25.6 C
Jakarta
Jumat, 30 September, 2022

Kenapa Pinjaman Online Ditolak? Ini Beberapa Faktornya

DuniaFintech.com – Bingung kenapa pinjaman online ditolak padahal Anda merasa sudah benar dalam mengisi data yang diperlukan? Eits, jangan salah dulu. Pengajuan pinjaman online ditolak bisa jadi karena beberapa hal yang mungkin saja terabaikan oleh Anda loh. Berikut beberapa faktor kenapa pinjaman online ditolak oleh perusahaan yang Anda pilih.

Kegagalan Verifikasi

Gagal verifikasi bisa disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah nomor telepon yang bisa dihubungi. Dalam proses verifikasi pengajuan pinjaman, Anda pasti akan diminta untuk menuliskan nomer yang bisa dihubungi baik nomer pribadi maupun no kantor. Tujuannya adalah perusahaan pinjaman online perlu melakukan verifikasi bahwa Anda benar mengajukan pinjaman online dan data yang dimasukkan adalah data pribadi Anda bukan data orang lain. Apabila Anda tidak dapat dihubungi, maka kemungkinan besar pengajuan pinjaman Anda akan ditolak untuk menghindari penipuan yang mengatasnamakan orang lain.

Penipuan atau Fraud

Selanjutnya, yang membuat pengajuan pinjaman Anda ditolak adalah pemalsuan data atau fraud. Memalsukan data diri, dokumen atau informasi lain merupakan kesalahan fatal dalam dunia perkreditan atau perbankan. Oleh sebab itu, jika terbukti palsu, bukan saja satu pihak bank atau lender yang akan menolaknya tapi juga bank lain. Nama peminjam yang memalsukan data juga bisa masuk ke dalam Black List, yang artinya, pengajuan apapun di waktu mendatang akan ditolak. Jadi jangan sampai Anda memalsukan data diri ya!

Dokumen Tidak Terbaca

Walau formulir sudah diisi lengkap dan terbaca, bisa saja dokumen yang diberikan tidak terbaca. Saat proses verifikasi, tidak hanya nomor telepon yang diminta, tapi juga beberapa dokumen penting yang harus Anda lengkapi sebagai persyaratan. Penolakan pengajuan pinjaman terjadi pun bisa disebabkan beberapa hal seperti hasil fotokopi yang tidak jelas, penulisan yang tidak jelas dan berbagai hal lain. Kalau dokumen tidak terbaca, maka proses selanjutnya tidak bisa dijalankan. Artinya, pengajuan pinjaman tidak akan diproses karena dokumen yang diberikan tidak terbaca oleh sistem mereka bisa juga oleh sistem komputerisasi yang mereka gunakan.

Jumlah Pinjaman Diajukan Terlalu Besar

Faktor selanjutnya adalah jumlah pinjaman yang diajukan terlalu besar. Tentunya, setiap peminjam atau borrower ingin mengajukan jumlah pinjaman yang besar dengan harapan ia akan membangun usaha atau uang yang didapat bisa digunakan banyak hal. Namun, setiap pinjaman akan dikenai batasan atau limit tergantung dari jumlah penghasilan atau hal lain. Oleh sebab itu, pengajuan pinjamanjika terlalu besar dan melebihi limit, maka tidak akan diproses alias ditolak oleh pihak perusahaan pinjaman online.

Baca juga :

Riwayat Kredit Buruk

Jika semua proses di atas sudah dijalankan dimulai dari verifikasi OK, No Fraud, dokumen juga terbaca, jumlah pinjaman yang diajukan juga sudah sesuai, namun bukan serta merta pihak lender akan meminjamkan uang begitu saja. Perusahaan akan melihat berapa tagihan kartu kredit yang sudah menunggak. Jika tagihan yang menunggak tidak bisa ditolerir, maka bisa dipastikan pengajuan pinjaman juga akan ditolak. Perusahaan pinjaman online juga akan melihat sejarah kredit peminjam atau borrower melalui BI Checking. Jika hasil dari BI Checking ini negatif, artinya riwayat kredit buruk bisa telalu banyak denda, terlambat membayar dan berbagai hal lain, maka pangajuan pinjaman juga akan ditolak. Semakin besar penghasilan, semakin seimbang pengeluaran, dan semakin baik riwayat kredit maka peluang untuk mendapatkan limit besar pun terbuka lebar.

Wilayah Tempat Tinggal di Luar Wilayah Layanan

Faktor lainnya adalah tempat tinggal Anda di luar wilayah layanan pinjaman online. Perlu diketahui bahwa, tidak semua perusahaan pinjaman online melayani seluruh area di Indonesia, mungkin ada satu atau dua pinjaman online, namun pada umumnya pinjaman online masih melayani beberapa area saja. Apabila Anda tinggal di daerah yang bukan merupakan area layanan pinjaman online, maka sangat besar kemungkinan Anda ditolak. Maka cobalah untuk mengajukan pinjaman online yang mencakup wilayah tempat tinggal Anda.

(DuniaFintech/ Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Butuh Integrasi Pertumbuhan Hijau

JAKARTA, duniafintech.com - UOB Indonesia berpandangan bahwa proses integrasi pertumbuhan hijau ke dalam strategi pembangunan nasional akan menjadi kunci dari pertumbuhan ekonomi berkelanjutan jangka...

Potensi Resesi di Negara Maju Tahun 2023

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa sebagai negara penggerak perekonomian dunia, diprediksi akan memiliki...

Harga BBM Indonesia Masih Lebih Murah Dibanding Negara Lain

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih tergolong lebih murah jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Jokowi...

Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Timpang, Timbulkan Korban

JAKARTA, duniafintech.com - Literasi keuangan dan inklusi keuangan yang timpang, menjadi sorotan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo menyatakan indeks...

Pinjol Cepat Cair: Prosedur Pengajuan & Daftar Aplikasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol cepat cair adalah pinjaman yang diajukan via aplikasi di smartphone, dengan proses pencairan dana yang cepat. Saat ini, pinjol yang berizin...
LANGUAGE