29.6 C
Jakarta
Selasa, 28 Juni, 2022

Kripto Ambruk: Sandiaga Uno Ingatkan Soal Alokasi Investasi, Ini Penjelasannya 

JAKARTA, duniafintech.com – Pengusaha Sandiaga Uno, yang juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, berkomentar soal ambruknya kripto dan kembali mengingatkan soal basic investasi dalam hal penempatan aset dalam portofolio investasi.

Sandi Uno mengungkapkan hal itu dalam akun YouTube-nya Sandiuno TV, yang menampilkan dirinya berdialog dengan Timothy Ronald, Co-Founder Ternak Uang. 

“Kalau mau belajar (investasi di kripto) itu maksimum 5% dari portfolio investasi, waktu itu saya bilang very small allocations. Tapi ternyata banyak yang against our advice, ada yang sampai majority didominasi oleh kripto investment,” ujar Sandiaga Uno dalam tayangan tersebut, dikutip lewat CNBC Indonesia, Rabu (18/5/2022). 

Baca juga: Kabar Baik, Pengguna Telegram Kini Bisa Kirim Kripto Lewat Bot

Soal ambruknya kripto, Sandi mengaku tidak mengikuti terlalu jauh soal kripto namun Sandi melihat ambruknya kripto ini karena adanya ketidakpastian yang memicu volatilitas.

“Fed sudah sinyal akan ada rate hike cukup besar yang dipicu karena inflasi dan ketegangan di Ukraina-Rusia. Dan juga tingginya harga-harga komoditas yang bagus buat Indonesia, tapi juga perlu disikapi dengan membaiknya supply and demand. Ternyata supply side-nya belum beres sejak pandemi, dan kita lihat correction across the board,” ungkap Sandi.

Baca juga: Tergiur Bayaran dengan Kripto, Perwira Militer Korsel Curi Rahasia Negara Buat Korut

Sementara itu, Timothy mengatakan dulu publik mengira kripto adalah aset kelas lain untuk diversifikasi. Namun mungkin sekarang banyak yang sadar bahwa kripto itu sangat berkaitan erat dengan Venture Capital dan Teknologi. 

“Kalau Nasdaq jatoh, kripto pasti ikutan jatoh, jadi berhubungan. Yang men-trigger jatoh itu LUNA, itu koin tertinggi, koin Top 10,” jelas Timothy. 

Adalah Do Kwon, yang menciptakan stablecoin, yang menciptakan peg 1:1. Tapi ternyata dia turun, tidak lagi 1:1 dengan dolar. Sedangkan, Do Kwon menjanjikan semua orang yang mau beli LUNA, bisa pakai UST dan dijamin sama dia 1:1.

“Begitu peg-nya turun, semua orang rush keluarin duit dari LUNA. LUNA per koin sempat US$ 100, all time high US$ 130, tapi kemarin itu turun sampai 0,1 rupiah, sekitar 99,99%, ke-wipe out puluhan miliar dolar,” jelas Timothy. 

Timothy mengatakan UST punya anchor protocol yang menawarkan 20% return, di mana sangat banyak orang yang taruh duit termasuk dirinya. 

“Saya pikir lumayan 20%. Tapi ternyata pelajarannya, kalau too good to be true, ya mungkin memang too good to be true dalam investing. There’s no

free lunch, memang semuanya hancur. Ada yang bilang ini ponzi, ada juga yang bilang ada yang kerjain LUNA ini,” jelasnya. 

“Saya salah satu yang break rule Bang Sandi. Saya waktu itu menaikkan alokasi 20-30% di kripto, tapi waktu itu put majority di Bitcoin.”

Seperti diketahui, sejak 10 Mei 2022, harga UST terus turun dan menyimpang jauh dari kisaran yang dijanjikan. Harga UST 1 sempat anjlok lebih dari 87% dan bersisa 13 sen dolar AS saja.

Baca juga: 8 Cara Mendapatkan Passive Income dengan Mudah

Sementara sister coin UST yaitu Luna, nasibnya jauh lebih mengenaskan. Koin yang sempat dihargai lebih dari US$ 100, kini bisa dikatakan tak berharga sama sekali karena harganya sudah sangat dekat dengan US$ 0.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Bengkel Spesialis Mercy, Ini Daftar Lengkapnya

JAKARTA, duniafintech.com – Bengkel spesialis Mercy terdekat adalah tempat yang paling dicari oleh pengguna mobil keluaran Jerman ini. Di samping lantaran membutuhkan perawatan khusus, di...

Tahapan Investasi P2P Lending Syariah, Jadi Solusi Keuangan

JAKARTA, duniafintech.com – Tahapan investasi P2P lending syariah kali ini bisa dijadikan solusi, jika Anda mencari investasi yang terpercaya dan menawarkan imbal hasil yang...

Dangdut Verse Sempat Trending di Twitter, Gabungan Antara Musik dengan Dunia Kripto

JAKARTA, duniafintech.com - Frasa dangdut verse atau D'verse sempat menjadi trending di media sosial Twitter. Musik lokal menjadi pilihan investasi digital baru melalui token...

Cara Transfer ShopeePay ke DANA 2022, Gampang Loh! 

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnya, cara transfer ShopeePay ke DANA atau juga cara transfer DANA ke ShopeePay sangat gampang. Namun, memang banyak pengguna belum mengetahui...

Pendanaan P2P Lending Syariah? Wajib Catat Ya

JAKARTA, duniafintech.com – Pendanaan P2P Lending Syariah? apa saja tahapannya ya. Berinvestasi kini bisa lebih mudah hanya melalui aplikasi fintech. Salah satu pilihannya, anda...
LANGUAGE