25.6 C
Jakarta
Jumat, 30 September, 2022

Kunci Sukses Investasi Ala Lo Kheng Hong, Ini Bocorannya 

JAKARTA, duniafintech.com – Dalam dunia investasi saham, siapa coba yang gak kenal Lo Kheng Hong? 

Ya, pria yang dijuluki Warren Buffett-nya Indonesia tersebut dikenal sudah melanglang buana di dunia investasi saham. 

Bahkan sejak muda, pria 62 tahun ini sudah terjun ke investasi tersebut. Hingga kini, dari ikhtiarnya dalam investasi saham itu sudah membawa dirinya menjadi miliarder di tanah air. 

Lantas bagaimana kunci suksesnya? Simak ulasannya berikut ini.

Profil Lo Kheng Hong

Lo Kheng Hong lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 20 Februari 1959. Saat ini usianya sudah menginjak angka 63 tahun.

Di usianya yang sudah tidak lagi muda itu, Lo Kheng Hong sudah melewati lika-liku kehidupan hingga membuatnya begitu sukses seperti saat ini.

Bukan terlahir dari keluarga kaya, Lo Kheng Hong kecil bahkan harus tinggal di rumah berukuran 4×10 meter yang sering terdampak banjir dengan anggota keluarga yang lainnya. 

Dirinya bahkan tak bisa langsung melanjutkan studi ke perguruan tinggi setelah lulus SMA karena keterbatasan biaya.

Melansir dari berbagai sumber, hal inilah yang membuatnya harus bekerja di Overseas Express Bank (OEB) sebagai pegawai tata usaha. Setelah bekerja di bank tersebut dan mengumpulkan uang untuk biaya kuliah, Lo Kheng Hong akhirnya bisa untuk melanjutkan studinya di Universitas Nasional Jakarta dengan mengambil jurusan Sastra Inggris saat usianya menginjak 20 tahun.

Namun setelah 10 tahun bekerja, ia memutuskan untuk resign dari Overseas Express Bank (OEB) dan pindah ke Bank Ekonomi pada tahun 1990. Saat berusia 30 tahun, Lo Kheng Hong mulai menjajal untuk masuk ke industri pasar modal. Saham pertama yang ia beli adalah PT Gajah Surya Multi Finance Tbk. Ketika masih memulai menjadi seorang investor, Lo Kheng Hong banyak menemui kegagalan. Ia bahkan sempat merugi hingga kekayaan yang tersisa hanya sekitar 15 persen saja.

Lo Kheng Hong

8 Kunci Sukses Investasi dari Lo Kheng Hong

Investor saham yang dijuluki Warren Buffet Indonesia Lo Kheng Hong yang sudah berkecimpung di pasar saham Indonesia selama 32 tahun, membagikan tips investasi untuk para investor, terutama bagi kaum millennials.

Tips investasi dari Lo Kheng Hong bisa diterapkan untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek dan juga bertahan saat investasi jangka panjang ya. Namun, tidak ada hasil yang maksimal bila dilakukannya serba ingin cepat, hari sabar. 

Mengutip Bisnis.com, ini tips untuk sukses berinvestasi ala Lo Kheng Hong yang dijuluki sebagai Warren Buffet-nya Indonesia bagi kaum muda. 

1. Rajin Baca Laporan Keuangan Perusahaan

Rutin membaca laporan keuangan dan tahunan perusahaan yang tercatat adalah hal yang sangat dianjurkan guna menjadi sukses berinvestasi. Ini karena laporan merupakan sumber informasi yang valid untuk mengetahui detail suatu emiten perusahaan tersebut. 

Investor bisa memantaunya dengan membaca laporan tahunan itu. 

“Dari annual report itu kita bisa tahu berapa penjualan, laba, modal, utang, nilai buku per saham, PBV, laba per saham, PER, kas sehingga investor akan tahu dan tidak beli kucing dalam karung. Dia tahu apa yang dia beli,” kata Lo Kheng Hong.

2. Rajin Baca Buku Warren Buffett

Sejauh ini tips dan trik investasi dari Warren Buffet terbukti valid lho. Dengan demikian, para investor bisa memperluas ilmu dan wawasan melalui buku-buku yang ditulis oleh Warren Buffet.

Baca juga: Cara Investsi Saham Buat Pemula, Berikut Langkah Sederhananya

“Sejauh ini hanya Warren Buffett yang terbukti menjadi kaya dari investasi saham sedangkan pihak lainnya belum dapat membuktikan,” ungkapnya. 

