25.8 C
Jakarta
Selasa, 16 Agustus, 2022

JACK DORSEY OPTIMIS AKAN MASA DEPAN BITCOIN

Jack Dorsey selaku CEO Twitter menjadi mengatakan sangat optimistis akan masa depan Bitcoin. Mata uang digital (cryptocurrency) paling populer ini digadang-gadang dapat menjadi mata uang utama dunia.

Baca juga : MICHAEL OWEN LUNCURKAN MATA UANG DIGITAL

Jack Dorsey  yang juga kepala eksekutif perusahaan pembayaran seluler Square memprediksi bahwa Bitcoin akan mengambil alih dominasi dolar AS di sistem keuangan dunia dan menjadi mata uang utama yang digunakan dalam sistem pembayaran global. Hal ini bisa saja terjadi dalam 10 tahun mendatang.

Baca juga : MATA UANG VIRTUAL DAN ASET DIGITAL PERBEDAANNYA APA?

Dunia pada akhirnya akan memiliki mata uang tunggal, internet akan memiliki mata uang tunggal. Saya pribadi percaya itu akan jadi Bitcoin, ujarnya pada media The Times seperti dikutip dari Coindesk, Rabu (21/3/2018).

Dorsey menambahkan mengenai peraturan yang ketat dan isu yang ada membuat Bitcoin berkembang lambat dan mahal saat ini. Namun, disisi lain Jack Dorsey mengatakan bahwa hal ini akan terselesaikan dengan sendirinya jika semakin banyak masyarakat memiliki Bitcoin.

Ada teknologi baru yang membentuknya yakni blockchain yang membuatnya lebih mudah didekati, jelasnya.

Baca juga : PERKEMBANGAN BITCOIN DI BANDAR LAMPUNG DAN KENAIKAN BITCOIN PASCA PERTEMUAN G-20

Jack Dorsey memang termasuk salah satu investor Bitcoin yang terkemuka. Nama Dorsey telah menjadi perbincangan dalam ranah cryptocurrency dalam beberapa bulan terakhir, dengan perusahaan eksekutif Square memungkinkannya untuk membeli dan menjual Bitcoin di aplikasinya, dan investasi baru-baru ini di perusahaan Lightning Labs.

Pekan lalu, Coindesk melaporkan Jack Dorsey telah bergabung dengan beberapa investor lain untuk mendanai Lightning Lab. Dana yang terkumpul mencapai US$ 2,5 juta atau setara Rp 33,75 miliar.

Startup ini baru saja meluncurkan Lightning Network sebuah protokol yang dibangun menggunakan blockchain untuk mempercepat proses transaksi serta menekan biaya transaksi.

Investasi ini menyusul uji coba terbatas penggunaan Cash App untuk membeli dan menjual BItcoin pada November 2017. Cash App merupakan aplikasi pembayaran milik Square. Setelah tes berakhir, Square kini menawarkan layanan Bitcoin di negara bagian Wyoming, AS.

Written by : Dinda Luvita

Picture: Pixabay.com

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Asuransi Kesehatan Rawat Jalan, Inilah Rekomendasi Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi kesehatan rawat jalan adalah salah satu manfaat yang diberikan oleh asuransi asuransi kesehatan secara umum. Dalam hal ini, perusahaan asuransi akan...

Minimum Pembayaran Akulaku per Transaksi, Segini Besarannya

JAKARTA, duniafintech.com – Minimum pembayaran Akulaku atau minimum payment di Akulaku ini tentunya sangat penting diketahui oleh para penggunanya. Seperti diketahui, meski terbilang baru, tetapi...

Cara Top Up OVO lewat Maybank, dari ATM sampai SMS Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Maybank berikut ini menawarkan kemudahan bagi kamu yang ingin isi ulang saldo OVO dengan cepat. OVO sendiri...

Memahami Apa Itu DeFi dan Keuntungannya Dalam Dunia Kripto

JAKARTA, duniafintech.com - Penting sekali bagi seorang trader kripto untuk memahami apa itu DeFi. Saat ini, hampir semua layanan keuangan menggunakan sistem teknologi terpusat.  Artinya,...

Cara Bayar Tiket Kereta Api Via Bank Mandiri, Cepat & Mudah!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar tiket kereta api via Bank Mandiri berikut ini menjadi salah satu kemudahan yang harus ketahui sekarang juga. Bagi kamu yang...
LANGUAGE