaha ala Rey Insurtech

JAKARTA, duniafintech.com - Resesi ekonomi global diperkirakan akan memengaruhi banyak sektor dan kinerja bisnis sehingga pelaku usaha perlu tips hadapi. Salah satu tips hadapi resesi...

Tips Cek Kesehatan Kendaraan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

JAKARTA, duniafintech.com - Tips cek kesehatan kendaraan menjadi salah satu hal penting dipelajari mengingat libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 sudah di depan...

Perusahaan PHK Karyawan Kembali Terjadi, Kali Ini PepsiCo

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan PHK karyawan hingga saat ini masih saja terjadi di dunia ketenagakerjaan, termasuk perusahaan startup. Hal itu berlangsung di tengah ketidakpastian ekonomi...

Tips Investasi Untuk Persiapan Masa Depan

JAKARTA, duniafintech.com - Saham merupakan instrumen investasi yang berpotensi memberikan keuntungan cukup tinggi jika dibandingkan instrumen investasi lainnya. Namun, sebagai investor, kita harus cukup cerdas...

Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Cek sebelum Tukar Valas

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke Rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.637 di perdagangan pasar spot Rabu (7/12). Diketahui, rupiah melemah 0,05%...
LANGUAGE