3. Tidak FOMO

Fear of Missing Out (FOMO) yang berarti takut merasa “tertinggal” karena tidak mengikuti aktivitas tertentu adalah hal yang perlu dihindari saat melakukan investasi. Investor tidak perlu merasa tergesa-gesa dalam memutuskannya. Justru, investor perlu untuk mengkaji lebih dalam terkait emiten perusahaan yang akan dipilih.

“Jangan ikut-ikutan saran dari para pompom saham, influencer, maupun ajakan teman. Hal itu cenderung ke membeli kucing dalam karung, dan lebih besar potensi untuk kehabisan uang dalam berinvestasi saham,” ungkap Lo Kheng Hong.

4. Lo Kheng Hong Ingatkan Untuk Sabar

Tidak ada upaya yang instan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Ketika memutuskan untuk berinvestasi, maka Anda setuju untuk menyediakan waktu guna nilai bertumbuhnya. Oleh karena itu, berinvestasi perlu waktu untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

“Ketika pertama kali terjun berinvestasi bukannya untung tapi malah rugi karena memulainya dengan cara yang salah. Membeli saham IPO dengan harga murah, lalu menjualnya ketika listing dengan harapan mendapatkan keuntungan,” ungkap dia. 

5. Berinvestasi di Bidang Usaha yang Tepat dan Untung

Investor perlu memilih industri yang dapat bertahan dalam berbagai kondisi ekonomi. Kemudian, pilah perusahaan yang memiliki price to book value-nya (PBV) masih kecil tetapi asetnya banyak dan utangnya kecil. 

Baca juga: Jangan Sampai Keliru, Begini Perbedaan Crypto dan Saham

Adapun, investor jangan pernah membeli perusahaan yang rugi karena tujuan berinvestasi adalah menambah nilai. “Saya sama sekali tidak tertarik pada perusahaan yang dari awal telah mengalami kerugian,” tuturnya.

6. Hindari Membeli Emiten Perusahaan yang Tidak Berintegritas

Para investor diwanti-wanti oleh Lo Kheng Hong agar tidak pernah membeli perusahaan yang tidak jujur dan berintegritas. “Ini bicara tata kelola, kejujuran, dan manajemen. Jangan membeli perusahaan yang dikelola dengan tidak jujur dan berintegritas, jangan pernah sentuh,” ucapnya.

7. Beli di Saat Waktu yang Buruk dan Jual di Saat Waktu yang Baik

Dalam hal investasi, prinsip Pak Lo adalah membeli dan menjual pada saat yang tepat. Menurutnya, seorang investor dapat menjadi pemegang saham dengan membeli saham Mercy senilai Avanza. Oleh karena itu, pahami fundamental perusahaan yang memiliki kinerja bagus dengan harga murah (under value) sebelum berinvestasi.

8. Pimpinan Memiliki Rekam Jejak yang Baik

Teliti dalam meninjau reputasi pimpinan perusahan, jajaran direksi, dan komisarisnya merupakan hal yang bagus dan bisa menentukan kesuksesan berinvestasi. Pastikan mereka memiliki integritas dan reputasi yang baik. 

“Pastikan bahwa selama berkarier di industri, mereka adalah pribadi yang berintegritas, jujur dan memiliki reputasi yang baik,” tegas Lo Kheng Hong.

Itulah ulasan yang membahas seputar tips atau kunci suksesnya. Semoga bermanfaat ya.

Baca juga: Belajar Yuk! Ini Tips Penting dan Cara Invstasi Saham yang Tepat

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Butuh Integrasi Pertumbuhan Hijau

JAKARTA, duniafintech.com - UOB Indonesia berpandangan bahwa proses integrasi pertumbuhan hijau ke dalam strategi pembangunan nasional akan menjadi kunci dari pertumbuhan ekonomi berkelanjutan jangka...

Potensi Resesi di Negara Maju Tahun 2023

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa sebagai negara penggerak perekonomian dunia, diprediksi akan memiliki...

Harga BBM Indonesia Masih Lebih Murah Dibanding Negara Lain

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih tergolong lebih murah jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Jokowi...

Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Timpang, Timbulkan Korban

JAKARTA, duniafintech.com - Literasi keuangan dan inklusi keuangan yang timpang, menjadi sorotan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo menyatakan indeks...

Pinjol Cepat Cair: Prosedur Pengajuan & Daftar Aplikasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol cepat cair adalah pinjaman yang diajukan via aplikasi di smartphone, dengan proses pencairan dana yang cepat. Saat ini, pinjol yang berizin...
LANGUAGE