25 C
Jakarta
Selasa, 4 Oktober, 2022

Kenali FOMO dan Bahayanya untuk Keuangan Anda

DuniaFintech.com – Kenali FOMO alias Fear of Missing Out dalam mengatur keuangan. Urusan finansial memang tidak pernah mudah, terlebih dengan berbagai godaan yang ada di sekitar kita. Salah satu di antara sekian banyak godaan itu ada FOMO. Apa sebenarnya FOMO ini dan kenapa ini berbahaya untuk keuangan Anda?

Istilah FOMO pada dasarnya merujuk pada perasaan psikologis seseorang yang percaya bahwa orang lain sedang menikmati sesuatu yang harusnya kita nikmati juga. Singkatnya, FOMO adalah perasaan takut ketinggalan tren. Hal ini berlaku dalam berbagai hal, termasuk urusan keuangan. 

FOMO sebenarnya bukan sebuah istilah atau kondisi yang baru. Sejak lama, manusia merasakan perasaan ingin mengikuti dan memiliki apa yang ada pada orang lain. Tapi saat ini, era di mana media sosial menjadi ajang pamer, FOMO semakin tidak terelakkan.

Baca juga:

Efek FOMO untuk Keuangan Anda

Ada beberapa hal yang mungkin terjadi jika Anda mengikuti konsep FOMO ini. Apa saja?

  1. Anda mungkin akan mengambil keputusan investasi yang salah. Investasi adalah urusan yang harus dipertimbangkan dengan matang termasuk memikirkan risiko serta likuiditasnya. Ketika Anda berinvestasi karena sekadar ikut tren, Anda mungkin akan berakhir membeli produk saham yang ternyata hanya punya performa baik di awal, tapi justru membuat Anda buntung di akhir.
  2. Membuat Anda terjebak pada pengeluaran yang tidak perlu. FOMO bisa memicu perasaan cemas dan khawatir ketika melihat orang lain memiliki sesuatu yang juga Anda inginkan. Ini akan memicu seseorang mengeluarkan uang tanpa memandang kemampuan finansial dirinya. Akibatnya, orang tersebut akan mengeluarkan uang yang sebenarnya bisa digunakan untuk kebutuhan lain yang lebih penting.
  3. Membuat Anda rela berutang. Ketika Anda merasa harus mengikuti tren A namun dana yang Anda miliki tidak ada, maka rasa cemas dan khawatir dari FOMO akan memaksa Anda melakukan segala cara untuk mewujudkannya. Salah satunya adalah dengan cara meminjam atau berutang. Jika ini dibiarkan, Anda hanya akan menumpuk utang karena sesuatu yang sebenarnya tidak penting.

Lantas, bagaimana cara menghindari efek FOMO ini?

Identifikasi dengan baik ketakutan apa yang sebenarnya membuat Anda terjebak dalam sindrom ini. Pikirkan dengan baik setiap keputusan keuangan Anda. Jika perlu, libatkan pasangan atau keluarga. Jika ini dirasa belum bisa menolong, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan financial planner untuk mendapatkan masukan yang sesuai.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Blibli.com Kembali Ajukan Rencana IPO di Tahun Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali buka suara terkait rencana Blibli.com untuk IPO/Initial Public Offering tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK...

Bulog Endus Perusahaan Swasta Rusak Harga Beras di Pasar

JAKARTA, duniafintech.com - Perum Bulog/Badan Urusan Logistik mengendus adanya permainan perusahaan swasta yang menyebabkan harga beras melonjak. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan perusahaan...

BSU Tahap 4 Sudah Cair, Begini Cara Cek Status Pencairannya

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memastikan program bantuan subsidi upah (BSU) tahap 4 akan diberikan kepada para pekerja atau buruh. Bantuan sebesar Rp600.000 ini akan sampai...

Cara Tarik Tunai GoPay di Alfamart, ATM BCA, & Bank Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara tarik tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart berikut ini tentu sangat penting diketahui. Seperti diketahui juga, GoPay merupakan...

Cara Menabung di Bank Mandiri lewat ATM dan Teller

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menabung di Bank Mandiri pada ulasan berikut ini sangat penting untuk diketahui oleh para nasabah Mandiri. Seperti diketahui bersama, Bank Mandiri...
LANGUAGE