32.8 C
Jakarta
Selasa, 3 Agustus, 2021

Cara Melaporkan Kerugian Akibat Fintech Ilegal

DuniaFintech.com  – Pernah terkena penipuan fintech ilegal dan bingung bagaimana cara melaporkan kerugian akibat fintech ilegal?

Sebelum membahas cara melaporkan kerugian akibat fintech ilegal, perlu kita ketahu dalam situasi ekonomi sulit terutama karena adanya pandemi saat ini, masyarakat rentan menjadi korban penipuan seiring dengan meningkatnya praktik penipuan yang sangat merugikan.

Salah satu yang sering terjadi adalah mengaku sebagai marketing dari perusahaan fintech lending dengan menawarkan pinjaman uang dengan jumlah tertentu.

Baca juga:

Co-Founder & CEO Investree sekaligus Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Adrian Gunadi pun menanggapi hal tersebut, Adrian mengungkapkan saat ini banyak oknum penipuan yang beraksi dengan memanfaatkan kondisi ekonomi yang sulit.

Kondisi tersebut membuat masyarakat menjadi mudah tergiur untuk mengambil tawaran yang sebetulnya direkayasa secara sengaja/sedemikian rupa sehingga berubah menjadi produk atau layanan yang menarik.

Seiring dengan semakin maraknya aktivitas fintech lending yang tidak terdaftar maupun berizin di OJK, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan supaya tidak terjebak dan berurusan dengan layanan pinjaman fintech lending ilegal.

Salah satu caranya dengan memeriksa legitimasi perusahan melalui halaman resmi www.ojk.go.id atau https://afpi.or.id/pengaduan.

Tetapi , bagaimana jika sudah terlanjur berurusan atau terjerat dengan penawaran atau layanan fintech lending ilegal?

Cara Melaporkan Kerugian Akibat Fintech Ilegal

Berikut langkah-langkah yang perlu Anda lalui:

  • Mengumpulkan bukti-bukti teror, ancaman, intimidasi, pelecehan, atau hal tidak menyenangkan lainnya. 
  • Melaporkan bukti-bukti tersebut dengan mendatangi kantor polisi terdekat untuk membuat laporan. 
  • Atau bisa juga dengan mengirimkan pengaduan tersebut ke situs resmi OJK di https://konsumen.ojk.go.id/formpengaduan atau menghubungi layanan konsumen Kontak OJK 157. Layanan konsumen Kontak OJK 157 juga bisa dimanfaatkan bagi masyarakat yang ingin mengetahui Fintech Terdaftar atau Tidak Otoritas Jasa Keuangan beserta rinciannya. 
  • Atau melaporkan ke situs resmi AFPI di https://afpi.or.id/pengaduan. 

Sebagai tambahan informasi, di bulan Oktober tahun lalu saja Satgas Waspada Investasi kembali menutup 206 fintech peer to peer (P2P) lending ilegal. Oleh karena itu masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati.

(DuniaFintech/ Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Semester I/2021 : BAPPEBTI Blokir 622 Situs Bursa Berjangka Tanpa Izin

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau Bappebti Kementerian Perdagangan telah memblokir 109 situs web di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK). Situs-situs tersebut tidak berizin...

OJK : Semester I/2021 Sektor Jasa Keuangan Mulai Stabil

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga data semester I 2021 sektor jasa keuangan tetap stabil. Hal ini diharapkan dapat memperbaiki ekonomi Indonesia. Ini karena...

Apa Itu NFT? Apa Hubungannya NFT dengan Aset Kripto?

NFT saat ini sedang hype atau sedang ramau di dunia kripto dan dunia digital. Apa itu NFT? Mari kita pelajari penjelasannya. Era digitalisasi saat ini...

Harga Bitcoin Hari Ini : Masih di Rp570 Jutaan, Ethereum Juga Bisa Naik

Harga Bitcoin hari ini masih bertahan di Rp570 jutaan. Penurunan harga wajar masih bisa terjadi. Namun, tidak demikian dengan Ethereum. Harga Bitcoin hari ini...

Tanpa Syarat, Indodax Gratskan Biaya Trading dan Withdraw Selamanya

Indodax, startup Bitcoin and crypto exchanges Indonesia terus meningkatkan pelayanan kepada para member dan komunitas aset kripto di Indonesia. Kali ini, Indodax menerapkan gratis...
LANGUAGE