25.6 C
Jakarta
Rabu, 18 Mei, 2022

Mendukung Ekosistem Pendidikan Indonesia, Startup Ini Dapat Debt Facility $21 Juta

DuniaFintech.com  Dalam rangka mendukung ekosistem pendidikan Indonesia Accial Capital, private debt investor yang berbasis di Amerika Serikat memberikan debt facility sebesar $ 21 juta kepada salah satu satu startup pembiayaan dana pendidikan Indonesia. Siapa startup yang beruntung tersebut?

Pintek lah jawabannya. Sebagai perusahaan teknologi finansial yang memberikan pembiayaan pendidikan untuk siswa dan juga untuk lembaga pendidikan, Pintek mendapatkan debt facility ini untuk mendukung ekosistem pendidikan Indonesia.

Melalui debt facility ini, Pintek dan Accial Capital berharap dapat mempercepat penetrasi pembiayaan pendidikan dan berkontribusi dalam mendukung ekosistem pendidikan Indonesia yang lebih terjangkau dan inklusif.

Baca juga:

Menurut Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, pendidikan tinggi merupakan pilar utama dalam membina pengembangan sumber daya manusia dan generasi muda yang kompetitif.

Untuk mendukung visi tersebut, Pintek memberikan solusi keuangan bagi keluarga dalam mengakses semua jenjang pendidikan dan pelatihan kejuruan melalui program cicilan.

Tidak hanya itu, startup ini juga memberikan solusi bisnis keuangan untuk lembaga dan pemasok pendidikan, mendukung investasi mereka dalam infrastruktur dan alat teknologi. 

Tommy Yuwono, Co-founder dan Direktur Utama Pintek mengatakan, “Ini merupakan gerakan kami untuk mendukung penuh program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait penerapan digitalisasi sekolah sebagai upaya mempersiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi era industri 4.0, ungkap tommy.

Hal ini memungkinkan kami memberikan solusi pembiayaan cerdas bagi lembaga pendidikan untuk memaksimalkan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar, sekaligus mencapai pendidikan 4.0. tambahnya”

Sebagai tambahan informasi, pada bulan Desember 2020, Pintek juga telah menerima pendanaan dipimpin oleh Finch Capital, dengan partisipasi dari Accion Venture Lab dan investor lainnya, sehingga total ekuitas yang dikumpulkan oleh Pintek menjadi  US $5 juta.

(DuniaFintech/ Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Miris Banget! Juragan Kripto Ini Duitnya Anjlok Hingga Rp 161 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Harga beberapa mata uang kripto turun drastis berbarengan, termasuk Bitcoin yang diperdagangkan kurang dari USD 30 ribu. Hal itu membuat beberapa...

Lin Che Wei Punya Jabatan Strategis di Kementrian, Tersangka Baru Mafia Minyak Goreng

JAKARTA, duniafintech.com - Lin Che Wei seorang pengusaha, resmi ditahan oleh Kejaksaan Agung setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor Minyak...

Bundamedik Catat Pendapatan Terkonsolidasi Sebesar Rp1,71 Triliun di 2021

JAKARTA, duniafintech.com - PT Bundamedik Tbk (BMHS) mengumumkan sepanjang 2021 mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan terkonsolidasi sebesar 49% menjadi Rp 1,711 triliun dari pendapatan di...

Surplus Neraca Perdagangan April US$7,56 Miliar, BPS: Tertinggi Sepanjang Sejarah

JAKARTA, duniafintech.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, surplus neraca perdagangan barang Indonesia pada bulan April 2022 kembali mengalami surplus, yaitu sebesar US$7,56 miliar. Menurut...

Jadi Tujuan Mudik dan Wisata, Uang Berputar di Yogyakarta Capai Rp2 Triliun/Hari

JAKARTA, duniafintech.com - Salah satu daerah yang menjadi tujuan pemudik sekaligus wisata adalah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selama libur Lebaran 2022 ini, daerah ini...
LANGUAGE