30.6 C
Jakarta
Minggu, 25 Oktober, 2020

Kementerian Perindustrian Selenggarakan Program Startup4Industry 2020

DuniaFintech.com – Kementerian Perindustrian kembali meluncurkan program Startup4industry 2020 sebagai wujud nyata dalam penerapan peta jalan Making Indonesia 4.0. Langkah strategis ini diyakini bisa menjembatani kebutuhan pelaku industri dan masyarakat terhadap peran startup sebagai technology provider.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai perusahaan rintisan berbasis teknologi atau startup dapat mendorong akselerasi industri 4.0. Startup lokal memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan ekonomi digital Tanah Air.

Agus menyatakan, pelaku industri besar perlu memperkuat kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan startup Anak Negeri. Pasalnya, startup dinilai memiliki keunggulan dalam memberikan solusi terkait digitalisasi terhadap pelaku industri.

Untuk itu, baginya penting untuk meluncurkan program Startup4Industry 2020 bertajuk ‘Indonesia Percaya Diri Dengan Teknologi Dalam Negeri’ tersebut. Program ini diharapkan menekan dampak pandemi dengan memanfaatkan teknologi.

“Kemenperin kembali melaksanakan program Startup4Industry 2020 dalam mendorong implementasi teknologi 4.0, dengan menjembatani kebutuhan dunia industri dan masyarakat dengan startup Tanah Air sebagai technology provider.”

Ia berpendapat, akan timbul multiplier effect, utamanya kepada sektor industri prioritas dalam Making Indonesia 4.0, yaitu industri otomotif, makanan dan minuman, hingga farmasi. Yang tidak kalah penting, lanjut Agus, adalah memberikan dampak sosial yang positif kepada masyarakat.

Baca Juga:

Sebagai informasi, Making Indonesia 4.0 diluncurkan pada 2018 oleh Presiden Joko Widodo sebagai inisiatif untuk merevolusi industri dengan implementasi teknologi.

Terkait hal itu, Kementerian Perindustrian diketahui telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong implementasi teknologi 4.0 diantaranya pilot project implementasi industri 4.0 hingga pelatihan digital transformation manager.

Selain itu, terdapat juga sosialisasi dan seminar tentang industri 4.0, peluncuran Indonesia Industri 4.0 Readiness Index (INDI 4.0), serta program Startup4Industry.

Penyelenggaraan program Startup4industry pada tahun 2018 dan 2019 lalu telah berhasil menorehkan sejumlah pencapaian, di antaranya jumlah peserta kompetisi yang mencapai 220 pelaku startup, dengan 15 proyek implementasi yang dikerjakan startup di sektor IKM, dan sebanyak 26 IKM memakai solusi teknologi dari startup tersebut.

Selanjutnya, salah satu finalis pada kompetisi Startup4industry 2018, yakni MSMB mampu menjuarai Hermes Startup Award 2020, kompetisi tingkat internasional yang diselenggarakan pertama kali oleh Deutsche Messe, penyelenggara Hannover Messe.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tokocrypto Buka Layanan Pinjaman Uang ala Blockchain

DuniaFintech.com - Layanan keuangan berbasis internet dengan desentralisasi data (DeFi) mulai menancapkan kakinya di Indonesia. Salah satu penyelenggara, Tokocrypto telah membuka layanan...

Modal 1 Juta Bisa Dapat Untung Besar dengan Ide Usaha Ini, Apa Saja? Simak di Sini

Duniafintech.com - Modal sedikit bukan menjadi penghalang untuk tidak memulai berbisnis. Karena, banyak anggapan yang mengatakan bahwa berbisnis harus memiliki modal yang...

UMKM Bisa Ajukan Pinjaman dengan Bunga Rendah di Fintech Ini, Di Cek Yuk!

Duniafintech.com - Pinjaman dengan bunga rendah untuk Modal Usaha ditawarkan Fintech P2P Lending untuk pengusaha kecil yang menghadapi kesulitan modal dan tidak...

Mau Beli Mobil Tanpa Keuangan Terganggu? Ikuti Cara Ini

DuniaFintech.com - Beberapa orang mungkin berpikir, bahwa membeli mobil dapat membantu mengurangi biaya transportasi. Namun ternyata belum tentu loh, bisa saja justru...

Pilihan Pekerjaan Online Tanpa Menggunakan Modal dengan Penghasilan Fantastis

Duniafintech.com - Ketika penghasilan tetap masih tidak bisa mencukup kebutuhan utama, tentu kerja sampingan adalah solusinya. Tetapi, Anda pasti lebih memilih pekerjaan...
LANGUAGE